Inilah Contoh Kerjasama Saling Menguntungkan dalam Islam

0
770
kerjasama saling menguntungkan

Kerjasama saling menguntungkan – Dalam kehidupan kita di dunia ini tentu tidak lepas dari kehidupan sosial. Islam mengajarkan kepada setiap manusia untuk bisa bekerja sama dan saling tolong menolong. Apabila kerjasama dapat dilaksanakan dengan baik, maka insya Allah kehidupan sosial di tengah masyarakat juga semakin baik.

Islam selalu menekankan bentuk kerjasama yang saling menguntungkan dan bukan kerjasama yang merugikan. Kerjasama yang menguntungkan seperti ini adalah tentunya yang berlandaskan dengan prinsip keadilan dan kejujuran.

Bentuk Kerjasama Saling Menguntungkan dalam Islam

Sobat Cahaya Islam perlu memahami bahwa kerjasama merupakan salah satu bentuk kegiatan yang tentunya akan memberikan keuntungan antara pihak satu dan pihak lain yang saling bekerja sama. Kerjasama sendiri tidak hanya berkaitan dalam pekerjaan namun juga dalam berbagai bidang misalnya hubungan sosial, bisnis, perdagangan politik dan lain sebagainya.

Allah SWT berfirman dalam Surat Al Maidah Ayat 2:

وَلَا تَعَاوَنُوْا عَلَى الْاِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۖوَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ شَدِيْدُ الْعِقَابِ

“Saling Menolonglah kamu dalam melakukan kebajikan dan taqwa. Dan jangan saling menolong pada perbuatan yang dosa dan permusuhan. Bertakwalah kepada Allah SWT. Sebenarnya siksaan Allh SWT sangatlah pedih.” 1

 Islam selalu mengajarkan kepada setiap manusia agar apapun yang dikerjakan harus berlandaskan dengan perintah Allah. Jangan sampai kerja sama yang dilakukan memberikan dampak kerugian bagi salah satu pihak yang bekerja sama, atau pihak lain di luar pihak yang saling bekerja sama. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu sobat Cahaya Islam ketahui tentang kerjasama yang saling menguntungkan:

 1. Prinsip Keadilan dalam Kerjasama

Prinsip pertama yang menjadi dasar dalam kehidupan sosial adalah prinsip keadilan. Dalam bekerja sama, sobat Cahaya Islam harus mengedepankan prinsip keadilan agar tidak terjadi kerugian dari kerjasama tersebut. Apabila dalam kerjasama masih ada pihak yang merasa rugi, maka ini artinya belum mengutamakan prinsip keadilan seperti yang Allah perintahkan.

kerjasama saling menguntungkan

 2. Saling Membantu dalam Kebaikan

Bentuk kerjasama saling menguntungkan dalam Islam berikutnya adalah kerjasama yang tujuannya untuk saling membantu dalam hal kebaikan. Islam selalu memerintahkan kepada setiap umatnya untuk saling tolong-menolong. Kerjasama dalam hal tolong-menolong ini seringkali membutuhkan bantuan orang lain sehingga kerjasama seperti ini termasuk kerjasama yang menguntungkan.

Meskipun seringkali yang menolong terlihat tidak mendapatkan keuntungan, akan tetapi sesungguhnya di sisi Allah orang yang menolong mendapatkan pahala yang besar.

Di tengah kehidupan masyarakat, ada banyak jenis contoh kerjasama yang bisa sobat Cahaya Islam lakukan misalnya saja bergotong-royong, membangun masjid, mendukung program pendidikan, membuat bansos untuk fakir miskin, dan lain sebagainya. Kerja sama seperti ini apabila banyak yang melaksanakannya tentu kesejahteraan di tengah masyarakat juga akan semakin mudah terwujud.

 3. Kerjasama dalam Bisnis dan Ekonomi

Sobat Cahaya Islam, kerjasama saling menguntungkan juga seringkali berkaitan dalam dunia bisnis dan ekonomi. Bisnis yang besar tidak bisa dilakukan oleh satu orang saja, akan tetapi membutuhkan kerjasama dengan banyak orang. Kerjasama dalam bisnis dan ekonomi seperti ini harus berdasarkan pada kejujuran dan tanggung jawab sehingga semua pihak merasa untung.

Allah SWT berfirman dalam Surat Al Qasas Ayat 35:

قَالَ سَنَشُدُّ عَضُدَكَ بِاَخِيْكَ وَنَجْعَلُ لَكُمَا سُلْطٰنًا فَلَا يَصِلُوْنَ اِلَيْكُمَا ۛبِاٰيٰتِنَا ۛ اَنْتُمَا وَمَنِ اتَّبَعَكُمَا الْغٰلِبُوْنَ

“Dia (Allah) berfirman, “Kami akan menguatkan engkau (membantumu) dengan saudaramu, dan Kami berikan kepadamu berdua kekuasaan yang besar, maka mereka tidak akan dapat mencapaimu; (berangkatlah kamu berdua) dengan membawa mukjizat Kami, kamu berdua dan orang yang mengikuti kamu yang akan menang.” 2

 4. Keuntungan Dunia dan Akhirat

Dalam kerjasama saling menguntungkan, bukan hanya keuntungan dunia saja yang menjadi harapan. Akan tetapi sebagai seorang muslim, kita juga harus memiliki visi misi akhirat. Ada banyak contoh kerja sama. Akan tetapi yang terbaik adalah yang selalu berlandaskan pada ketaqwaan dan demi mendapatkan ridho Allah. Jadi, ketika  kita bisa sukses di dunia, jangan lupakan juga agar kita mendapatkan kesuksesan di akhirat. Niatkan setiap kerja sama sebagai bentuk amal baik, sehingga Allah juga akan menilainya sebagai ibadah,

Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang memudahkan urusan saudaranya, Allah akan memudahkan urusannya di dunia dan akhirat.” 3

Dari hadis di atas, kita bisa mengambil pelajaran bahwa ketika kita bekerja sama dengan orang lain dan niatnya adalah untuk memudahkan urusan orang lain, maka secara otomatis Allah akan memudahkan urusan kita yang ketika di dunia dan juga ketika di akhirat.

Apa yang kita lakukan asalkan tidak menyalahi aturan Allah dan juga selalu diniatkan dengan niat ibadah, maka hal itu akan mendatangkan kebaikan pada diri kita sendiri. Jadi sobat Cahaya Islam perlu melakukan Kerjasama saling menguntungkan dan jangan sampai ada yang merasa rugi.


  1. Surat Al Maidah Ayat 2 ↩︎
  2. Surat Al Qasas Ayat 35 ↩︎
  3. Muslim No. 2699 ↩︎

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY