PBNU Terima Kunjungan Dubes Afghanistan, Dorong Perdamaian Global dan Kerja Sama Internasional

0
57
Kunjungan Dubes Afganistan

Kunjungan Dubes Afganistan – Upaya membangun perdamaian dunia kembali mengemuka dalam pertemuan penting antara Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan perwakilan diplomatik Afghanistan. PBNU terima kunjungan Dubes Afganistan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat hubungan bilateral sekaligus menyuarakan pentingnya perdamaian global.

Kunjungan Dubes Afganistan

Duta Besar Emirat Islam Afghanistan untuk Indonesia, Mawlawi Sadullah Baloch melakukan kunjungan resmi dan bertemu dengan Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf. Dalam pertemuan tersebut, PBNU menyampaikan dukungan moral terhadap terciptanya perdamaian, khususnya di kawasan Timur Tengah dan wilayah konflik lainnya.

Wakil Sekretaris Jenderal PBNU, Ahmad Ginanjar Sya’ban menjelaskan bahwa Ketua Umum PBNU menekankan pentingnya mengakhiri berbagai bentuk konflik dan peperangan. Ia menyampaikan bahwa pesan tersebut sejalan dengan amanat konstitusi Indonesia.

Lebih lanjut, PBNU memandang bahwa perdamaian bukan hanya kebutuhan jangka pendek, melainkan investasi penting bagi masa depan umat manusia. Oleh karena itu, dorongan untuk mengedepankan dialog dan menghindari konflik bersenjata menjadi prinsip utama yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.

Selain isu perdamaian, kunjungan Dubes Afganistan juga membahas penguatan kerja sama antara PBNU dan Afghanistan. Hubungan historis antara kedua pihak dinilai telah terjalin cukup lama, termasuk melalui keberadaan Nahdlatul Ulama Afghanistan serta program beasiswa bagi pelajar Afghanistan di berbagai perguruan tinggi berbasis NU di Indonesia. 

PBNU mendorong agar kerja sama ini terus berlanjut secara lebih luas dan berkelanjutan. Dari pihak Afghanistan, Mawlawi Sadullah Baloch menyampaikan bahwa hubungan dengan Indonesia, khususnya PBNU, memiliki landasan yang kuat. Ia juga menegaskan komitmen negaranya untuk mengedepankan penyelesaian konflik melalui jalur damai.

Terkait dinamika di kawasan Timur Tengah dan sekitarnya, pihak Afghanistan menyatakan dukungan terhadap upaya dialog antar negara yang berselisih. Bahkan, konflik yang melibatkan Afghanistan dengan negara tetangga seperti Pakistan sedang dalam upaya penyelesaiannya melalui negosiasi damai.

Kunjungan Dubes Afganistan menegaskan peran penting organisasi keagamaan dalam diplomasi perdamaian global. PBNU, melalui pendekatan dialog dan kerja sama internasional, terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan dunia yang lebih damai dan harmonis.

Kunjungan Sebelumnya ke PBNU

Sebelumnya, kunjungan Dubes Afganistan terjadi pada 16 Juni 2025 yang membahas kerjasama beasiswa pendidikan. Permintaan tersebut mendapatkan sambutan baik dari Gus Yahya. Saat itu Ketum PBNU berjanji memberikan beasiswa untuk mahasiswa Afganistan yang ingin belajar di Indonesia.

Kunjungan Dubes Afganistan

Kunjungan Dubes Afganistan tak hanya sebatas menjalin kerjasama di bidang pendidikan, melainkan juga ingin menjalin hubungan yang lebih baik lagi dengan para ulama yang ada di Indonesia. Saat itu, tidak ada pembahasan khusus mengenai ketegangan antara Iran dan Israel. 

Namun, sikap Keamiran Islam Afghanistan memiliki kesamaan dengan pemerintah Indonesia yakni mengutuk penyerangan tersebut. Kunjungan sebelumnya lebih bersifat keilmuan, sehingga tidak ada pembahasan tentang politik. Dari kunjungan kali ini, kerjasama bidang pendidikan akan terus berlanjut.

Namun, tidak menampik bahwa masalah geopolitik yang saat ini terjadi perlu penanganan lebih lanjut karena dampaknya besar. Bersamaan dengan kunjungan Dubes Afganistan ke Indonesia,  PBNU menekankan pentingnya menghentikan berbagai bentuk konflik, sebagaimana amanat konstitusi Indonesia. 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY