Aksi Bentrokan di Muntilan Sebaiknya Diakhiri Mediasi Damai, Begini Langkahnya

0
1006
aksi bentrokan di Muntilan

Aksi Bentrokan di Muntilan – Menjelang Pemilu dan Pilpres 2024, perpolitikan Indonesia semakin menghangat. Tidak hanya di kalangan pimpinan partai saja, kalangan akar bawah / simpatisan juga ikut-ikutan. Gesekan-gesekan diprediksi akan sering terjadi di bulan-bulan mendatang.

Bentrokan fisik antar pendukung parpol mulai terjadi. Seperti kejadian di Muntilan, Magelang, Jawa Tengah pada hari Minggu 15 Oktober 2023 antara pendukung PDIP dan GPK (Gerakan Pemuda Ka’bah) simpatisan PPP.

Permusuhan kedua kelompok ini memang sudah lama, yaitu setelah Reformasi 1999. Meskipun pimpinan kedua parpol kerap satu koalisi, tetapi simpatisan di akar rumput tak pernah akur. Hingga akhirnya, aksi bentrokan di Muntilan terjadi.

Kronologi Aksi Bentrokan di Muntilan antara Simpatisan PDIP dan PPP

Kejadian ini dipicu oleh aksi saling lempar batu antara keduabelah pihak. Saat itu Laskar BSM PDIP Jogja baru saja pulang dari acara di Mungkid, Magelang. Tetapi saat sampai di Muntilan, terjadi gesekan dengan ormas GPK dari PPP. Dan, terjadilah bentrokan hingga beberapa orang mengalami luka-luka.

Tidak hanya itu, sebanyak 6 unit motor dibakar, dan di video yang viral, terlihat beberapa orang merusak kaca depan sebuah mobil yang kelihatannya milik simpatisan PDIP.

Akibat aksi bentrok di Muntilan itu, jalan utama terpaksa ditutup dan menyebabkan kemacetan parah. Ruas jalan menuju Magelang maupun Jogja terpaksa dialihkan ke jalur lain.

Mediasi Damai untuk Aksi Bentrokan di Muntilan, Ini Langkah-langkahnya sesuai Islam

Banyak pihak yang prihatin atas bentrokan yang terjadi di Muntilan. Kasus harus segera diselesaikan dengan mediasi agar kelompok pendukung bisa berdamai kembali.

Ada beberapa langkah dalam melakukan mediasi damai antara kedua kelompok yang bertikai. Ini panduan dan langkahnya menurut Islam.

1. Mediasi

Upaya pertama untuk menemukan kesepakatan damai adalah melalui cara mediasi (tahkim). Dalam cara ini, kedua pihak yang berkonflik menunjuk seorang mediator untuk mendamaikan. Proses mediasi cukup efektif untuk meredakan konflik antara dua pihak.

aksi bentrokan di Muntilan

Al Quran juga menyebutkan bahwa apabila terjadi konflik, mediasi bisa menjadi solusi bersama dalam menyelesaikan konflik.

“Dan jika kamu khawatir terjadi persengketaan antara keduanya, maka kirimlah seorang juru damai dari keluarga laki-laki dan seorang juru damai dari keluarga perempuan. Jika keduanya (juru damai itu) bermaksud mengadakan perbaikan, niscaya Allah memberi taufik kepada suami-istri itu.” (An-Nissa:35)

2. Musyawarah

Solusi lainnya adalah dengan bermusyawarah. Kedua belah pihak yang bertikai duduk bersama satu meja untuk mencari hasil yang sama-sama menguntungkan. Supaya kesepakatan dapat tercapai, semua pihak yang terlibat harus membuang egonya. Dengan demikian, hasil musyawarah nantinya bisa membawa kemaslahatan umat.

Musyawarah juga disebutkan dalam Al Quran

“Dan (bagi) orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka; dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka,” (QS. Asy-Syura [62]: 38).

3. Saling Memaafkan

Dalam kasus aksi bentrokan di Muntilan, kedua kelompok simpatisan bisa memilih jalan ini, yaitu saling memaafkan. Pemimpin masing-masing kelompok beserta perwakilan anggotanya hendaknya saling bermaaf-maafan. Orang-orang yang terluka serta kendaraan yang rusak juga sebaiknya dibicarakan penggantian ganti ruginya.

Setelah saling memaafkan, kedua pihak harus bersepakat untuk tidak lagi mengulangi aksi serupa.

Tindakan saling memaafkan merupakan salah satu indikator ketaqwaan dan kebaikan seseorang.

4. Berdamai (Islah)

Setelah pihak-pihak yang bersengketa saling memaafkan, selanjutnya mereka harus sepakat berdamai. Setiap konflik memang seharusnya diakhiri dengan perdamaian.

aksi bentrokan di Muntilan

Perdamaian juga ditegaskan di dalam Al Quran Surat Al-Anfal ayat 61

“Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Itulah beberapa pilihan untuk mencapai resolusi konflik yang dapat dilakukan oleh pendukung parpol dalam aksi betrokan di Muntilan. Semoga Sobat Cahaya Islam dapat menjadikan kasus ini sebagai pembelajaran sehingga kejadian serupa tidak terjadi lagi.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY