Puasa Idul Adha Wujudkan Kehidupan Generasi Pecinta Sunnah

0
529
puasa Idul Adha

Puasa Idul Adha – Menjelang Idul Kurban, tentu umat muslim memahami akan adanya kewajiban untuk puasa Idul Adha. Amalan sunnah tersebut biasanya dilangsungkan selama 2 hari yakni Tarwiyah dan Arafah.

Puasa ini tidak wajib dilakukan bagi mereka yang sedang melakukan ibadah haji di Tanah Suci.

Sobat Cahaya Islam, selain amalan wajib, puasa Idul Adha juga dapat dijadikan sebagai penambah pahala amalan sunnah. Lantas, bagaimana cara melakukannya?

Cara Melaksanakan Puasa Idul Adha

Puasa Idul Adha merupakan amalan sunnah yang dapat dilakukan oleh para umat muslim sebagai bentuk ketaatan pada Allah Ta’ala.

Ketaatan tersebut terwujud dalam bentuk pelaksanaan puasa sunnah bagi mereka yang tidak melaksanakan haji. Biasanya puasa tersebut dilakukan dua hari sebelum sholat Idul Adha berlangsung.

Bagi sebagian umat yang tidak memahami, tentu ada yang masih belum melaksanakan puasa tarwiyah dan arafah tersebut. Utamanya Tarwiyah. Selain itu, berdo’a saat berpuasa juga sangat dibutuhkan. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah yakni :

دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ كُلَّمَا دَعَا لأَخِيهِ بِخَيْرٍ قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلٍ

Artinya : “Sesungguhnya doa seorang muslim kepada saudaranya di saat saudaranya tidak mengetahuinya adalah doa yang mustajab (terkabulkan). Di sisi orang yang akan mendoakan saudaranya ini ada malaikat yang bertugas mengaminkan doanya. Tatkala dia mendoakan saudaranya dengan kebaikan, malaikat tersebut akan berkata: Aamiin. Engkau akan mendapatkan semisal dengan saudaramu tadi.” (HR. Muslim, no. 2733)

Namun dengan adanya kecanggihan teknologi di zaman sekarang, tentu hal tersebut bukanlah hal yang susah. Sebab bisa dicari dan bahkan ditonton di beberapa channel para ustadz yang mahir sesuai dengan kemampuan agamanya.

Tips Sehat Puasa Sunnah Idul Adha

Ada beberapa hal yangg bisa dilakukan agar umat senantiasa bisa sehat meski sedang menjalankan puasa. Diantaranya yakni sebagai berikut :

1.    Tetap Produktif

Hal pertama yang bisa dilakukan yakni tetap senantiasa produktif. Produktif maksudnya seperti tetap melakukan pekerjaan yang biasanya dilakukan.

Hanya saja, pekerjaan yang agak berat, mungkin bisa dikurangi agar tidak sampai menjadikan puasa batal.

Sedangkan sakit yang tidak sampai berefek pada anggota badan, tentu sobat tetap dalam melanjutkan puasa. Produktifitas sendiri juga bagian dari menambah keilmuan sebagaimana firman Allah dalam surat Al Mujadilah ayat 11 yakni ;

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوْا يَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ

Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, “Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, “Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.

2.    Menambah Amalan saat Puasa

Puasa merupakan salah satu aktivitas yang sangat dimuliakan. Dengan puasa, umat tetap dapat meningkatkan ketaqwaan dan ketaatan pada Allah Ta’ala.

Meski pada awalnya puasa terasa berat, namun bila rutin dan ikhlas saat melakukan, tentu hal tersebut tidak menjadi masalah. Selain itu, saat puasa, do’a juga bisa dipanjatkan dan berpeluang untuk dikabulkan.

Hanya saja, sebagai manusia, bukan terkabulnya doa yang diminta, melainkan tambahan kedekatan antara hamba dan PenciptaNya.

Beberapa amalan yang dapat dilakukan yakni dengan berdzikir, membaca Al Qur’an maupun mengikuti majelis keilmuan.

3.    Meningkatkan Menu Makanan

Hal selanjutnya yang bisa dilakukan yakni dengan meningkatkan menu makanan yang akan dihidangkan pada saat sahur maupun buka. Makanan sangat penting untuk menunjang kesehatan hamba.

Semakin bergizi menu yang dimakan, maka semakin baik pula kesehatan yang dimiliki. Puasa sendiri merupakan aktivitas yang dapat menunjang kesehatan. Sebab sistem metabolisme akan berusaha menstabilkan diri sebagai dampak positif dari adanya aktivitas puasa.

Pun dengan puasa, daya ingat dan kecerdasan seseorang dapat semakin meningkat sebab sudah terlatih untuk fokus.

Nah Sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan yang berkaitan dengan puasa Idul Adha dan beberapa tips agar tetap senantiasa dapat melaksanakan puasa sunnah dengan baik dan istiqomah untuk dilakukan. Semoga ulasannya dapat bermanfaat.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY