Malang Plaza Kebakaran – Baru – baru ini, berita Malang Plaza kebakaran cukup menghebohkan publik. Selain sebabnya yang terdiri dari beberapa faktor, juga ditemukannya ada kejanggalan yang menjadikan sebagian masyarakat mengira bahwasannya musibah tersebut tidak murni terjadi.
Sobat cahaya Islam, terlepas dari berita simpang siur, berita malang Plaza kebakaran tentu cukup mengejutkan bagi sejumlah kalangan khususnya yang memiliki usaha di tempat tersebut. Bagaimana tidak? Bisa jadi tempat tersebut merupakan satu – satunya tempat mata pencaharian mereka.
Bagaimana Umat Islam Menyikapi Kejadian Malang Plaza Kebakaran?
Kehebohan yang terjadi pada pemberitaan Malang Plaza yang kebakaran merupakan salah satu musibah yang memang sudah menjadi ketentuan takdir dari Allah Ta’ala.
Maka dari itu, seorang umat yang baik perlu memahami bahwa takdir bukanlah sebuah hal yang dapat diubah. Namun bukan berarti umat bisa pasrah dengan keadaan.
Di dalam Islam, wujud sikap pasrah bukanlah hal yang diajarkan oleh Rasulullah untuk menyongsong kehidupan ini.
Malah, umat haruslah senantiasa berusaha seoptimal mungkin dimanapun berada, agar tujuannya dapat dicapai terlepas dari takdir yang sudah Allah janjikan untuk umat.
Bahkan umat juga perlu memahami bahwa ada ranah yang bisa diusahakan manusia dan tidak perlu diusahakan.
Hal yang bisa diusahakan misalnya seperti mempelajari keilmuan, mencari pekerjaan dan menjadi sosok umat yang baik. Tentu umat perlu berusaha dan tidak memasrahkan diri hanya pada takdir semata.
Sedangkan hal yang tidak wajib diusahakan yakni berkaitan dengan ranah penciptaan manusi, jodoh dan kematian yang mereka alami. Umat idealnya tidak perlu membahas hal tersebut sebab ketiganya merupakan hak preogatif Allah.
Manfaat Bersyukur
Segala sesuatu yang terjadi di dunia tentu haruslah disyukuri. Sebab pasti setiap kejadian mengandung hikmah tersendiri.
Misalnya, kebakaran yang terjadi pada Mall Malang Plaza bisa menjadi suatu peringatan bagi umat agar senantiasa waspada dan berhati- hati kendati bangunan sudah terbukti kuat dan kokoh. Adapun beberapa manfaat dari mensyukuri nikmat Allah yakni sebagai berikut :
1. Meningkatkan Kesabaran
Manfaat pertama yang umat dapatkan yakni adanya peningkatan pada aspek kesabaran. Perlu dipahami bahwa adanya permasalahan yang terjadi seringkali menjadi ujian bagi umat.
Sebagai umat yang bertaqwa, tentu saja wajib bagi mereka untuk bersabar dan berusaha seoptimal mungkin melewati ujian tersebut. Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam surat Al Kahfi ayat 28 yakni sebagai berikut :
وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِيْنَ يَدْعُوْنَ رَبَّهُمْ بِالْغَدٰوةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيْدُوْنَ وَجْهَهٗ وَلَا تَعْدُ عَيْنٰكَ عَنْهُمْۚ تُرِيْدُ زِيْنَةَ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَاۚ وَلَا تُطِعْ مَنْ اَغْفَلْنَا قَلْبَهٗ عَنْ ذِكْرِنَا وَاتَّبَعَ هَوٰىهُ وَكَانَ اَمْرُهٗ فُرُطًا
Artinya : Dan bersabarlah engkau (Muhammad) bersama orang yang menyeru Tuhannya pada pagi dan senja hari dengan mengharap keridaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia; dan janganlah engkau mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti keinginannya dan keadaannya sudah melewati batas.
Semakin besar rasa sabar yang dimiliki, maka semakin luas peluang untuk menjadi hamba Allah yang bertaqwa.
2. Menerima Banyak Kebaikan
Rasa syukur yang umat miliki bisa menjadi magnet tersendiri untuk datangnya kebaikan. Bukan berarti umat menjadikan ini sebagai tameng bersyukur, namun banyaknya kebaikan yang diperoleh adalah sebuah kepastian dan merupakan karunia secara khusus yang Allah berikan.
Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam surat Al Isra ayat 7 yakni sebagai berikut :
اِنْ اَحْسَنْتُمْ اَحْسَنْتُمْ لِاَنْفُسِكُمْ ۗوَاِنْ اَسَأْتُمْ فَلَهَاۗ فَاِذَا جَاۤءَ وَعْدُ الْاٰخِرَةِ لِيَسٗۤـُٔوْا وُجُوْهَكُمْ وَلِيَدْخُلُوا الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوْهُ اَوَّلَ مَرَّةٍ وَّلِيُتَبِّرُوْا مَا عَلَوْا تَتْبِيْرًا
Artinya : Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan) itu untuk dirimu sendiri. Apabila datang saat hukuman (kejahatan) yang kedua, (Kami bangkitkan musuhmu) untuk menyuramkan wajahmu lalu mereka masuk ke dalam masjid (Masjidil Aqsa), sebagaimana ketika mereka memasukinya pertama kali dan mereka membinasakan apa saja yang mereka kuasai.
Tentu saja hanya hamba yang ikhlas dan berhati mulia yang akan mendapatkannya.
Nah sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan yang berkaitan dengan malang plaza kebakaran dan beberapa manfaat bersyukur yang bisa umat raih bila ikhlas menerimanya. Semoga bermanfaat.































