Hujan Meteor Geminid akan Berlangsung 14 Desember, Demikian Penjelasannya Menurut Alquran

0
892
Hujan meteor geminid

Hujan Meteor Geminid – Menjadi berita trending di media sosial bahwa fenomena langit yakni hujan meteor geminid akan terjadi besok pada 14 Desember 2021.

Hal ini juga terpapar dari Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa BRIN/Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Situs resmi mereka menuliskan informasi yang mana Geminid adalah hujan meteor utama yang titik radiannya (titik asal kemunculan meteor) ada di dekat bintang Alfa Geminorum (Castor) konstelasi gemini.

Hujan meteor sendiri berasal dari sisa debu asteroid 3200 Phaethon (1983 TB) yang mengorbit matahari dengan periode 532,6 hari lamanya.

LAPAN juga menuliskan bahwa hujan meteor geminid dapat Anda saksikan mulai pukul 20.30 waktu setempat hingga esok harinya.

Yakni pada saat akhir fajar bahari (25 menit sebelum matahari terbenam) dari arah timur laut sampai barat laut.

Anda bisa memastikan besok cuaca langit cerah dan juga terbebas dari penghalang atau polusi cahaya yang dapat mengganggu jarak pandang.

Tahukah Anda, Sobat Cahaya Islam? Bahwa sebelumnya hujan meteor geminid juga pernah terjadi pada penghujung tahun 2020.

Ada sekitar 86 sampai 107 meteor perjam yang turun menjadi hujan di Indonesia pada tanggal 13 dan 14 desember 2020.

Anda bisa melihat hujan meteor geminid pada waktu tengah malam karena pengamatan yang paling tepat adalah saat langit malam kondisinya sudah gelap.

Dengan demikian ada akan banyak meteor yang bisa anda lihat.

Namun disisi lain fenomena meteor sudah ada penjelasanya menurut Al Quran. Mari kita simak di bawah ini.

Hujan Meteor Geminid akan Berlangsung 14 Desember, Demikian Penjelasannya Menurut Alquran

Yang mana Al Quran menyebutkan bahwa meteor merupakan benda langit yang jatuh ke bumi.

Di mana saat sedang meluncur ke bumi meteor tersebut bergesekan dengan atmosfer yang kemudian menjadi sebuah pijar yang memiliki ekor seperti komet.

Beberapa ayat di dalam Al Quran juga menjelaskan mengenai benda-benda langit dan juga tata surya. Antara lain:

1.     Semburan dari langit

“Maha Suci Allah yang menjadikan di langit gugusan-gugusan bintang dan Dia menjadikan juga padanya matahari dan bulan yang bercahaya”. (QS.Al-Furqan ayat 61)

Ayat diatas menjelaskan bahwasanya benda langit atau meteor yang jatuh memiliki sebutan asy-syihab atau semburan api dari langit.

Hujan meteor geminid

2.     Alat pelempar syaitan

“Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang, dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar syaitan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala.” (QS. Al-Mulk ayat 5)

Yang mana hal ini berkaitan dengan perbuatan setan dan jin yang berupaya mencuri informasi dari para malaikat yang ada di langit.

Kemudian para setan dan jin tersebut Allah lemparkan dengan semburan api yang menyala-nyala.

Hujan meteor geminid

Hal ini merupakan kesimpulan bahwa meteor menjadi alat pelempar setan.

Setan-setan itu yang berhasil mencuri informasi dengan cepat kemudian mereka terbakar karena kejaran bintang jatuh yang menyala.

Perbuatan setan yang mencuri pembicaraan para malaikat itu terjadi sebelum masa kenabian Muhammad SAW.

Karena setelah masa kenabian Beliau, para setan dan jin tidak pernah lagi mencuri informasi dari para malaikat lagi.

Sedangkan di dunia modern ini bintang jatuh yang menyala-nyala itu disebut meteor.

Demikian di atas merupakan berita tentang hujan meteor geminid yang akan menghujani Indonesia pada besok 14 Desember 2021.

Serta penjelasan menurut Al Quran beserta dalil-dalil yang terurai mengenai fenomena bintang jatuh atau biasa orang-orang menyebutnya meteor.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda, Sobat Cahaya Islam.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY