Keponakan Bunuh Paman Karena Penghasilan Parkir Berkurang, Bagaimana Menurut Islam?

0
1151
Keponakan Bunuh Paman 1

Keponakan bunuh paman – Seorang pria menyewa pembunuh bayaran untuk menghabisi pamannya karena penghasilan parkirnya berkurang. Pria yang merupakan keponakan dari korban ini mengaku sakit hati, karena sejak adanya sang paman membuat penghasilan parkirnya berkurang. Sehingga ia berencana untuk membunuh sang paman karena hal tersebut dengan menyewa pembunuh bayaran.

Keponakan Bunuh Paman 1

Rencana untuk melakukan pembunuhan ini kabarnya sudah direncanakan sejak setahun yang lalu. Dan kemudian baru dieksekusi dan direncanakan seminggu sebelum kejadian. Pria ini menyewa dua pembunuh bayaran dengan menjanjikan bayaran 5 juta untuk masing-masing. Dalam islam, tentu saja ini sudah merupakan penyimpangan ajaran yang ada. Apalagi membunuh adalah perbuatan yang sungguh keji.

Keponakan Bunuh Paman Karena Penghasilan Parkir Berkurang, Begini Menurut Islam

Keponakan Bunuh Paman 2

Keponakan bunuh paman karena merasa sakit hati penghasilan parkirnya berkurang sejak sang paman menguasai lahan parkir. Ini tentu saja bukan perbuatan yang benar, bahkan sangat dosa besar menghilangkan nyawa manusia lain yang tidak lain menjadi hak Allah SWT. Itulah kenapa, pembunuhan atau perbuatan membunuh bisa dilaknat oleh Allah. Ini juga tercermin dalam ayat Al Quran.

Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya.

Ayat ini menegaskan bahwasanya membunuh seorang manusia setara dengan membunuh manusia seluruhnya. Ini mencerminkan bagaimana pembunuhan itu sendiri suatu dosa besar dan keji. Itulah kenapa Allah tidak membenarkan bahkan memberikan balasan yang sangat pedih bagi siapapun yang membunuh manusia lain dengan alasan yang tidak benar.

Lalu bagaimana pembunuhan yang dilatar belakangi dengan sakit hati perkara rezeki menurut islam?

Kurangnya Bersyukur

Perbuatan membunuh hanya karena merasa sakit hati penghasilan parkirnya berkurang, ini adalah salah satu contoh manusia yang tidak bersyukur. Jika seorang muslimin mengerti bagaimana caranya bersyukur, tentu saja penghasilan berapa pun yang didapatkan akan disyukuri. Dan menyadari bahwasanya itulah rezeki yang Allah berikan untuk hari ini.

Lahirnya Sifat Iri

Bagaimanapun, pembunuhan adalah perbuatan yang tidak dibenarkan dan keji dalam islam. Itulah kenapa Allah melarang manusia untuk membunuh manusia lain. Sementara pada kasus pembunuhan yang dilatar belakangi oleh sakit hati ini bisa menjadi cermin betapa berbahayanya sifat iri. Iri dengan rezeki orang lain yang menyebabkan seseorang menghalalkan berbagai cara. Naudzubillah.

Kurang Mendekatkan Diri Pada Allah SWT

Dalam ajaran islam sendiri, mendekatkan diri kepada Allah SWT bisa menghindarkan dari perbuatan buruk dan juga maksiat. Terlebih bisa mencegah kita dari berbuat zalim atau keji lho sobat CahayaIslam.

Keponakan bunuh paman – tentu saja bertentangan dengan ajaran islam. Apalagi islam melarang kaum muslimin untuk membunuh manusia lain. Kasus seperti ini menjadi salah satu pelajaran, bahwa perbuatan keji bisa terjadi karena kurangnya bersyukur, adanya sifat iri dan juga kurangnya mendekatkan diri kepada Allah SWT. Jadi sobat CahayaIslam, yuk jangan lupa untuk selalu memegang teguh nilai agama dalam kehidupan kita.


Catatan Kaki:

(1) – Surat Al-Ma’idah Ayat 32

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY