Film Pelangi Tanpa Warna tentang Alzheimer, Apa Itu?

0
1703
Pelangi Tanpa Warna

Pelangi Tanpa Warna – Baru saja rilis pada tanggal 17 Februari 2022 kemarin sebuah film berjudul Pelangi Tanpa Warna.

Film ini menceritakan tentang sosok bernama Fedi (diperankan Rano Karno) harus menghadapi situasi buruk karena istrinya mengidap Alzheimer sehingga rencana pernikahannya hancur.

Kirana (diperankan Maudy Koesnaedi) dari hari ke hari terus saja melupakan segala kenangan mulai dari hal sederhana sampai yang paling penting dalam hidupnya.

Nah, Sobat Cahaya Islam, tahukah Sobat seperti apa penyakit Alzheimer itu? simak penjelasannya.

Penyakit Alzheimer adalah gangguan neurologis progresif yang mana dapat menyebabkan otak penderitanya menjadi menyusut atau mengalami kerusakan pada sel otak (atrofi).

Akibatnya, orang yang menderita penyakit ini harus mendapati bahwa daya ingatnya menurun, kemampuan berpikir serta berbicara jadi lambat.

Fatalnya lagi, orang tersebut akan mengalami sejumlah perubahan perilaku dalam menjalani kehidupannya sehari-hari.

Pelangi Tanpa Warna

Penyakit Alzheimer adalah penyebab demensia yang paling umum terjadi dan bertanggung jawab atas 60 hingga 80 persen seluruh kasus demensia yang ada.

Kondisi ini biasanya mempengaruhi orang yang berusia sekitar 65 tahun ke atas.

Hanya 10 persen saja kasus ini menimpa pada orang yang lebih muda dari usia yang disebutkan.

Banyak kerugian yang akhirnya diterima oleh orang yang mengidap penyakit ini.

Mulai dari produktivitasnya yang terus menurun, kebutuhan mengonsumsi obat seumur hidupnya hingga perlunya pendamping yang harus selalu menjaganya dengan baik.

Cara Mencegah Penyakit Alzheimer

Penyakit berbahaya ini bisa dicegah lebih dini dengan beberapa cara agar risiko mengidapnya menjadi lebih kecil. Apa saja?

Pola Hidup Sehat

Dengan membiasakan olahraga setiap hari terutama menjaga kesehatan jantung.

Lalu memenuhi kebutuhan nutrisi dengan sayuran dan makanan seimbang serta aktif bergerak akan meminimalisir penyakit ini menyerang tubuh.

Hal yang tak kalah penting adalah menstimulasi otak, fisik, mental dan juga spiritual  melalui aktivitas positif dan juga bersosialisasi dengan baik.

Latihan Kognitif

Selain menerapkan pola hidup yang sehat, melakukan latihan kognitif juga sangat berpengaruh dalam upaya mencegah penyakit ini.

Mulai dari memahami bahkan menghafalkan bahasa atau menggunakan fungsi otak untuk melakukan berbagai pembelajaran lainnya.

Menanggapi masalah di atas, agama Islam juga turut menaruh perhatian lebih serta berupaya mencari celah solusi yang mana bisa mengurangi risiko terdampak penyakit Alzheimer ini.

Seperti firman Allah SWT di bawah ini:

وَاللّٰهُ خَلَقَكُمۡ ثُمَّ يَتَوَفّٰٮكُمۡ‌ۙ وَمِنۡكُمۡ مَّنۡ يُّرَدُّ اِلٰٓى اَرۡذَلِ الۡعُمُرِ لِكَىۡ لَا يَعۡلَمَ بَعۡدَ عِلۡمٍ شَيۡــًٔا‌ؕ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيۡمٌ قَدِيۡرٌ

“Dan Allah telah menciptakan kamu, kemudian mewafatkanmu, di antara kamu ada yang dikembalikan kepada usia yang tua renta (pikun), sehingga dia tidak mengetahui lagi sesuatu yang pernah diketahuinya. Sungguh, Allah Maha Mengetahui lagi Mahakuasa.” (QS. An-Nahl :70)

Ayat di atas menjelaskan bahwa penyakit Alzheimer merupakan salah satu bentuk kebesaran Allah SWT.

Di mana Beliau menunjukkan bahwa manusia adalah makhluk yang menjad tempat segala kekurangan dan juga kelemahan.

Pelangi Tanpa Warna

Bagi umat Muslim, menghafal Alquran dapat dijadikan sebagai treatment yang baik karena mampu meningkatkan kapasitas otak dalam berpikir dan memori.

Mempelajari Alquran, membacanya, mendengarkan lalu mengucapkannya hingga menjadi hafal akan membuat kinerja pada otak menjadi sangat efisien dan konsisten.

Selain itu, menghafal Alquran juga mampu meningkatkan kecerdasan akademik, emosional bahkan spiritual.

Demikian di atas adalah ulasan mengenai tema film Pelangi Tanpa Warna yang menceritakan tentang penyakit Alzheimer serta penjelasannya dalam pandangan Islam.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY