Mobil Via Vallen dibakar Penggemar K-Pop, Ini Bahayanya Terlalu Menyukai sesuatu secara Berlebihan

0
46
Via Vallen

Via Vallen – Oktober 2020 lalu Via Vallen sempat dijadikan bahan olok-olokan oleh para warganet setelah ia resmi merilis lagu baru berjudul “Kasih Dengarkanlah Aku”. Pemilik nama asli Maulidia Octavia ini dianggap warganet telah melakukan plagiat dari MV Korea milik IU, penyanyi sekaligus aktris asal negeri Gingseng.

Lantas, penggemar IU merasa tidak terima dengan lagu baru Via Vallen tersebut. Via disebut telah menjiplak sebuah karya. Setelah akun sosial medianya ramai diserbu K-Popers (sebutan bagi pecinta lagu-lagu Korea), ia kemudian mengklarifikasi hal tersebut kepada pihak label musik yang menaunginya.

Menurut penuturan Via Vallen, ia hanya mengikuti instruksi dari label musiknya. Namun, K-Popers IU masih terus menyerbu sosial media milik Via. Bahkan, ada yang meragukan jika Via sama sekali tidak tahu tentang penyanyi IU. Via mengaku hanya menanggapi dua komentar dari ujaran kebencian yang ia terima.

Meski Via Vallen telah meminta maaf dan mengklarifikasi hal tersebut, beberapa warganet lain masih belum rela jika lagu baru Via masih tersebar luas. Akhirnya lagu baru tersebut harus di take down oleh pihak label musik yang menaunginya. Hal tersebut diungkapkan Via melalui Youtube Deddy Corbuzier pada Kamis kemarin (18/3).

Satu hal yang paling membuat Via syok adalah mobil Alphard yang ia miliki dibakar oleh seorang yang mengaku sebagai fansnya. Lantaran kecewa atau bagaimana Via sendiri tidak tahu. Via berkata orang tersebut adalah fans yang kecewa dengan lagu baru Via, atau seorang K-Popers yang tidak rela lagu milik IU dijiplak oleh Via.

Sobat Cahaya Islam, menanggapi hal ini membawa kita sadar akan sesuatu hal yang Nabi ajarkan kepada umatnya. Bahwa, mencintai itu sebaiknya dilakukan sewajarnya saja. Tentu Sobat Cahaya Islam pernah mendengar kalimat tersebut bukan?

Dari Kasus Via Vallen Kita Belajar Arti Mengagumi Seseorang

K-Popers banyak kita temui di sekitar kita. Mereka disebut sebagai penggemar lagu-lagu Korea. Ada K-Popers yang sangat-sangat fanatik hingga akan melakukan hal apa saja jika ada sesuatu yang tidak beres dengan idolanya. Hal ini terjadi kepada penggemar penyanyi asal Korea Selatan IU.

Untuk mengetahui bagaimana hukum mengagumi sesuatu dalam Islam, Sobat Cahaya Islam dapat menyimak hal berikut ini:

1.      Mengagumi Sewajarnya

Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Timidzi dijelaskan bahwa Rasulullah SAW memerintahkan umatnya untuk membenci dan mengagumi atau mencintai sesuatu secara sewajarnya. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi kedepannya sehingga jika dapat menimbulkan perpecahan atau konflik batin yang berlarut-larut.

Simak Hadist berikut ini:

“Cintailah kekasihmu (secara) sedang-sedang saja, siapa tahu disuatu hari nanti dia akan menjadi musuhmu; dan bencilah orang yang engkau benci (secara) biasa-biasa saja, siapa tahu pada suatu hari nanti dia akan menjadi kecintaanmu.” (HR. Imam Turmudzi Nomor 1920).

Via Vallen

2.      Dampak Mengagumi dan Membenci yang Berlebihan

Selain anjuran untuk mengagumi dan membenci seseorang secara sewajarnya, mengagumi atau membenci orang lain secara berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif. Entah itu bagi pelaku atau objek yang dikenai sasaran. Sehingga, segala sesuatu dalam hal apapun itu, yang dilakukan secara berlebihan adalah tidak baik.

Via Vallen

Sobat Cahaya Islam, dari kasus Via Vallen kita dapat belajar bahwa ketika kita mengagumi orang lain usahakan tidak berlebihan dalam mengaguminya, karena akan berdampak pada orang lain juga, selain itu kita juga mengikuti anjuran Nabi.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY