Generasi Muda DPD LDII Jakut Dibekali Percaya Diri Melalui Public Speaking

0
65
generasi muda DPD LDII

Generasi Muda DPD LDII – Pentingnya berkomunikasi dengan baik tentu mendorong generasi muda DPD LDIIJakarta Utaramengadakan kegiatan, seperti Talkshow Public Speaking. Kegiatan ini bertemakan” Be a Confident with Good Communication” yang menghadirkan host serta presenter kondang Ben Kasyafani.

Bahkan, juga ada Prima Putra selaku Produser Podcast “LINES Talk LDII TV”. Acara ini diadakan di Masjid Al Akbar Tanjung Priuk, Jakarta Utara pada Minggu, (9/6). Dalam kesempatan tersebut, Ben banyak sekali bercerita pengalaman dan karirnya selama di dunia hiburan.

Generasi Muda DPD LDII Jakut

Ben Kasyafani turut mengungkapkan tips dan trik ketika di depan audiens. Para peserta juga tampak menikmati acara tersebut, karena dibawakan dengan ringan.

Bahkan, bersifat dua arah dan banyak sekali celetukan, serta candaan dari Ben. Adapun salah satu tips and trik yang disampaikan oleh Ben yaitu metode mapping, penguasaan diri, serta kenali lawan bicara.

1. Membaca Buku

generasi muda DPD LDII

Di sisi lain, Ben juga telah menekankan pemenuhan wawasan dengan rajin membaca buku sebagai tambahan pengetahuan. Tindakan tersebut suatu waktu bisa digunakan di depan publik atau lawan bicara.

Bahkan, dirinya juga memaparkan bahwa seseorang itu harus mengenal dirinya sendiri. Terutama, bagian mana saja yang menjadi kelebihan dan kekurangan.

Pemeran film Buya Hamka ini merasa sangat senang bisa berbagi pengalaman dengan generasi muda DPD LDII. Selain itu, dirinya memaparkan tentang pentingnya keterampilan berkomunikasi.

2. Social Influence

Ben juga telah menekankan bahwa salah satu paket keterampilan yang diperlukan pada 2030, yaitu social influence. Artinya, harus lebih pandai berkomunikasi, mampu mempengaruhi orang lain dari sudut pandang komunikasi di depan umum.

Sementara Prima membeberkan bahwa penguasaan diri dengan rileks dan berani bisa dengan menatap mata orang saat berkomunikasi bersama lawan bicara. Selanjutnya, ada tiga teknik public speaking yang digunakan oleh peneliti dari Universitas California, Albert Mehrabian, yaitu 3V.

V pertama yaitu verbal, pesan apa yang akan disampaikan kepada para audience. Di mana hanya memiliki persentase sekitar 7 persen. V kedua, visual atau tampilan (look) bagi public speaker.

Faktor kedua ini nyatanya sebagai pendukung utama keberhasilan public speaker, di mana persentasenya sekitar 52 persen. Artinya, saat ingin menjadi seorang penampil, seperti MC, Host atau lainnya harus bisa memperhatikan dari ujung kaki hingga kepala.

V ketiga yaitu vocal, hanya sekitar 38 persen. Vokal ini berkaitan dengan produksi volume suara public speaker. Public speaker harus bisa menjadi seorang story telling yang baik di depan umum.

Di mana wajib sekali memainkan intonasi, penekanan, ritme serta olah vokal lainnya. Ketiga teknik ini merupakan kunci saat seseorang ingin sekali menerapkan atau memulai menjadi public speaker.

3. Praktek Langsung

generasi muda DPD LDII

Sesi berikutnya, Sobat Cahaya Islami diberikan kesempatan untuk dapat mempraktekkan langsung berbicara di depan umum. Peserta akan berperan seakan menjadi pendakwah, influencer/marketing, MC, serta presentasi.

Bahkan, peserta yang selama ini belum pernah berbicara di depan umum akan mencoba untuk pertama kalinya berbicara. Acara talk show ini turut dihadiri kurang lebih 395 peserta dari usia pra remaja sampai usia pra nikah se-Jakarta Utara.

Hilman Nur Faizi selaku Ketua panitia acara, mengungkapkan bisa belajar langsung dari pemateri yang memang ahli di bidangnya. Sehingga dapat meningkatkan keterampilan dan rasa percaya diri bagi generasi muda DPD LDII.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY