Kajian Islam tentang Berbagai Keutamaan Mendirikan Shalat Lima Waktu

0
109

Sobat cahaya islami, menjadi muslim yang bertakwa adalah keinginan setiap orang islam. Keinginan menjadi harapan yang mesti diraih oleh setiap orang yang mengaku percaya akan adanya Allah SWT. Pada hakekatnya, takwa memiliki pengertian sebagai suatu tingkah langkah yang sesuai dengan aturan yang Allah berikan bagi umat islam. Dalam kajian islam ketakwaan seorang hamba dinilai dari ketaatannya kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa. Suatu tanda yang menyatakan seorang muslimin bertakwa adalah menjalankan perintah shalat lima waktu. Lalu sudah tahukah kamu mengenai Kajian Islam tentang Berbagai Keutamaan Mendirikan Shalat Lima Waktu? Shalat lima waktu atau sering disebut dengan shalat fardhu memang termasuk amalan yang sangat penting. Dikatakan sebagai amalan yang penting lantaran shalat menjadi pembeda antara orang islam beriman dan tidak beriman. Maka dari itulah, maka sebagai seorang muslim wajib untuk mendirikan shalat lima waktu dalam sehari.

Kajian Islam tentang Berbagai Keutamaan Mendirikan Shalat Lima Waktu

Shalat lima waktu termasuk dalam amalan yang penting dalam ajaran agama isalam. Dari berbagai kajian islam, amalan shalat fardhu menjadi hal utama yang harus dikerjakan setelah mengucapkan dua kalimat syahadat. Alhasil kedudukan ibadah shalat fardhu berada paling atas dibandingkan dengan amalan lainnya.

Dalil Perintah shalat lima waktu

Ibadah shalat memang tergolong sebagai amalan yang pertama kali dihisab pada hari kiamat. Apabila shalat seorang hamba dinyata baik, maka baik juga semua amalan lainnya. Akan tetapi jika amalan shalatnya buruk, maka semua amalan sholih lainnya juga ikut buruk. Oleh karena sebagai umat islam wajib untuk selalu menunaikan shalat fardhu.

Dalam kajian islam, perintah shalat ini termuat dalam banyak ayat di kitab Al Qur’an. Banyaknya perintah shalat dalam firman Allah SWT ini menandakan begitu pentingnya ibadah shalat bagi umat islam. Salah satu perintah shalat itu tertuang dalam kitab suci Al Qur’an :

وَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَارْكَعُوا مَعَ الرَّاكِعِينَ

“Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku’.” [1]

Pada ayat di atas Allah SWT memerintahkan kaum muslimin untuk mendirikan shalat. Selanjutnya perintah shalat itu diikuti dengan membayar zakat. Perintah shalat dalam ayat sangat jelas dan gamblang. Maka dari itulah tidak ada keraguan lagi bagi umat islam untuk segera mendirikan shalat lima waktu dalam sehari.

Berbagai Keutamaan Shalat Lima Waktu

Siapakah yang tidak kenal dengan ibadah shalat lima waktu? Ibadah shalat lima waktu dilakukan oleh umat islam diseluruh dunia. Mereka mengerjakan ibadah ini lantaran adanya perintah Allah SWT yang tertuang dalam kitab suci Al Qur’an. Selain itu, seorang  muslim yang mendirikan shalat juga akan memperoleh berbagai keutamaan dari ibadah wajib ini. Berikut berbagai keutamaan shalat lima waktu menurut kajian islam yang perlu sobat cahaya isalami ketahui :

Merupakan amalan terbaik setelah mengucap syahadat

Keuataman shalat bagi umat islam yang pertama yakni merupakan amalan yang terbaik setelah mengucap syahadat. Dalam rukun islam, shalat menempati urutan ke dua. Hal ini dapat diartikan bahwa seseorang yang telah mengucap kalimat syahadat, maka langkah selanjutnya perlu mendirikan shalat. Mendirikan shalat ini dapat diartikan sebagai ketaatan umat islam kepada perintah Allah SWT.

Ibadah shalat dapat mengahapus noda dosa

Menurut kajian islam. Ibadah shalat merupakan amalan yang mampu menghapus dosa. Ada dasarnya setiap manusia yang tinggal di muka bumi pasti pernah melakukan kesalahan. Kesalahan itulah yang disebut dengan dosa. Untuk menghilangkan noda dosa dari diri seorang muslim, maka dapat mengerjakan shalat. Hal ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW pada hadits :

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ، وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، وَعَلِيُّ بْنُ حُجْرٍ، كُلُّهُمْ عَنْ إِسْمَاعِيلَ، – قَالَ ابْنُ أَيُّوبَ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ جَعْفَرٍ، – أَخْبَرَنِي الْعَلاَءُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَعْقُوبَ، مَوْلَى الْحُرَقَةِ عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏ “‏ الصَّلاَةُ الْخَمْسُ وَالْجُمُعَةُ إِلَى الْجُمُعَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُنَّ مَا لَمْ تُغْشَ الْكَبَائِرُ ‏”

“Rasulullah (ﷺ) berkata: Lima sholat dan dari satu sholat Jum’at hingga sholat Jum’at berikutnya adalah penebusan (dari dosa-dosa yang dilakukan di sela-sela waktu mereka) jika dosa besar tidak dilakukan.” [2]

Menurut kajian islam, hadits di atas dijelaskan bahwa shalat yang dikerjakan seorang muslim akan mampu menghapus dosa – dosa yang pernah dikerjakan. Keutamaan ini tentu saja menjadi poin yang menarik. Dengan hilangnya dosa dari badan, maka seorang muslim bagaikan kertas yang putih bersih.

[1] Q.S. Al Baqarah (2) ayat 43

[2] HR. Muslim no. 233 (shahih)

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!