Kekuatan Doa Bantu Ringankan Vonis Richard Eliezer?

0
572

Vonis Richard Eliezer – Mejelis Hakim telah melangsungkan sidang pada tanggal 15 Februari 2023 atas pembunuhan Nofiansyah Yosua Hutabarat, lebih dikenal dengan Brigadir J. Vonis Richard Eliezer sebagai salah satu orang yang terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut. Majelis Hakim sudah menjatuhkan hukuman 1,5 tahun penjara untuk Richard Eliezer.

Pada tanggal 8 juli 2022 telah terjadi pembunuhan. Di mana Ferdy Sambo membunuh Brigadir bersama dengan beberapa rekannya, termasuk Richard Eliezer. Pihak kepolisian dan hakin sudah menyatakan jika kasus ini merupakan kasus pembunuhan berencana.

Richard Eliezer sendiri telah mendapatkan vonis hukumannya, walau sebelumnya Richard Eliezer dituntut mendapat hukuman 12 tahun penjara. Namun, karena beberapa hal membuat Richard mendapatkan status justice collaborator yang dapat meringankan hukumannya.

Latar Belakang Menarik Dibalik Vonis Richard Eliezer

Doa yang dipanjatkan olehnya dan keluarganya menjadi salah satu alasan Tuhan meringankan hukumannya. Richard Eliezer memang meminta ayah dan ibunya untuk tidak hadir dalam persidangan itu. Sebagai seorang anak, ia tidak ingin melihat orang tuanya menangis melihat keadaanya saat itu.

Doa orang tua memang selalu menyertai anaknya, seburuk apa pun perlakuan anaknya, orang tua tidak akan pernah membenci anaknya sendiri. Begitu juga keluarga Richard yang sudah mengikhlaskan apa pun yang akan terjadi pada putranya. Mereka hanya mampu berdoa dan meminta yang terbaik saja untuk putranya.

Agama Islam menjelaskan jika Allah akan menjabah doa baik orang tua untuk anaknya. Hal ini terjadi karena derajat orang tua yang sangat tinggi, terutama seorang ibu yang melahirkan anaknya.

Sobat Cahaya Islam, bahkan ada loh yang mengatakan jika doa seorang ibu adalah doa yang dapat menembus langit. Ketika seorang ibu berdoa untuk anaknya, maka doa tersebut akan langsung sampai di hadapan Allah, tanpa hijab sekalipun. Mungkin doa seperti inilah yang meringankan vonis Richard Eliezer.

Rasulullah SAW bersabda:

ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ، لاَ شَكَّ فِيْهِنَّ: دَعْوَةُ الْوَالِدِ عَلَى وَلَدِهِ، وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ

Artinya: “Ada tiga doa yang dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala yang tidak diragukan tentang doanya: Doa kedua orang tua terhadap anaknya, doa musafir-orang yang sedang dalam perjalanan, doa orang yang dizalimi.” (HR. Al-Bukhari)

Keutamaan Doa Orang Tua Untuk Anaknya

Allah memberikan kekuasaan ini karena beberapa sebab, yaitu:

1.     Perjuangan Merawat Anak

Pada dasarnya orang tua selalu berjuang untuk merawat anaknya. Ibu bersusah payah menjaga kita ketika dalam kandungan, belum lagi merasakan sakit ketika melahirkan. Perjuangan ayah juga tidak kalah berharga, dia berusaha mencukupi kebutuhan kita agar dapat merasakan kenyamanan dalam dunia ini.

Peran dan pengorbanan mereka yang seperti inilah yang membuat doa-doa mereka sangat dihargai oleh Allah SWT. Allah menjelaskan dalam Al-Quran.

وَوَصَّيْنَا الْاِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ اِحْسَانًا ۗحَمَلَتْهُ اُمُّهٗ كُرْهًا وَّوَضَعَتْهُ كُرْهًا ۗوَحَمْلُهٗ وَفِصٰلُهٗ ثَلٰثُوْنَ شَهْرًا ۗحَتّٰىٓ اِذَا بَلَغَ اَشُدَّهٗ وَبَلَغَ اَرْبَعِيْنَ سَنَةًۙ قَالَ رَبِّ اَوْزِعْنِيْٓ اَنْ اَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِيْٓ اَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلٰى وَالِدَيَّ وَاَنْ اَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضٰىهُ وَاَصْلِحْ لِيْ فِيْ ذُرِّيَّتِيْۗ اِنِّيْ تُبْتُ اِلَيْكَ وَاِنِّيْ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

“Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Masa mengandung sampai menyapihnya selama tiga puluh bulan, sehingga apabila dia (anak itu) telah dewasa dan umurnya mencapai empat puluh tahun dia berdoa, “Ya Tuhanku, berilah aku petunjuk agar aku dapat mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau limpahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku dapat berbuat kebajikan yang Engkau ridai; dan berilah aku kebaikan yang akan mengalir sampai kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada Engkau dan sungguh, aku termasuk orang muslim.”

2.     Tanggung Jawab Mendidik Anak

Beratnya tanggung jawab orang tua untuk mendidik anaknya, mereka akan mengerahkan seluruh tenaganya untuk membawa anaknya ke arah yang baik. Mereka juga harus mempertanggungjawabkan apa yang anaknya perbuat selama masa didikannya.

Prosesnya tidak akan mudah, oleh karena itu Allah menganugrahkan keutamaan doa orang tua untuk kebaikan anaknya.

Ridha Allah adalah ridha orang tua. Ketika orang tua memanjatkan doa kepada Allah, Allah akan dengan mudah mengabulkannya. Maka dari itu, sebaiknya kita selalu meminta doa dan ridha orang tua ketika hendak melakukan sesuatu.

Jika doa ibu selalu mengiri langkah kita, maka Allah pun akan meringankan langkah kita. Ketika kita sedang berjuang dan orang tua mendoakan kita, maka niscaya perjuangan kita akan berbuah manis.  Itulah kehebatan doa orang tua.

Dari kisah Richard Eliezer yang selalu berbakti kepada ibunya juga doa ibunya yang selalu menyertainya berhasil membuatnya mendapatkan keringanan hukuman itu. Latar Belakang vonis Richard Eliezer bisa Sobat Cahaya Islam jadikan pelajaran untuk hidup kita.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY