Memaknai Kaki yang Membawa ke Surga

0
330
kaki yang membawa ke surga

Kaki yang membawa ke surga – Makna ‘kaki yang membawa ke surga’ dalam pandangan Islam merujuk pada hadits surga di bawah telapak kaki ibu. Maknanya, bakti dan kepatuhan Sobat terhadap ibu akan menjadi jalan seorang anak mendapatkan ridha dari Allah dan akan mendapatkan surga. Kiasan tersebut menekankan bahwa kedudukan ibu sangat mulia.

Makna Ungkapan Kaki yang Membawa ke Surga

Ibu memiliki kedudukan yang sangat mulia terbukti dengan salah satu ungkapan yang populer adalah ‘surga ada di telapak kaki ibu’. Makna dari ungkapan ini menegaskan pentingnya berbakti kepada ibu agar memperoleh rida darinya. Tanpa keridhoan seorang ibu, sulit bagi seorang anak untuk mendapatkan kebahagiaan dunia maupun akhirat.

Siapa saja yang menginginkan surga hendaknya merendahkan hati untuk mendapatkan ridha ibunya.  Siapa yang mendapatkan ridha dari ibunya, maka ia bisa masuk surga. Siapa yang tidak mendapatkan ridha, maka Sobat bisa terhalang dari surga.

Hadis ini memang dinilai dhaif oleh sebagian ulama karena sanadnya lemah. Namun, makna yang terkandung tetap sejalan dengan banyak hadis sahih lain yang menegaskan keutamaan berbakti kepada ibu. Berikut ini isi hadits yang tepat yang menggambarkan kedudukan ibu dalam agama Islam:

Wahai rasulullah, aku ingin berperang. Maka aku memohon saran darimu. Nabi bertanya, apakah kamu memiliki seorang ibu? Jawab Jahimah, Ya. Lantas nabi pun bersabda, kalau begitu, tetaplah bersamanya. Karena surga berada di bawah kedua kakinya.” 1

Makna ungkapan ‘kaki yang membawa ke surga’ mempertegas kedudukan ibu dalam sudut pandang Islam. Berbakti kepada ibu berarti tidak membangkang, tidak menyakitinya, serta selalu tunduk dan merendahkan diri di hadapannya. Sikap berbakti kepada orang tua, maka seorang anak menjaga dirinya dari perilaku durhaka yang dapat menutup pintu surga.

Contoh Berbakti kepada Ibu

Kedudukan orang tua terutama ibu, sangat mulia dalam ajaran Islam. Ibu telah mengandung, menyusui, hingga merawat anak penuh kasih sayang. Oleh karena itu, Islam menekankan kewajiban berbakti kepada ibu dengan sepenuh hati. Al-Qur’an dan hadits memberikan perintah jelas tentang berbakti kepada orang tua.

kaki yang membawa ke surga

Perintah ini menunjukkan pentingnya menghormati dan memuliakan mereka sepanjang hidup sejalan dengan ungkapan ‘kaki yang membawa ke surga’. Perintah untuk menghormati orang tua, utamanya ibu terdapat pada ayat:

“Kami mewasiatkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah dan menyapihnya dalam dua tahun. (Wasiat Kami,) “Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu.” Hanya kepada-Ku (kamu) kembali. 2

Seorang mukmin yang beriman dituntut menjaga keridhaan orang tua, khususnya ibu. Menghormati, membantu, dan mendoakan mereka menjadi bagian amal shalih. Ada banyak bentuk nyata dalam berbakti kepada ibu, baik ketika beliau masih hidup maupun setelah wafat.

Jika ibu masih hidup, sejalan dengan ungkapan ‘kaki yang membawa ke surga” dapat Sobat wujudkan dengan: 

  • Menjaga tutur kata yang sopan dan penuh kasih sayang.
  • Membantu dalam pekerjaan rumah atau kebutuhan finansial.
  • Memberikan perhatian, waktu, serta kasih sayang.
  • Merawat dengan tulus ketika sakit.
  • Mendengarkan keluhan serta memberi dukungan emosional.

Jika ibu telah wafat, seorang anak tetap dapat berbakti dengan:

  • Mendoakan serta memohonkan ampunan untuknya.
  • Menjaga amanah dan ajaran kebaikan yang ditinggalkan.
  • Mengadakan doa bersama dan memohon maaf atas kesalahannya kepada orang lain.
  • Menjaga hubungan baik dengan kerabat ibu.
  • Menjadi pribadi yang baik dan mengikuti teladan kebaikan yang diwariskan.

Berbakti kepada ibu bukan sekedar kewajiban, tetapi juga jalan menuju ridho Allah SWT sejalan dengan ungkapan ‘kaki yang membawa ke surga’. Seorang anak yang ikhlas menghormati dan memuliakan ibunya akan mendapatkan kemuliaan hidup, bahkan surga yang Allah janjikan.


  1. (sunan An Nasai, no. 3104 dan ibnu Majah, no. 2781) ↩︎
  2. (Al Luqman ayat 14) ↩︎

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY