Tendensi Gibah Dalam Kasus Penghentian Kontrak Cristiano Ronaldo, Bagaimana Menyikapinya?

0
85
Penghentian kontrak Cristiano Ronaldo

Penghentian kontrak Cristiano Ronaldo – Siapa yang tidak mengenal Cristiano Ronaldo? Bintang lapangan asal Portugal ini sukses menjadi pesebakbola paling bersinar sepanjang masa. Namun ada kabar tidak sedap datang saat isu penghentian kontrak Cristiano Ronaldo merebak.

Mancester United sebagai klub tempat Ronaldo bernaung merasa dirugikan akibat penyataan-pernyataan yang dilontarkannya dalam sebuah wawancara. Ujaran Ronaldo dianggap memojokkan dan merusak nama baik MU sehingga opsi pemecatan pun dilakukan.

Dari pihak Ronaldo sendiri menyatakan, peryataan tersebut dibuatnya akibat Ronaldo sudah muak dengan kebobrokan dan penghianatan yang dilakukan pihak MU kepadanya. Bahkan Ronaldo menyatakan bahwa ia sudah tidak menaruh respect kepada pelatih tim nya.

Efek Dari Pernyataan Panas Yang Dibuat Cristiano Ronaldo

Selain pihak Manchester United yang memanas, para fans dan public pun bergejolak akibat bola panas yang dilemparkan ole sang bintang yang kerap dipanggil CR7 ini. Banyak yang menyebut CR7 mencari sensasi dan gara-gara dengan mengumbar keburukan klub nya sendiri.

Para fans fanatic MU pun banyak yang melemparkan hujatan kepada Ronaldo akibat kasus ini. Efek dari pernyataannya tersebut, Ronaldo akhirnya menerima konsekwensinya. Penghentian kontrak Cristiano Ronaldo sudah resmi diumumkan ole Manchester United.

Pihak Ronaldo sendiri tidak menyatakan keberatan dan menerima pemecatan tersebut dengan lapang dada. Banyak pihak mengatakan bahwa Ronaldo memang sudah lama ingin hengkang dari MU karena banyak konflik yang membuatnya tidak bahagia disana.

Bagaimana Menyikapi Penghentian Kontrak Cristiano Ronaldo Akibat Ghibah Yang Disebarkannya Sendiri?

Allah SWT berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَحِيمٌ

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan prasangka, karena sebagian dari prasangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang. Jangan pula menggunjing satu sama lain. Adakah seorang di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Hujurat: 12)

Dari ayat di atas, bisa disimpulkan bahwa Islam sangat melarang seseorang mengumbar kejelekan orang lain, terlebih lagi di depan umum. Hal ini dapat menimbulkan pertikaian, kesalah pahaman dan perpecahan. Karena efek dari ghibah yang sangat besar, Islam melarang dengan keras perbuatan ini.

Penghentian kontrak Cristiano Ronaldo

Mengadukan atau menceritakan aib orang lain tanpa ada unsur hajat merupakan definisi dari perbuatan ghibah yang sangat dibenci ole Allah SWT. Karena perbuatan ini ibarat memakan daging orang yang dighibahkan.

Sobat Cahaya Islam, Perbuatan mengumbar keburukan orang lain terlebih orang yang sering bekerjasama dengan kita, menjadi sebuah hal yang sangat dibenci ole Allah SWT. Seperti yang tertuang dalam ayat berikut ini:

لَا يُحِبُّ اللّٰهُ الْجَهْرَ بِالسُّوْۤءِ مِنَ الْقَوْلِ اِلَّا مَنْ ظُلِمَ ۗ وَكَانَ اللّٰهُ سَمِيْعًا عَلِيْمًا

Artinya: Allah tidak menyukai perkataan buruk, (yang diucapkan) secara terus terang kecuali oleh orang yang dizalimi. Dan Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui. (Q.S An Nisa :148)

Ghibah berbeda dengan fitnah. Fitnah merupakan perbuatan yang lebih hina lagi karena merupakan perbuatan menuduh tanpa bukti. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW sebagai berikut:

  “Apabila benar apa yang kamu bicarakan itu tentang dirinya, maka berarti kamu telah menggibahnya (menggunjingnya). Namun apabila yang kamu bicarakan itu tidak ada padanya, maka berarti kamu telah menfitnahnya (menuduh tanpa bukti).” (HR. Muslim no. 2589, Bab Diharamkannya Ghibah)

Ghibah yang Diperbolehkan

Namun ada beberapa jenis ghibah yang dibolehkan untuk dilakukan, Imam Nawawi menyebut beberapa contoh berikut ini:

  • Mengadukan tindakan zalim yang dilakukan orang lain kepadanya dengan tujuan meminta bantuan atau pertolongan.
  • Menceritakan aib orang lain dengan tujuan mencari fatwa.
  • Mengungkapkan jeleknya hafalan perawi hadits untuk menyelamatkan umat Islam.
Penghentian kontrak Cristiano Ronaldo

Jika diperhatikan maka unsur yang membolehkan  ghibah seperti yang dicontokan oleh Imam Nawawi di atas adalah dengan merujuk pada tujuan yang ada dibalik ghibah yang dilakukan yaitu mencari pertolongan, perlindungan dan kebenaran.

Sobat Cahaya Islam , wawancara yang menyebabkan penghentian kontrak Cristiano Ronaldo menjadi cerminan bahwa jika terjadi sebuah masalah sebaiknya dimusyawarahkan ketimbang harus diumbar di muka public seingga terjadi ghibah.

Tidak semua orang dapat memahami maksud yang ingin dicapai, namun keburukan sudah pasti akan mengikutinya.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY