Harun Yahya Menyangkal Evolusi Darwin, Bagaimana dengan Islam?

0
1304

Harun Yahya – Tidak disangka nama pena Harun Yahya dengan banyak buku-bukunya yang laris di Indonesia itu kini menjadi orang yang dijatuhi hukuman penjara lebih dari 1.000 tahun oleh pemerintah Turki. Hal ini dikarenakan Adnan Oktar atau si pemilik nama pena Harun Yahya tersebut telah tercatat dalam 10 kasus pidana dengan beragam kasus.

Pemerintah Turki menjatuhi hukuman kepada Harun Yahya bukan tanpa alasan. Penulis buku “Atlas of Creation” tersebut telah menyangkal teori evolusi dari Charles Darwin. Yahya mengatakan bahwa teori yang diciptakan Darwin adalah omong kosong. Tidak ada bukti nyata yang bisa membenarkan teori Darwin, sehingga dengan kontroversinya Yahya berkata bahwa manusia tidak ada yang berevolusi. Manusia sama dari dulu hingga sekarang.

Sosok Harun Yahya juga dikenal sebagai tokoh kontroversional. Dia diketahui membagikan buku karangannya secara gratis ke masyarakat global untuk membuka pikiran dan agar sama-sama menolak teori evolusi Darwin. Yahya berkata bahwa teori evolusi Darwin telah menyalahi dan bertentangan dengan Al-Quran.

Menanggapi hal ini pemerintah Turki mengusut kasus Yahya dan menetapkannya dengan beberapa dakwaan, seperti memimpin geng kriminal, pelecehan seksual, pemerasan, pemerkosaan, penipuan, spoinase politik dan militer, serta pemerasan. Atas pemikirannya yang menentang keras evolusi Darwin, Harun Yahya juga dianggap sebagai kreasionisme Islam.

Pemikiran Harun Yahya dan Teori Evolusi Darwin, Dari Manakah Asal Manusia Sebenarnya?

Kabar dipenjarakannya Harun Yahya cukup mengejutkan publik. Yahya terkenal dengan gagasannya tentang kepalsuan teori evolusi Darwin. Setiap agama memiliki cara pandang tersendiri tentang bagaimana asal-usul manusia diciptakan hingga memiliki postur tubuh yang sempurna dibanding makhluk lainnya.

Dalam Islam sendiri telah disebutkan bahwa manusia pertama, yaitu Nabi Adam AS diciptakan Allah dari segumpal tanah. Lalu, bagaimana dengan manusia purba seperti yang biasa kita dengar pada pelajaran Sejarah? Lebih dahulu mana antara Adam dan manusia purba tersebut? Simak ulasannya berikut ini:

1.     Nabi Adam dan Manusia Purba

Dalam Islam kita mengenal bahwa manusia adalah keturunan Nabi Adam dan Ibu Siti Hawa. Keduanya diciptakan dari segumpal tanah yang kemudian Allah tiupkan ruh. Sementara jika mengacu pada ilmu pengetahuan atau sebuah penelitian kita akan banyak bertemu dengan teori evolusi dari Darwin.

Meski tidak ada bukti dalam Al-Quran tentang teori yang dicetuskan Darwin. Namun, kita tidak boleh menolak atau tidak sependapat dengan sebuah ilmu pengetahuan atas dasar Al-Quran. Karena mengaitkan ilmu pengetahuan yang tidak dibahas secara detail dalam Al-Quran adalah perbuatan yang kurang baik.

2.     Kisah Manusia dalam Al-Quran

Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa manusia diciptakan dari segumpal tanah dan ditiupkan ruh ke dalamnya. Namun, tentunya ada proses di antara penciptaan segumpal tanah dan peniupan ruh tersebut. Akan tetapi, dalam Al-Quran hanya dijelaskan bagian awal penciptaan manusia dan bagian akhir saat manusia akan hidup. Di antara proses menciptakan manusia hingga hidup ada proses yang dalam Al-Quran tidak dijelaskan.

Dalam Al-Quran dijelaskan sebagai berikut:

“Dan Sesungguhnya kami Telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah” (QS. Al-Mu’minun: 12)

Sobat Cahaya Islam, terlepas dari benar atau tidaknya teori evolusi Darwin. Dasar penolakan dari teori Darwin yang dibuat oleh Harun Yahya sebaiknya tidak disangkutpautkan dengan Al-Quran. Wallahu a’lam.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY