Musibah yang Menimpa Kita Harus Dijalani dengan Sabar dan Ikhlas, Mengapa?

0
865
musibah yang menimpa kita harus dijalani dengan

Musibah yang menimpa kita harus dijalani dengan – Sebagai makhluk hidup, maka tentu tak akan luput dari segala permasalahan atau ujian hidup. Hal-hal yang tidak kita harapkan bahkan benci, bisa jadi menghampiri sebagai sebuah musibah. Namun begitu, Sobat Cahaya Islam harus ingat bahwa musibah yang menimpa kita harus dijalani dengan sabar dan ikhlas, mengapa?

Allah tidak akan memberikan ujian atau musibah kepada hamba-Nya tanpa maksud. Akan selalu ada hikmah dibalik setiap perkara sekalipun menurut kita itu buruk. Dengan sabar juga tawakkal, kita jadi lebih mudah mengambil hikmah dan bersyukur atas setiap kondisi.

Musibah yang Menimpa Kita Harus Dijalani dengan Bagaimana?

Seringkali ketika tertimpa musibah kita akan bertindak impulsif, mulai dari meratap, mempertanyakan kehendak-Nya, hingga pada akhirnya mengarah pada su’udzon pada Sang Pencipta. Namun Sobat Cahaya Islam dapat menghindari hal-hal tersebut jika mau.

musibah yang menimpa kita harus dijalani dengan

Kenapa jika mau? Karena semua berawal dari niat kita sebagai seorang hamba. Ketika sedari awal kita telah memutuskan untuk menjadi orang beriman, maka reaksi atas datangnya musibah tentu tetap berpegang teguh pada keimanan tersebut. Seperti apa yang menjadi sabda dari Rasulullah berikut:

“Rasulullah SAW bersabda, ‘Seseorang tidak beriman sampai ia mengimani takdir yang baik dan yang buruk,” (HR Ahmad).

Oeh karenanya, sebagai orang yang beriman, maka Sobat Cahaya Islam harus bijak dalam menghadapi juga menjalani cobaan atau musibah. Jadi, musibah yang menimpa kita harus dijalani dengan beberapa cara berikut!

1. Tetap Sabar

Sabar salah satu sifat yang menjadi tonggak dalam membentuk dan menguatkan iman. Dengan memiliki sifat ini, artinya Sobat Cahaya Islam mampu menahan diri atas segala hal yang dibenci. Tidak berprasangka buruk atas datangnya hal tersebut, karena yakin ada alasan juga hal baik di baliknya.

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: “Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun”. (QS Al-Baqarah [2]: 155-156)

Dari potongan ayat Al Qur’an di atas, makin jelas bahwa kesabaran sangat penting bagi mereka yang tengah tertimpa musibah. Karena Allah akan menghadiahkan kebaikan sebagai buah dari kesabaran tersebut.

2. Ikhlas

Satu kata sederhana tetapi sangat sulit dalam menerapkannya, ikhlas. Akan tetapi bukan berarti tidak dapat Sobat Cahaya Islam terapkan, ya! Semua kembali lagi pada niat, dan setiap niat baik tentu akan memperoleh kemudahan dari Allah SWT.

Senantiasa ikhlas meski sedang ditimpa musibah, akan membuat Sobat Cahaya Islam bisa mempertahankan prasangka baik pada Allah. Dengan begitu, jadi lebih mudah juga mengambil hikmah dari setiap kejadian. Keimanan atas ketentuan-Nya pun kian tebal, yang artinya mampu ridha dalam menerima serta menjalani apapun ketentuan dari Sang Khalik.

3. Tidak Surut Berikhtiar

Beriman kepada-Nya artinya juga bertakwa. Ketika ditimpa musibah, maka sudah sepatutnya seorang hamba tetap percaya jika Sang Pencipta tidak akan memberikan ujian tanpa solusi. Musibah yang datang bisa jadi menjadi sarana penggugur dosa, atau cara Allah menunjukkan kasih-Nya juga menaikkan derajat hamba-Nya.

musibah yang menimpa kita harus dijalani dengan

Oleh karena itu, meski ridha menerima ketentuan Allah, dan bersabar dalam menjalani, bukan berarti hanya pasrah menerima tanpa mencari solusi. Sobat Cahaya Islam Wajib berikhtiar guna menghadapi musibah tersebut dengan baik.

“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS Ar-Ra’du [13]: 11)

Penggalan surat dalam Kalamullah di atas, mempertegas pentingnya seorang hamba untuk berikhtiar kala menghadapi cobaan, masalah, bahkan musibah.

Dari penjelasan singkat sebelumnya, maka Sobat Cahaya Islam dapat menyimpulkan bahwasanya musibah yang menimpa kita harus dijalani dengan sabar juga ikhlas. Alasannya, sabar mampu menjaga keimanan kita, sementara ikhlas menjauhkan dari buruk sangka sehingga mampu melihat hikmah dibalik musibah dan tidak mudah berputus asa.  

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY