Ibu dan Anak Kepergok Berhubungan Badan, Bagaimana Hukumnya Dalam Islam?

0
231
Ibu dan Anak Kepergok Berhubungan Badan dan Hukumnya Dalam Islam

Ibu dan Anak – Hubungan badan yang terjadi antara Ibu dan anak kandung di Bitung, Sulawesi Utara menjadi perbincangan publik. Pasalnya hubungan tersebut tentu bukanlah hubungan yang wajar. Perbuatan keduanya ini terbongkar pada Minggu malam. Dan lebih parahnya hubungan badan ini sudah terjadi beberapa kali. Kabarnya anak perempuan juga memergoki Ibunya berhubungan badan dengan sang kakak hingga tiga kali.

Ibu dan Anak Kepergok Berhubungan Badan dan Hukumnya Dalam Islam

Kejadian ini menyebabkan anak perempuan pelaku merasa terpukul. Meskipun sudah beberapa kali memergoki perbuatan keduanya, namun tidak pernah dilaporkan. Dalam islam, seorang Ibu tentu saja seharusnya memberikan contoh yang baik dan menjadi teladan bagi anak-anaknya. Namun perbuatan yang dilakukan seorang Ibu di Bitung ini sangat menyimpang dari ajaran islam. Dan bahkan tidak mencerminkan sikap seorang Ibu.

Ibu dan Anak Kepergok Berhubungan Badan, Begini Hukumnya Dalam Islam

Ibu dan Anak Kepergok Berhubungan Badan dan Begini Pandangan Islam

Ibu dan anak yang kepergok berhubungan badan di Bitung ini menjadi perbincangan hangat publik. Ini karena perbuatan keduanya yang sangat tidak pantas. Bukan hanya menyimpang dari norma yang berlaku, namun juga menyimpang dari ajaran islam. Dalam islam sendiri, seorang Ibu tentu memiliki perannya sendiri. Lalu bagaimana jika seorang Ibu justru berhubungan dengan anak kandungnya sendiri?

Dan janganlah kamu kawini wanita-wanita yang telah dikawini oleh ayahmu, terkecuali pada masa yang telah lampau. Sesungguhnya perbuatan itu amat keji dan dibenci Allah dan seburuk-buruk jalan (yang ditempuh). Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan; saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan; saudara-saudara ibumu yang perempuan; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan; ibu-ibumu yang menyusui kamu; saudara perempuan sepersusuan; ibu-ibu isterimu (mertua); anak-anak isterimu yang dalam pemeliharaanmu dari isteri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan isterimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu mengawininya; (dan diharamkan bagimu) isteri-isteri anak kandungmu (menantu); dan menghimpunkan (dalam perkawinan) dua perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.(1)

Ayat ini menjelaskan mengenai wanita yang haram untuk dinikahi. Dan dalam ayat ini pun disebutkan bahwasanya haram bagi kaum muslimin menikahi ibunya. Begitu juga dengan berhubungan badan, ini bukanlah perbuatan yang dibenarkan dalam islam. Dan mengacu pada kemaksiatan tentu saja.

Ibu dan Anak Kepergok Berhubungan Badan

Sebagai seorang Ibu, seharusnya memiliki sikap dan tindakan yang patut menjadi contoh baik bagi anak-anaknya. Namun sayangnya perbuatan semacam ini menyimpang dari peran seorang Ibu menurut islam. Dan hukumnya dalam islam, tentu dilarang seorang Ibu berhubungan dengan anak kandungnya sendiri. Ini bisa termasuk perbuatan yang keji dan seburuk-buruknya perbuatan lho sobat CahayaIslam. Nudzubillah.

Ibu dan Anak – melakukan perbuatan hubungan badan adalah perbuatan yang sangat tidak pantas. Bukan hanya melanggar norma yang berlaku, namun juga menyimpang dari ajaran islam. Maka dari itu sobat CahayaIslam, pentingnya menerapkan nilai agama dalam setiap perbuatan kita. Semoga dijauhkan dari perbuatan keji dan buruk yang bisa menjerumuskan ke dalam dosa ya.


Catatan Kaki:

(1) – Surat An-Nisa Ayat 22-23

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY