Ki Seno Meninggal, Muslim Ibarat Wayang dan Allah SWT adalah Dalangnya

0
44

Ki Seno – Dalang terkenal asal Bantul, Yogyakarta dikabarkan meninggal dunia Selasa, 3 November 2020. Menurut informasi yang beredar di hari sebelumnya dia sempat mengelar pentas wayang streaming dan pada tanggal tiganya dia juga bersepeda bersama teman-temannya.

Menurut kesehatan Ki Seno memiliki riwayat penyakit penyumbatan darah di jantung. Ketika bersepeda dia merasakan sakit lalu dibawa ke rumah muntah-muntah. Akhirnya dibawa ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping, tapi sayang karena ada penyumbatan darah di jantung nyawanya tidak tertolong.

Dalang adalah orang yang memainkan wayang, sehingga jalan cerita wayang dipertunjukkan tergantung dengan dalangnya. Seperti halnya manusia jalan hidupnya tergantung dengan kehendak Allah SWT.

Sobat Cahaya Islam, bisa diibaratkan Allah SWT layaknya dalang dan manusia adalah wayangnya. Meski, dalam kenyataannya manusia mempunyai kehendak untuk berbuat tapi kembali lagi kepada kuasa Sang Pencipta.

Tetapi, bukan berarti manusia hanya pasrah dengan kehidupan. Biarlah mengalir bagai air yang akan bermuara dari sungai ke laut? Masih ingat bukan? Terkait ayat yang menerangkan perihal Allah SWT tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu mengubahnya.

Untuk lebih jelasnya kita telusuri bersama terkait Allah SWT seperti halnya dalang dalam kehidupan atau bisa diartikan Allah SWT Maha Berkehendak.

Ki Seno Dalang Meninggal, Allah SWT Maha Berkehendak seperti Dalang

Berbicara tentang kehendak atau kekuasaan Allah  sehingga melahirkan terkait kebebasan kehendak manusia dalam agama Islam pernah menjadi perdebatan riuh, hingga menghasilkan doktrin-doktrin yang berbeda dari berbagai aliran.

Adapun yang terkenal yakni doktrin yang dihasilkan oleh aliran Jabariyah dan aliran Qadariyah. Di mana aliran Jabariyah Allah berkehendak sehingga manusia tidak memiliki kekuasaan untuk berbuat, sedangkan aliran Qadariyah manusia memiliki kehendak untuk berbuat.

Allah SWT Maha Berkehendak atas segala sesuatu yang ada dalam kehidupan mencangkup alam semesta. Dalil yang menunjukkan Allah SWT memiliki kehendak terdapat dalam Al-Qur’an surah Yunus ayat 107.

وَإِنْ يَمْسَسْكَ اللَّهُ بِضُرٍّ فَلَا كَاشِفَ لَهُ إِلَّا هُوَ وَإِنْ يُرِدْكَ بِخَيْرٍ فَلَا رَادَّ لِفَضْلِهِ يُصِيبُ بِهِ مَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَهُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Artinya:

Jika Allah menimpakan sesuatu kemudaratan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak kurnia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (10: 107)

Berdasarkan ayat di atas Allah SWT berkehendak terhadap kebaikan dan   yang ditujukan kepada hamba-Nya.

Bukti Allah SWT Maha Berkehendak

Bukti Allah SWT memiliki kehendak alias hak prerogatif terkait kehidupan, sebagai berikut.

  1. Allah SWT Menentukan Kelahiran dan Kematian Makhluk

Setiap makhluk hidup sebelum dilahirkan ke muka bumi, telah Allah SWT tentukan kapan dia lahir, serta kapan dia mati. Semua itu kehendak Allah SWT, yang mana kematian tidak dapat diundur maupun dipercepat.

  1. Nasib Makhluk tergantung Kehendak Allah SWT

Manusia mempunyai kewajiban untuk berusaha semaksimal mungkin, mengenai hasil terserah Allah SWT. Jadi nasib makhluk itu tergantung Allah SWT, sehingga makhluk juga harus juga berdoa agar yang diharapkan terkabulkan.

  1. Adanya Fenomena Alam Semesta

Ada banyak fenomena alam semesta yang tidak bisa dijangkau oleh akal manusia itu tidak lain kehendak Allah SWT. Mengimani Allah SWT bisa dilakukan dengan cara membaca fenomena alam semesta, dan sadar bahwa kita hanyalah makhluk kecil yang lemah.

Sobat Cahaya Islam, itu tiga bukti Allah SWT Maha Berkehendak seperti Dalang dalam pewayangan. Semoga Ki Seno meninggal dalam keadaan khusnul khatimah. Serta diterima segala amal ibadahnya di sisi Allah SWT. Aamiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY