Kondom dalam Syariat Islam, Bagaimana Hukumnya?

0
212
kondom

Kondom – Sobat Cahaya Islam tentu tidak asing dengan kondom. Alat kontrasepsi yang terkenal masyarakat sekarang untuk teman berhubungan badan antara suami dan istri. Pada zaman Rasulullah alat kontrasepsi yang satu ini belum ada.

Belakangan ini, alat kontrasepsi ini menjadi trending di sosial media Twitter bersamaan dengan Cimol. Ternyata barang ini menjadi trending sebab salah satu brand terkenal di Indonesia, yaitu Fiesta mengeluarkan varian baru kondom.

Melalui unggahan pada akun Instagram @fiestacondoms. Ia mengeluarkan 3 varian baru dari Fiesta kondom. Apa saja variannya? Fiesta rasa Mie Goreng, rasa Kopi kekinian, dan rasa Cimol Pedas. Tentu saja warganet langsung ramai menaikkan trending kondom di Twitter.

Sebelumnya, pihak Fiesta mengeluarkan varian buah-buahan. Menurut penuturan Brand Manager Fiesta yang dikutip dari suara.com, David Dwi Santoso mengatakan bahwa ide pembuatan varian baru tersebut terinspirasi dari minat masyarakat saat ini. Selain itu, ide ini juga terinspirasi dari cuitan di Twitter milik DJ Gerald Liu pada 2019 silam.

Menggunakan alat kontrasepsi saat berhubungan badan dengan pasangan akan memberikan beberapa manfaat. Selain untuk menambah keseruan bercinta bagi masing-masing pasangan, menggunakan alat ini juga dapat mencegah dari penyakit menular seksual juga mencegah penularan HIV/AIDS.

Sobat Cahaya Islam, bagaimana hukum penggunaan kondom dalam Islam? Apakah ada aturan tertentu yang melarang tentang penggunaan alat ini saat berhubungan badan? Simak pembahasan di bawah.

Simak Hukum Penggunaan Kondom dalam Islam

Sebagai alat kontrasepsi yang mudah didapatkan dan digunakan, kondom juga bermanfaat untuk mencegah penularan penyakit seksual seperti yang dijelaskan pada poin sebelumnya. Namun, tahukah Sobat Cahaya Islam bagaimana hukum penggunaan kondom dalam aturan agama Islam? Simak penjelasan berikut ini:

1.      Hukum Menggunakan Kondom Saat Istri sedang Haid

Dalam Islam, suami yang berhubungan badan dengan istri yang sedang haid atau nifas hukumnya haram. Ketentuan ini juga dijelaskan dalam Al-Quran sebagai berikut:

“Mereka bertanya kepadamu tentang haidh, katakanlah, ‘Itu adalah kotoran. Maka itu, jauhilah perempuan saat haidh. Jangan kalian dekati mereka hingga mereka suci. Kalau mereka telah suci, maka datangilah mereka dari jalan yang Allah perintahkan kepadamu. Sungguh, Allah menyukai orang yang bertobat dan orang yang bersuci,’” (Surat Al-Baqarah Ayat 222).

Lalu, bagaimana dengan hubungan badan saat istri sedang haid tetapi suami menggunakan kondom? Dalam hal ini hukumnya tetap haram sebagaimana penjelasan sebelumnya. Sebab, seorang wanita yang dalam keadaan haid sama halnya dengan ia dalam keadaan kotor. Sementara berhubungan badan sebaiknya dilakukan dalam keadaan suci.

kondom

2.      Hukum Menggunakan kondom untuk Mencegah Kehamilan

Selain hukum menggunakan kondom saat istri sedang haid, hukum menggunakan alat ini untuk mencegah kehamilan adalah mubah (tergantung kondisi). Contoh hukum mubah adalah saat seorang suami dan istri yang sah dalam sebuah pernikahan memilih untuk menunda memiliki anak karena belum siap secara finansial atau spiritual.

Berbeda dengan kasus pasangan laki-laki dan perempuan yang menggunakan alat koontrasepsi ini untuk mencegah kehamilan sebab zina. Maka hal ini bukan lagi di hukumi mubah melainkan haram. Kebijakan penggunaan kondom perlu di waspadai lebih lanjut karena alat kontrasepsi ini cukup mudah di temukan.

kondom

Sobat Cahaya Islam, alat kontrasepsi ini dapat bermanfaat jika dalam penggunaannya bijak. Namun, tentu saja pengawasan pembelinya perlu di perhatikan lagi sebab banyak kasus beredar tentang hubungan yang tidak sah antara laki-laki dan perempuan yang melakukan sex bebas. Wallahu a’lam.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY