Komjen Listyo Sigit Prabowo Diangkat Sebagai Kapolri, Inilah Cara Menjaga Amanat Dalam Syariat Islam

0
78

Listyo Sigit Prabowo – Pada rapat Paripurna yang digelar pada tanggal 21 Januari 2021, telah ditetapkan suatu keputusan yakni persetujuan diangkatnya Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri. Hal ini tentu menjadi salah satu amanat besar yang harus diembannya. Lalu, bagaimana Islam mengajarkan untuk menjaga amanat dengan baik?

Sobat Cahaya Islam, amanat merupakan sebuah titipan yang hendaknya dijaga. Namun, tidak dapat dipungkiri dalam proses menjaga tersebut banyak rintangan yang lalu lalang. Selain itu, tidak jarang pula yang lalai terhadap amanat yang diembannya. Hal ini menjadi salah satu tugas besar yang harus disertai dengan tekad dan keyakinan untuk menjaganya dengan baik dan penuh tanggung jawab.

Cara Menjaga Amanat dalam Syariat Islam

Sebelum mengulas lebih dalam, mari mengenal terlebih dahulu apa itu amanat? Secara bahasa, amanat berarti dipercaya, sedangkan secara istilah amanah merupakan segala hal baik dalam bentuk benda, perkataan, pekerjaan maupun kepercayaan lainnya yang dipertanggungjawabkan kepada seseorang.  

Firman Allah swt dalam Al-Quran surat An-Nisa ayat 58:

 إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَىٰ أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ أَنْ تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ ۚ إِنَّ اللَّهَ نِعِمَّا يَعِظُكُمْ بِهِ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ سَمِيعًا بَصِيرًا

“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. (QS. An-Nisa: 58)”.

Dalam pengangkatan seorang pegawai pun perlu diperhatikan salah satunya pegawai yang memiliki amanah yag kuat. Dengan dasar inilah pekerjaannya pun dapat dilakukan dengan baik. Lalu, yang diberikan amanat pun hendaknya menunaikannya dengan penuh tanggun jawab, sebagai salah satu kewajiban yang harus ditunaikan. Lalu, bagaimana Islam mengajarkan untuk menjaga amanat? Yuk simak informasinya!

1.   Memastikan Amanat yang Didapatkan Tidak Melanggar Hukum

Ketika diberikan amanat, pastikan bahwa apa yang dititipkan tersebut bukanlah suatu hal yang bertentangan dengan hukum. Jika memang amanat yang diberikan menyalahi aturan hukum, tidak perlu berpikir panjang untuk menolak amanat tersebut.

2.   Memiliki Tekad Kuat untuk Melaksanakan Amanat dengan Baik

Selanjutnya, pastikan untuk menanamkan tekad yang kuat dalam diri untuk menjaga amanat dengan baik. Senantiasa berjanji pada diri sendiri untuk menjaga amanat sebaik mungkin. Hal ini tentunya harus didasari dengan penuh tanggung jawab.

3.   Paham Terhadap Risiko yang Didapatkan Jika Menyalahi Amanat yang Diberikan

Banyak risiko yang bisa datang ketika menjaga amanat. Di antara risiko yang bisa timbul yakni tidak dapat dipercaya lagi, kerugian bagi diri sendiri dan orang lain serta mendapatkan dosa. Oleh karena itu, dengan mengetahui risiko yang terjadi diharapkan bisa lebih waspada dalam menjaga amanat yang diberikan.

4.   Senantiasa Ingat Bahwa Allah swt Maha Mengetahui

Lalu, ketika diberikan amanat senantiasa ingat bahwa Allah swt Maha Mengetahui terhadap hal yang diperbuat setiap hamba-Nya. Setiap kebaikan akan dibalas oleh Allah swt, begitu pun dengan kesalahan yang diperbuat akan diebrikan balasan setimpal. Oleh karena itu, Sobat Cahaya Islam pastikan untuk senantiasa menjaga amanat dengan baik.

Demikianlah ulasan terkait cara menjaga amanat dengan baik. Semoga Sobat Cahaya Islam senantiasa mendapatkan manfaat dari informasi yang diberikan. Selain itu, amanat yang diberikan kepada Komjen Listyo Sigit Prabowo semoga dapat terjaga dengan baik serta senantiasa menjadi pengayom yang baik untuk masyarakat Indonesia.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY