Zina Dianggap Wajar dan Pernikahan Dianggap Beban, Apakah Sudah Terjadi Pergeseran Nilai?

0
404
zina dianggap wajar

Zina dianggap wajar – Dalam beberapa pandangan seolah zina dianggap wajar dan pernikahan dianggap beban. Hal ini merupakan isu kompleks yang melibatkan perbedaan nilai serta norma sosial. Modernisasi dan globalisasi dianggap sebagai pemicu pergeseran norma-norma tradisional, termasuk dalam pernikahan dan hubungan seksual. 

Mengapa Zina Dianggap Wajar dan Pernikahan Dianggap Beban?

Dalam Islam, menikah tidak seharusnya menjadi sebuah beban karena pernikahan merupakan ibadah, sunnah nabi dan cara menyempurnakan agama. Pernikahan bisa menjadi sebuah beban karena tingginya biaya karena harus mengadakan resepsi, mahar, hingga kebutuhan rumah tangga. 

Seorang laki-laki dalam Islam wajib membiayai istri dan anaknya dengan baik. Laki-laki tidak boleh menggunakan harta istri, sebab keuangan istri adalah hak istri. Jika sang suami tidak bisa memenuhi kebutuhan keluarga, maka akan menjadi sumber beban lain. Kurangnya pemahaman tentang tujuan dan tanggung jawab pernikahan membuat seseorang tidak siap.

Membangun keluarga harmonis memang membutuhkan kesabaran, pengertian dan komitmen. Jika salah satu pihak tidak siap, maka pernikahan bisa menjadi sumber konflik. Banyak yang menganggap zina merupakan hubungan yang lebih ringan karena tidak ada beban untuk menafkahi dan membangun keluarga. 

Namun, zina seolah menjelma sebagai perangkat Sobat untuk terlena menumpuk dosa. Zina dianggap wajar dan pernikahan dianggap beban merupakan pemandangan kontras, sebab bertentangan dengan nilai sosial dan agama. Sementara pernikahan merupakan ikatan sakral dengan tujuan mulia. 

Zina merupakan hubungan seksual laki-laki dan perempuan yang bukan pasangan sah. Hal ini termasuk pertemuan intim di luar ikatan pernikahan yang sah menurut hukum Islam. Zina merupakan pelanggaran serius terhadap hukum Allah dan Islam sangat melarangnya sebagaimana ayat:

“Dan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah perbuatan keji dan jalan yang buruk” 1

Banyak orang menganggap zina itu perbuatan wajar, namun Islam melarang karena banyak dampak negatifnya. Zina memiliki dampak yang luas tidak hanya terhadap pribadi, seperti:

  • Kerusakan sosial
  • Kehancuran keluarga
  • Penyebaran penyakit
  • Kerusakan moral

Oleh karena itu jangan lagi zina dianggap wajar dan pernikahan dianggap beban. Islam dengan tegas menetapkan sanksi kepada pelaku zina. 

Mengapa Islam Menganjurkan Pernikahan?

Seluruh agama pun telah menyatakan bahwa perbuatan zina itu terlarang. Hukuman pelaku zina sangat berat karena telah merampas kehormatan dan merusak nasab. Padahal ajaran Islam menekankan umat Islam agar menjaga kehormatan jiwa, agama, nasab, dan harta. Zina sebagaimana hadits:

Kehormatan para istri mujahidin dari orang yang hanya berdiam di rumah mereka adalah seperti kehormatan ibu mereka sendiri. Jika seseorang yang tidak berjihad berjanji untuk melindungi seorang istri para mujahid lalu ia khianat, maka di hari kiamat mujahid tersebut akan mengambil amalan kebaikan orang yang berkhianat tadi. Lalu bagaimana pendapat kalian dalam hal ini?2

zina dianggap wajar

Islam menganjurkan pernikahan dan melarang zina lantaran banyak manfaat dan tujuan mulia. Pernikahan merupakan wujud syariat Islam untuk menjaga nasab. Melalui pernikahan, Sobat akan mendapatkan kehormatan diri dari perbuatan zina. Selain itu, menikah adalah mengikuti jejak Nabi Muhammad.

Saat terjadi pergeseran zina dianggap wajar dan pernikahan dianggap beban, Sobat harus merenungkannya kembali. Selain zina mengakibatkan banyak kerugian untuk individu dan masyarakat, dosanya pun sangat besar. Sedangkan pernikahan termasuk sunnah nabi yang berarti merupakan jalan yang penuh berkah dari Allah.

Menikah juga merupakan cara menjaga kesucian diri yang kerap berkaitan dengan moralitas masyarakat. Menjaga kesucian diri dengan bersikap menahan dari apa yang haram merupakan kewajiban. Oleh karena itu, Rasulullah menganjurkan anak-anak muda bagi yang telah mampu untuk menikah. 

Pendapat zina dianggap wajar dan pernikahan dianggap beban merupakan kekeliruan besar. Zina merupakan dosa besar dengan akibat yang merugikan diri sendiri dan masyarakat. Sedangkan pernikahan merupakan teladan Rasulullah yang mendatangkan banyak keberkahan.


  1. (QS. Al-Isra: 32) ↩︎
  2. (HR. Muslim no. 1897) ↩︎

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY