Ayah Taqy Malik, Pelaku Penyimpangan Seksual

0
947
ayah Taqy Malik

Ayah Taqy Malik – Beberapa hari yang lalu, berita terkait ayah Taqy Malik membanjiri beberapa kanal media.

Tentu saja, hal ini menjadikan pihak keluarga harus banyak meladeni pertanyaan – pertanyaan kepo dari para wartawan.

Ayah kandung dari Taqy Malik tersebut dikabarkan telah melakukan penyimpangan seksual terhadap istri keduanya.

Dari pemberitaan yang beredar, istri keduanya adalah seorang model dari majalah dewasa.

Niat ayah Taqy sendiri ingin mengajak hijrah istrinya dari dunia kelam. Masya Allah.

Sobat Cahaya Islam, perkara yang ayah Taqy Malik hadapi bisa saja umat lainnya alami. Terlepas dari benar atau tidaknya masalah tersebut, umat Islam tetap harus berjaga – jaga.

Sebab, perkara yang demikian dapat terjadipada siapa saja. Bahkan ustadz sekalipun bisa saja terkena perkara tersebut sebab mereka juga manusia biasa.

Bagaimana Seharusnya Umat Merespon Perkara Ayah Taqy Malik?

ayah Taqy Malik

Sobat Cahaya Islam, setiap aktivitas yang umat lakukan adalah suatu hal yang mereka pertanggungjawabkan kelak di akhirat.

Termasuk adanya pemberitaan bahwa ayah Taqy Malik melakukan penyimpangan seksual terhadap istrinya sendiri. Padahal dari pihak internal Taqy Malik membantah hal tersebut telah dilakukan.

Dari berita yang beredar, banyak yang menyayangkan bahwa ayah dari Taqy Malik menjadi pelaku penyimpangan seksual pada istri keduanya.

Hal tersebut umat dapati manakala sang istri kedua berkoar bahwa Ia telah mendapat penganiayaan berupa anal seks saat sedang haid. Wallahua’lam.

Terlepas dari berita benarnya ataupun tidak, perilaku anal seks tersebut merupakan aktivitas yang terlarang dalam Islam. Jika umat muslim nekat melakukannya, maka konsekuensinya yakni mendapatkan dosa. Naudzubillah.

Namun, nampaknya orientasi seksual seperti hal demikian malah menjadi trend untuk sebagian umat. Darimana umat mendapatkan informasi tersebut?

Tentu dari pesatnya kecanggihan teknologi sekarang. Padahal, jika umat telisik lebih lanjut, kecanggihan teknologi sekarang sedang dalam genggaman selain umat muslim.

Jika kondisinya demikian, maka bisa kita pastikan bahwa kecenderungan arah teknologi sekarang tentu tidak berpihak pada umat Islam bukan?

Termasuk dari segi informasi terkait orientasi seksual itu sendiri. Sebagian umat banyak yang beranggapan bahwa makna dari seksual itu sendiri untuk menuntaskan hawa nafsu yang ada dalam diri mereka.

Rujukan Ayat

Padahal telah jelas dalam Islam, Allah SWT sampaikan bahwa aktivitas tersebut bertujuan untuk melahirkan generasi Islam yang mulia. Hal tersebut hanya dapat umat lalui dengan pernikahan yang syar’i.

Hal ini sesuai dengan firman Allah Ta’ala dalam surat Al Baqarah ayat 187 yakni :

أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ ٱلصِّيَامِ ٱلرَّفَثُ إِلَىٰ نِسَآئِكُمْ ۚ هُنَّ لِبَاسٌ لَّكُمْ وَأَنتُمْ لِبَاسٌ لَّهُنَّ ۗ عَلِمَ ٱللَّهُ أَنَّكُمْ كُنتُمْ تَخْتَانُونَ أَنفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنكُمْ ۖ فَٱلْـَٰٔنَ بَٰشِرُوهُنَّ وَٱبْتَغُوا۟ مَا كَتَبَ ٱللَّهُ لَكُمْ ۚ وَكُلُوا۟ وَٱشْرَبُوا۟ حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ ٱلْخَيْطُ ٱلْأَبْيَضُ مِنَ ٱلْخَيْطِ ٱلْأَسْوَدِ مِنَ ٱلْفَجْرِ ۖ ثُمَّ أَتِمُّوا۟ ٱلصِّيَامَ إِلَى ٱلَّيْلِ ۚ وَلَا تُبَٰشِرُوهُنَّ وَأَنتُمْ عَٰكِفُونَ فِى ٱلْمَسَٰجِدِ ۗ تِلْكَ حُدُودُ ٱللَّهِ فَلَا تَقْرَبُوهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ ٱللَّهُ ءَايَٰتِهِۦ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُونَ

Artinya : Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri’tikaf dalam mesjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.

Apa Faktor yang Menyebabkan Umat Tak Memahami Tujuan Pernikahan?

ayah Taqy Malik

Sobat Cahaya Islam, perlu umat ketahui bahwa perilaku menyimpang seksual tersebut terjadi manakala filosofi terkait pernikahan belum umat pahami secara mendalam.

Pun juga dengan tujuan dari pernikahan itu sendiri. Idealnya, tujuan awalnya yakni untuk melahirkan keturunan yang berbudi luhur dan mulia.

Dalam Islam, terdapat seperangkat aturan yang umat lalui agar terwujud keluarga yang sakinah, mawaddah dan warahmah.

Nah sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan mengenai  perkara yang Ayah Taqy Malik hadapi terlepas dari kebenaran berita tersebut. Semoga artikel ini dapat menjadi referensi bagi umat untuk lebih giat lagi dan hati – hati dengan aktivitas penyimpangan seksual yang semakin beredar.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY