Antifa: Sebuah Gerakan Anti Fasisme, Pandangan Islam Pada Fasisme

0
104
antifa

Antifa – Sebuah kelompok anti fasis bernama Antifa dimasukkan oleh Presiden Donald Trump sebagai kelompok teroris. Presiden AS Donald Trump mengeluarkan pernyataan tersebut setelah demonstrasi besar-besaran di negaranya.

Demonstrasi besar yang terjadi di hampir seluruh negara bagian AS disebabkan oleh kematian seorang kulit hitam bernama George Floyd. George Floyd tewas setelah mendapat kekerasan dari polisi di Minneapolis, Minnesota.

Seorang plosi kulit putih menangkap dirinya kemudian menekan lututnya ke leher George Floyd. Tindakan itu yang diyakini sebagai penyebab kematian George Floyd. Setelah peristiwa itu, banyak terjadi aksi demonstrasi diikuti dengan penjarahan. Antifa yang mempunyai kepanjangan Anti-Fasis diduga memprovokasi aksi demonstrasi dan penjarahan di AS.

antifa

Apa Itu Fasisme yang ditolak Antifa?

Bagi yang belum tahu arti fasisme. Fasisme merupakan suatu paham atau ideologi politik yang menggunakan kekerasan dan bersifat otoriter. Setiap aturan dari pemerintah harus dipatuhi.

Pandangan Islam Mengenai Fasisme

Pemerintah fasis selalu menggunakan kekerasan dan cenderung otoriter dalam menerapkan kebijakan di suatu negara atau wilayah. Siapapun yang tidak mematuhi aturan dan hukum yang dibuat pemerintah, berarti dia layak dihukum bahkan hukuman mati.

Islam yang dikenal sebagai agama pembawa perdamaian jelas sangat bertolak belakang dengan ideologi fasisme. Islam tidak menggunakan kekerasan dalam kehidupan. Adapun hukuman seperti gantung, cambuk, semata-mata untuk mencegah perbuatan munkar semakin banyak.

Sobat Cahaya Islam dapat melihat bukti-bukti bahwa Islam adalah agama yang penuh kedamaian dan membawa kabar gembira bagi seluruh makhluk alam semesta. Berikut adalah beberapa bukti Islam sebagai agama pembawa kedamaian:

1. Selalu Mengutamakan Kedamaian

Islam datang sebagai agama yang menebar kedamaian bukan memecah belah. Anjuran perdamaian yang diserukan Islam merupakan bentuk ketaqwaan manusia kepada Allah. Rasulullah semasa hidupnya saat berperang tidak lantas menghabisi seluruh musuhnya. Mereka yang menyerah dibiarkan hidup. Perang yang dilakukan oleh Rasulullah adalah perang memerangi kemunkaran dan untuk membela Islam dari orang-orang kafir.

2. Islam Melarang Membunuh

Dalam Islam, membunuh satu orang sama dengan membunuh semua manusia di bumi. Islam sangat mengecam keras pembunuhan. Membunuh termasuk perbuatan yang merusak. Membunuh diperbolehkan oleh Islam jika untuk menegakkan aturan, seperti hukuman mati bagi seorang yang melakukan kejahatan dan pembunuhan dalam peperangan.

مَنْ قَتَلَ نَفْسًا بِغَيْرِ نَفْسٍ أَوْ فَسَادٍ فِي الْأَرْضِ فَكَأَنَّمَا قَتَلَ النَّاسَ جَمِيعًا وَمَنْ أَحْيَاهَا فَكَأَنَّمَا أَحْيَا النَّاسَ جَمِيعًا

“Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya.” (QS. Al Maidah: 32).

Islam sebagai agama pembawa kedamaian melarang perbuatan membunuh yang didasari emosi. Sekarang membunuh seakan menjadi perbuatan yang lumrah. Ada yang didasari karena sakit hati, takut disaingi, dll.

antifa

3. Tidak Memaksakan Keyakinan

Islam merupakan agama yang paling benar. Tetapi, Islam tidak memaksa setiap orang untuk beralih keyakinan menjadi Islam. Islam sangat menjunjung tinggi toleransi sesama manusia. Setiap orang memiliki pilihan keyakinannya masing-masing. Kelak yang akan mempertanggungjawabkan di hadapan Allah adalah orang itu sendiri. Bagimu agamamu, bagiku agamaku.

4. Orang Kafir Yang Benci Islam

Orang yang masih ditutup hati dan pikirannya dari kebenaran oleh Allah alias kafir, mereka akan selalu berusaha menentang Islam dengan ucapan-ucapannya. Bukan orang Islam yang pertama membuat permusuhan, tetapi parang orang-orang kafir dan musuh-musuh Islam. Sangat aneh apabila orang-orang Islam gemar menyulut api permusuhan.

antifa

5. Berdakwah Dengan Cara Baik

Dakwah dalam Islam haruslah dilakukan dengan cara yang baik. Islam membawa ajaran yang penuh kedamaian. Sudah seharusnya ajaran yang baik didakwahkan dengan cara yang baik pula. Maka orang-orang yang belum mendapat hidayah pelan-pelan akan menemukan jalan kebenaran.

Dari segi nilai dan pahamnya saja Islam sangat berbeda 100 % dari paham fasisme. Islam mengajarkan kelembutan dan kedamaian anatar sesama makhluk hidup. Tidak ada tindakan otoriter atau kekerasan dalam Islam. Islam memiliki tujuan untuk membawa kabar gembira bagi seluruh alam.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!