Balita Positif Narkoba – Akhir-akhir ini, di Indonesia banyak sekali kasus yang menghebohkan dan membuat masyarakat tercengang. Salah satu di antara kasus tersebut ada balita positif narkoba yang mencuri perhatian publik.
Semua orang tentu tahu bahwa narkoba adalah zat yang terlarang untuk orang dewasa. Tentu saja informasi tentang balita yang positif narkoba membuat banyak orang merasa miris.
Kasus Balita Positif Narkoba Karena Tetangganya
Rupanya, penyebab seorang balita positif narkoba adalah karena air mineral yang diberikan tetangganya pada tanggal 6 Juni 2023. Pada saat itu, korban dan ibunya datang ke rumah tetangganya yakni TR untuk mencabut uban.
Tetapi, karena sang balita merasa haus ia pun meminta minum kepada ibunya. Kemudian TR memberikan air mineral yang sudah setengah botol kepada korban.


Setelah kejadian itu, anehnya balita tersebut menjadi sangat aktif dan tidak bisa tidur. Karena melihat keanehan anaknya, ibu korban sempat bertanya kepada TR tentang air mineral yang ia berikan.
Tetapi TR menjawab bahwa air tersebut ia bawa dari warung yang merupakan tempat kerjanya. Ibu korban pun mempertanyakan apa yang anaknya alami ke akun Facebook miliknya dan mendapat dari TRC PPA Kaltim.
Sampai akhirnya ia membawa anaknya ke rumah sakit dan diketahui sang anak positif sabu.
Anak adalah Amanah
Sobat Cahaya Islam, tentu kasus balita positif narkoba membuat siapapun merasa miris. Kesalahan memang tidak berasal dari orang tuanya.
Namun kasus tersebut terjadi lantaran ada orang dewasa yang tidak bertanggung jawab sampai memberikan air sembarangan kepada anaknya. Apalagi, sabu adalah zat terlarang yang bisa menyebabkan seseorang menjadi kecanduan.
Padahal islam sangat memuliakan anak-anak dan senantiasa menganjurkan orang tua untuk mendidik anaknya dengan sangat baik. Hal ini bertujuan agar ia menjadi anak soleh ataupun solehah dan berguna bagi nusa, bangsa, serta agama.
Mendidik Anak yang Baik dalam Islam
Sobat Cahaya Islam, jika berkaca dari kasus balita positif sabu, berikut ada beberapa cara mendidik anak yang baik dalam islam:
1. Menerapkan Lingkungan Sekitar yang Baik
Pertama-tama orangtua perlu memperhatikan lingkungan tempat tinggalnya dan pastikan itu adalah tempat terbaik. Lingkungan yang baik adalah tempat dengan perbuatan baik dipuji dan memuliakan pelakunya.
Perhatikan tetangga sekitar dan jauhkan anak dari perilaku tercela dari orang-orang dewasa di sekitarnya.
2. Mendidik Anak dengan Lembut
Orangtua juga perlu mendidik anaknya dengan lembut dan tidak menggunakan kekerasan secara berlebihan. Apalagi, Nabi Muhammad SAW selalu mengajarkan umatnya untuk memakai kelembutan ketika berinteraksi dengan orang lain.
Hal ini tertuang dalam:
عن عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا زَوْج النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ قال رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الرِّفْقَ فِي الأَمْرِ كُلِّهِ رواه البخاري6024
“Dari ‘Aisyah, istri Nabi shallallaahu ‘alaihi wa sallam, semoga Allah meridhai beliau, berkata: Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Sesungguhnya Allah mencintai kelembutan dalam segala hal” (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari, 6024).
3. Memberikan Contoh yang Baik Kepada Anak
Dalam mendidik anak, hendaknya orang tua mempunyai akhlak yang baik terlebih dahulu. Sebagai contoh, ada orang tua yang melarang anaknya merokok padahal ia adalah perokok.
Seorang ulama berkata:
“Hal pertama yang harus Anda lakukan untuk mendidik keshalihan anak-anak saya adalah membuat diri Anda sendiri menjadi shalih. Karena kesalahan mereka adalah bentuk mencontoh dari kesalahan Anda; Hanya perbuatan baik saja yang harus Anda lakukan dan tinggalkanlah perbuatan yang jelek di hadapan mereka” (Tariikh Dimasyq, 38 / 271-272).
4. Selalu Mendoakan Anak
Selain itu, orang tua juga perlu selalu mendoakan anak agar terhindar dari hal-hal negative dari luar sana. Pasalnya hanya Allah yang maha melindungi anak di manapun mereka berada.


Salah satu doa yang bisa Sobat baca yakni:
وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا الفرقان ( 74)
“Dan (hamba-hamba Ar Rahman adalah) mereka yang mengatakan:” Ya Tuhan kami! Anugerahkan kepada kami, istri-istri dan keturunan kami yang akan menjadi penyejuk mata kami, dan jadikanlah kami sebagai pemimpin untuk orang-orang yang bertakwa” (Al-Furqaan 25:74).
Sobat Cahaya Islam, itulah beberapa hal yang bisa orangtua lakukan dalam mendidik anaknya. Semoga saja kasus balita positif narkoba tidak terulang lagi di mana saja.
































