Hari Guru – Beberapa hari ini, hampir sebagian generasi Indonesia merayakan Hari Guru baik secara online maupun offline. Dalam kondisi pandemi seperti sekarang, rasanya memang tak mungkin untuk merayakan hari tersebut dengan maksimal dan selebrasi besar – besaran.
Sobat Cahaya Islam, perayaan hari Guru sekaligus menjadi momen umat untuk mengenang jasa para guru yang tiada tara.
Bagaimana Respon Umat Seharusnya terhadap Hari Guru?
Sobat Cahaya Islam, jasa para guru tentunya tak terhingga bagi umat walaupun ada selebrasi Hari Guru. Idealnya, guru tidak hanya identik dengan beliau yang mengajari Sobat di sekolah secara formal. Sebab pendidikan pertama terjadi tidak di sekolah, melainkan di keluarga alias rumah umat sendiri.
Dalam Islam, umat juga sudah mengetahui bahwa Ibu adalah madrasah pertama bagi anak – anaknya. Sudah selayaknya bila ucapan besar kita layangkan untuk para ibu yang sudah mengajari anaknya tanpa lelah.
Selain ibu, ada juga ayah dan keluarga besar yang turut membesarkan umat dengan segenap prinsip hidup dan nilai kekeluargaan yang telah tertancap kuat dalam hati umat.
Namun, perayaan hari guru bukanlah waktu satu – satunya untuk mengucapkan terima kasih. Harusnya, setiap hari menjadi hari dimana Sobat Cahaya Islam senantiasa mengucapkan terima kasih atas segala jasa dan rasa kasih sayang terhingga untuk anaknya.
Selain itu, ada para pendidik formal maupun non-formal di sekolah yang juga tanpa pamrih mengajarkan umat untuk menjadi generasi pendobrak peradaban.
Namun, nampaknya hari Guru hanyalah menjadi selebrasi belaka. Sebab, banyak fakta besar yang tak bisa umat hindari yakni momen dimana banyak para guru harus tersakiti lantaran sikap tak baik [ara anak didiknya.
Kondisi pandemi yang mengakibatkan pembelajaran online juga menyebabkan para generasi mau tak mau harus mengadakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Tak disangka, ternyata kondisi ini menjadikan sebagian besar generasi kehilangan kepribadian Islam.
Tips Mengapresiasi Pendidik di Momen Hari Guru
Sobat Cahaya Islam, terdapat beberapa cara bagi umat dalam mengapresiasi para pendidik di momen spesial tersebut. Beberapa tips diantaranya adalah :
1. Mendo’akan yang Terbaik
Mendo’akan kebaikan untuk guru dapat juga umat lakukan di momen perayaan hari pendidik. Alangkah lebih baiknya, di momen spesial tersebut umat dapat lebih banyak memberikan porsi do’a lebih untuk umat.
Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam surat Al Baqarah ayat 186 yakni :
وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌ ۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ
Artinya : Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku Kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran.
2. Mengucapkan Terima Kasih dengan Tulus
Selain itu, umat juga dapat merayakan momen tersebut dengan pemberian ucapan terima kasih dengan tulus hati. Ketulusan tentu tak hanya diukur dari pemberian hadiah yang mahal, namun juga bagaimana para generasi memberikan apresiasi setinggi – tingginya.


Misalnya, para generasi senantiasa berlaku sopan terhadap para pengajar. Selain itu, menunjukkan rasa tawadhu’ juga dapat upaya yang baik untuk mengapresiasi para guru.
3. Memberikan Pemberian yang Terbaik
Selain itu, umat juga dapat memberikan hadiah terbaik untuk sang pendidik. Tentu, hadiah tersebut tidaklah sebanding dengan jasa pendidik yang telah mencurahkan segala tenaga dan waktunya untuk mengajarkan banyak hal pada umat.
Nah Sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan mengenai Hari Guru dan beberapa tips yang dapat umat lakukan sebagai bentuk apresiasi umat terhadap gurunya.
Semoga ulasan ini dapat menjadi referensi umat agar semakin menghargai dan mendo’akan para guru yang sudah berjuang hebat untuk umat.






























