3 Sikap Calon Pemimpin Pengganti Doni Monardo

0
51

Doni Monardo – Ketua Satgas Covid Indonesia Bapak Doni Monardo telah purna dari tugasnya. Hal ini menunjukkan bahwa sudah setahun lebih Indonesia bersanding dengan Covid – 19. Namun, sampai sekarang pandemi masih terus saja menjadi momok bagi umat. Walaupun demikian, umat tak boleh menyerah.

Sobat Cahaya Islam, menjadi pemimpin dalam penanganan pandemi seperti bapak Doni Monardo bukanlah hal yang mudah. Sebab di pundaknya lah strategi dan mekanisme penanganan covid – 19 dibebankan. Sehingga, ketika seorang pemimpin telah memasuki fase purna tugas maka segala program dan kebijakan akan berpindah secara langsung pada pemimpin yang baru.

Harapan Umat Untuk Pengganti Doni Monardo

Doni Monardo

Secara umum, kepemimpinan merupakan suatu hal yang penting untuk diawasi dan dikontrol bagi masyarakat. Termasuk halnya kepemimpinan khusus untuk menangani pandemi. Kendati demikian, umat juga turut membantu dengan mematuhi protokol kesehatan yang sudah dibuat.

Dengan adanya pergantian pemimpin dalam Satgas Covid Indonesia, umat berharap agar kondisi pandemi dapat segera berakhir melalui berbagai riset dan teknologi yang sudah dikerahkan. Sebab jika dibiarkan berlarut – larut dengan penanganan yang ala kadarnya, malah ditakutkan akan tambah memperburuk keadaan bangsa.

Doni Monardo Purna Tugas, Apa saja Sikap yang Dibutuhkan Seorang Pemimpin?

Doni Monardo

Untuk dapat dicintai dan disegani oleh masyarakat, maka ada beberapa hal yang perlu diinternalisasikan dalam diri calon pemimpin. Beberapa diantaranya yakni :

1. Keahlian

Hal pertama yang perlu diupayakan bagi calon pemimpin adalah keahlian di bidangnya. Hal ini sangat urgen mengingat keahlian tersebut akan dijadikan basic component dalam menyelesaikan segaia permasalahan. Masalah akan semakin runyam bukan jika tidak ditangani oleh ahlinya?

Apalagi terkait dengan masalah kesehatan ummat tentu yang dipilih pun harus lerlatar belakang kesehatan dan didukung oleh beberapa penelitian yang sudah dijalankan. Banyaknya penelitian yang dilakukan memang tidak menjadk penentu apakah si calon adalah orang yang tepat.

Namun, dengan melakukan berbagai penelitian setidaknya calon tersebut pernah melakukan kajian yang mendalam bukan? Hal ini juga sesuai dengan penyampaian Rasulullah SAW dalam sabdanya untuk tidak menyerahkan kepemimpinan pada orang yang tidak ahli yakni :

Dari Abu Dzarr berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يَا أَبَا ذَرٍّ إِنِّى أَرَاكَ ضَعِيفًا وَإِنِّى أُحِبُّ لَكَ مَا أُحِبُّ لِنَفْسِى لاَ تَأَمَّرَنَّ عَلَى اثْنَيْنِ وَلاَ تَوَلَّيَنَّ مَالَ يَتِيمٍ

“Wahai Abu Dzarr, sesungguhnya aku melihatmu adalah orang yang lemah dan aku sangat senang memberikanmu apa yang aku senangi untuk diriku sendiri. Janganlah engkau menjadi pemimpin atas dua orang dan janganlah pula engkau mengurusi harta anak yatim.” (HR. Muslim no. 1826)

2. Analisis yang Mendalam

Selain keahlian, seorang pemimpin juga diharuskan memiliki cara berfikir yang kritis serta memiliki kedalaman analisis yang tajam. Sebab masalah kesehatan yang sedang dihadapi bukanlah kesehatan ala kadarnya.

Namun masalah yang berkaitan dengan umat manusia secara global. Sehingga jika si calon tidak memiliki kekuatan analisis yang mendalam ditakutkan malah memberatkan amanah. Alih – alih masalah menjadi beres, malah semakin runyam.

3. Mengedepankan Amanah

Selain kedua hal diatas, seorang pemimpin juga diharuskan mampu untuk memprioritaskan amanahnya terutama sebagai seorang pemimpin. Hal ini juga menyebabkan si calon akan kehilangan banyak tenaga, pemikiran serta waktu bersama keluarga. Kendati demikian, bagi seorang pemimpin yang sudah ikhlas menjalankan amanah serta mengkoordinir para anggota akan mendapat jaminan surga dari Allah Ta’ala.

Nah Sobat Cahaya Islam, itulah pandangan Islam mengenai pergantian bapak Doni Monardo sebagai Ketua Satgas Covid – 19 dalam pandangan Islam. Beberapa hal yang dibutuhkan sebagai seorang pemimin yang sudah diulas bukan hanya dikhususkan bagi pemimpin untuk penanganan pandemi saja, namun berlaku bagi siapapun yang Allah SWT berikan kesempatan untuk menjadi pemimpin.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY