Apollinaris Darmawan Divonis 5 Tahun Penjara Karena Hina Islam, Yuk Lakukan Ini Untuk Sikapi Penghina Agama Islam

0
125
Apollinaris Darmawan Divonis Penjara Karena Hina Islam dan Pandangan Islam

Apollinaris Darmawan divonis – Seorang kakek di Bandung divonis 5 tahun penjara karena bersalah dalam kasusnya menghina agama islam. Vonis ini dibacakan oleh majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung. Kakek ini didapati menyebarkan informasi yang mana mengandung ujar kebencian dan memicu permusuhan. Ini juga ditujukan untuk agama islam dan termasuk dalam penghinaan. Tentu saja ini perbuatan yang tidak pantas, apalagi dalam kehidupan bernegara ini kita seharusnya saling toleransi.

Apollinaris Darmawan Divonis Penjara Karena Hina Islam dan Pandangan Islam

Penghinaan terhadap agama islam tentu saja sudah termasuk perbuatan zalim dalam pandangan islam sendiri. Sementara dalam hukum negara yang berlaku, toleransi agama sangatlah penting. Itu kenapa kita dilarang untuk saling menghina, apalagi dengan membedakan suku, ras atau agama. Tidak heran jika sebagian muslim marah, murka karena agamanya dihina. Namun tentu saja sebagai seorang muslim, kita juga harus bersikap dengan bijak.

Apollinaris Darmawan Divonis Penjara Karena Hina Islam, Lakukan Ini Untuk Sikapi Penghina Agama Islam

Apollinaris Darmawan Divonis Penjara Karena Hina Islam dan Begini Sikapi Penghina

Apollinaris Darmawan divonis 5 tahun penjara karena bersalah melakukan penghinaan terhadap agama islam. Tindakannya ini termasuk dalam kualifikasi menyebarkan informasi yang menimbulkan kebencian atau permusuhan berdasarkan suku, ras atau agama. Ini tentu saja merupakan perbuatan yang tidak pantas, dan termasuk perbuatan zalim. Itu sebabnya, dalam firman Allah pun disebutkan bahwa Allah akan memberikan azab bagi penghina agama islam.

Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentulah mereka akan manjawab, “Sesungguhnya kami hanyalah bersenda gurau dan bermain-main saja”. Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayat-Nya dan Rasul-Nya kamu selalu berolok-olok?” Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman. Jika Kami memaafkan segolongan kamu (lantaran mereka taubat), niscaya Kami akan mengazab golongan (yang lain) disebabkan mereka adalah orang-orang yang selalu berbuat dosa.(1)

Menghina agama islam tentu adalah perbuatan zalim, dan termasuk dalam golongan kafir. Namun meskipun seorang muslimin marah karena agamanya dihina, tentu saja dilarang untuk berbuat yang melampaui batas syariat islam. Lalu apa yang harus dilakukan untuk sikapi penghina agama islam?

Jangan Balas Dengan Menghina

Apollinaris Darmawan Divonis Penjara Karena Hina Islam

Untuk menyikapi penghina agama islam bukanlah dengan menghina juga. Justru ini tidak sesuai dengan ajaran islam dan bukan cerminan seorang muslim. Alangkah lebih baik jika dibalas dengan sikap yang lebih baik. Doakan saja dan tetap menjadi muslimin yang baik.

Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan.(2)

Menasehati, Tetap Sabar dan Berdzikir

Saat agama islam dihina, tentu saja kaum muslimin sudah seharusnya memerangi penghina agama islam. Namun memerangi disini bukan berarti bertindak keji atau zalim kepada golongan yang lain. Alangkah lebih baik jika sobat CahayaIslam menemukan seorang penghina islam. Maka nasehati dan berikan pengertian. Tetap sabar dan berdzikir juga menjadi sikap yang bijak. Jika tidak bisa, maka sebagai negara hukum dengan pemimpin muslim maka punya hak untuk menjatuhi hukuman.

Apollinaris Darmawan divonis – penjara 5 tahun karena dijatuhi putusan bersalah karena menghina agama islam. Sesuai dengan ajaran islam, bahwasanya kaum muslimin seharusnya memerangi kafir atau penghina islam. Namun sebagai seorang muslim, kita juga tidak boleh melampaui batas dalam bertindak.


Catatan Kaki:

(1) – Surat At-Taubah Ayat 65-66

(2) – Surat Al-An’am Ayat 108

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY