Ajaran Islam LDII di Indonesia, Sesat atau Tidak?

0
2847
ajaran islam LDII

Ajaran Islam LDII – Di Indonesia banyak sekali ajaran islam yang berlaku dengan ajaran tersendiri. Salah satu di antaranya adalah ajaran islam LDII. Banyak umat islam yang mengikuti ajaran tersebut dan menjadi salah satu jamaah atau umat di dalamnya.

Kendati demikian, tidak sedikit masyarakat yang menyebut bahwa ajaran LDII termasuk aliran sesat. Bahkan ada pihak tertentu yang sudah menyarankan pemerintah untuk melarang keberadaan LDII. Namun benarkah demikian? Sobat wajib simak informasinya di bawah ini.

Mengenal Ajaran Islam LDII di Indonesia

LDII sudah berdiri di Indonesia sejak tahun 1951 silam oleh Nur Hasan Ubaidah Lubis di desa Burengan, Jawa Timur. Saat pertama berdiri, kelompok satu ini memiliki nama Darul Hadits. Lalu di tahun 1968, kelompok tersebut dibubarkan dan mengganti namanya menjadi Islam Jama’ah.

Pada tanggal 29 Oktober 1971, Islam Jama’ah atau IJ secara resmi dilarang di seluruh Indonesia. Pergantian nama terus berlangsung sampai bulan November 1990 dan namanya menjadi LDII yakni Lembaga Dakwah Islam Indonesia.

Bahkan lembaga terkait sudah berulang kali mengeluarkan fatwa sesat dan mendesak pemerintah Indonesia membubarkan LDII. 

Dugaan Penyimpangan LDII

Sobat Cahaya Islam, pernyataan bahwa LDII sesat dibuktikan dengan beberapa hal. Sebab sejumlah orang menyebut terdapat penyimpangan LDII yang bertentangan dengan ajaran islam. Di antara dugaan penyimpangan-penyimpangan LDII yaitu:

1.  Aqidah Takfiri

Dalam ajaran islam LDII terdapat paham berupa aqidah takfiri. Aqidah tersebut berisi anggapan semua islam yang berada di luar golongan LDII adalah kafir. Meskipun seseorang sudah memeluk islam, menjalankan rukun islam, namun dianggap kafir jika belum baiat kepada Amir LDII.

Hal ini jelas bertentangan dengan ajaran islam yang tidak mewajibkan seorang muslim baiat kepada Amir. Seseorang sudah dianggap beriman jika ia merasa takut kepada Allah SWT. Ini sebagaimana penjelasan dalam Q.S Al Anfal yang berbunyi,

 “Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang bila disebut nama Allah Subhanahu Wata’ala gemetarlah hati mereka dan apabila dibacakan ayat-ayatNya bertambahlah iman mereka, dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal.” ( Q.S Al-Anfal : 2)

2.  Aqidah Manqul

Selain itu, ada juga aqidah manqul yang mana Nur Hasan mengklaim ia satu-satunya yang mempunyai sanad untuk semua kitab hadis. Selain itu, Nur Hasan juga mengklaim ia satu-satunya jalur menimba ilmu sah secara musnad muttashil di seluruh dunia.

Oleh karenanya, jika ilmu tidak dari Nur Hasan atau murid-muridnya maka ilmu tersebut hukumnya tidak sah. Konsekuensinya adalah semua ibadah yang umat islam lakukan tidak sah atau batal.

Berangkat dari hal itu, jelas saja aqidah manqul bertentangan dengan dalil Al Quran dan hadist. Di dalam Al Quran dan hadist, jelas bahwa sampainya ilmu kepada seseorang tak harus dengan manqul. Dalam Al Quran, Allah SWT berfirman,

وَأُوحِيَ إِلَيَّ هَذَا الْقُرْآنُ لِأُنْذِرَكُمْ بِهِ وَمَنْ بَلَغَ

“Telah diwahyukan kepadaku (Muhammad) al-Quran ini, agar aku memberi peringatan kepada kalian dengan al-Quran ini, dan siapa saja yang sampai kepadanya.” (QS. Al-An’am: 19).

3.  Konsep 5 Bab

Penyimpangan lainnya yaitu konsep 5 bab yakin Membela, Mengaji, Sambun Jamaah, Mengamal, dan Taat. Menurut ajaran LDII, 5 bab tersebut lebih penting dari rukun iman dan rukun islam yang jelas-jelas sesat.

Bantahan LDII Sesat

Ternyata hal-hal di atas dibantah oleh pihak LDII sendiri. Sebab LDII tidak menganut ajaran sesat atau mengajarkan hal yang bertentangan dengan islam. Terbukti tuhan dalam LDII sama yaitu Allah SWT, nabinya Muhammad SAW, dan berpedoman Al Quran serta Al Hadist.

ajaran islam LDII

Selain itu, LDII mengklaim bahwa mereka juga mengamalkan rukun islam dan rukun iman. Bukan itu saja, LDII juga tidak mengkafirkan orang lain walaupun tak termasuk ke dalam anggota LDII.

Bahkan menurut LDII, yang berhak mengkafirkan seseorang hanyalah Allah SWT. Anggapan LDII sesat sejatinya hanya karena masyarakat tak tahu tentang LDII yang sesungguhnya. Hal itu yang memicu munculnya anggapan LDII aliran sesat serta stigma negatif lainnya.

Sobat Cahaya Islam, itulah pembahasan seputar ajaran islam LDII. Sebaiknya Sobat jangan asal menuduh sebuah ajaran ataupun lembaga agar tidak menjadi fitnah yang merupakan dosa besar.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY