Heboh Tawuran di Jogja, Padahal Terlarang dalam Islam

0
1207
Tawuran di Jogja

Tawuran di Jogja – Belakangan ini terjadi hal yang menghebohkan dan mengkhawatirkan di kalangan masyarakat Indonesia. Salah satu di antara kejadian tersebut, ada aksi tawuran di Jogja yang menghebohkan.

Tentu saja banyak orang yang menyayanginya terjadi aksi tawuran tersebut. Apalagi Jogja sebelumnya terkenal sebagai kota yang aman dan tentram.

Peristiwa Tawuran di Jogja

Berdasarkan informasi yang beredar, tawuran di Jogja terjadi sejak Minggu 4 Juni kemarin sore dan baru berhenti di malam hari. Setelah tawuran terjadi, tampak sisa-sisa kerusuhan tersebut masih tersisa di Jalan Tamsis atau Taman Siswa.

Polisi dengan senjata lengkap juga masih terlihat berjaga meskipun massa sudah bubar. Sebelumnya Jalan Tamsis sempat ditutup dan akhirnya buka kembali yang membuat lalu lintas berjalan lancar.

Menurut kabar yang tersebar, salah satu kelompok dalam tawuran tersebut dievakuasi memakai truk polisi. Usai kelompok itu pergi, sejumlah sepeda motor tampak pihak keamanan letakkan di tengah jalan.

Tidak lama berselang, polisi menepikan motor tersebut dan mengangkutnya dengan truk polisi. Di sejumlah lokasi, beberapa orang tampak berkerumun sekaligus berjaga-jaga.

Dalam aksi tawuran yang terjadi di Jalan Tamsis, kabarnya massa saling melempar batu serta berlarian. Bahkan salah satu penduduk mengatakan aksi tersebut sangat menakutkan.

Aksi Tawuran dalam Islam

Sobat Cahaya Islam, belakangan ini masyarakat merasa prihatin dengan maraknya aksi tawuran di berbagai kalangan. Terbaru ada aksi tawuran di Jogja yang membuat banyak orang ketakutan sekaligus khawatir.

Bahkan sering kali aksi tawuran seperti ini menuju kepada tindakan kriminalitas yang membahayakan. Ironisnya lagi, tindakan brutal seperti itu tak lagi mencerminkan seseorang yang mempunyai budi pekerti.

Padahal, masyarakat Indonesia terkenal sebagai warga yang sopan, baik, dan berbudi pekerti luhur. Akibat aksi tawuran yang terjadi, tidak sedikit orang sampai kehilangan nyawanya.

Fakta tersebut jelas saja bertentangan dengan ajaran islam. Bagaimana tidak, islam adalah agama yang selalu mengajarkan kerukunan dan kedamaian antara sesama manusia.

Alasan Islam Melarang Aksi Tawuran

Sobat Cahaya Islam, karena membahayakan dan merugikan, tak heran jika islam melarang aksi tawuran apapun alasannya. Berikut ini beberapa alasan islam melarang dengan tegas aksi tawuran di berbagai kalangan.

1.       Perbuatan Mencelakai Orang Lain

Islam melarang aksi tawuran lantaran mencelakai orang lain yang hukumnya jelas dosa. Terlebih jika aksi tawuran tersebut sampai menyebabkan nyawa seseorang ataupun banyak orang hilang.

Tawuran di Jogja

Padahal, islam sudah melarang dengan tegas membunuh orang lain apalagi jika ia tidak bersalah. Hal ini sejalan dengan:

مِنْ أَجْلِ ذَٰلِكَ كَتَبْنَا عَلَىٰ بَنِىٓ إِسْرَٰٓءِيلَ أَنَّهُۥ مَن قَتَلَ نَفْسًۢا بِغَيْرِ نَفْسٍ أَوْ فَسَادٍ فِى ٱلْأَرْضِ فَكَأَنَّمَا قَتَلَ ٱلنَّاسَ جَمِيعًا وَمَنْ أَحْيَاهَا فَكَأَنَّمَآ أَحْيَا ٱلنَّاسَ جَمِيعًا ۚ وَلَقَدْ جَآءَتْهُمْ رُسُلُنَا بِٱلْبَيِّنَٰتِ ثُمَّ إِنَّ كَثِيرًا مِّنْهُم بَعْدَ ذَٰلِكَ فِى ٱلْأَرْضِ لَمُسْرِفُونَ

Artinya: “Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi.”  (Al-Maidah Ayat 32)

2.       Termasuk Perbuatan Pengrusakan di Muka Bumi

Seperti yang Sobat ketahui, tawuran merupakan perbuatan merusak apapun di muka bumi ini. Sebab tawuran bisa berdampak rusaknya fasilitas umum, tumbuhan, ataupun hal yang menjadi lokasi aksi itu terjadi.

Padahal, islam sudah dengan jelas melarang hambanya berbuat kerusakan di muka bumi. Hal ini tertuang dalam:

وَلَا تُفْسِدُوْا فِى الْاَرْضِ بَعْدَ اِصْلَاحِهَا وَادْعُوْهُ خَوْفًا وَّطَمَعًاۗ اِنَّ رَحْمَتَ اللّٰهِ قَرِيْبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِيْنَ

“Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang yang berbuat kebaikan.” (QS. Al-A’raf Ayat 56)

3.       Pelakunya Mendapat Dosa yang Nyata

Tawuran merupakan tindakan brutal dan kerap menyasar orang tidak bersalah hanya karena berada di area kericuhan terjadi. Bagi para pelakunya, ia akan sudah memikul kebohongan serta dosa yang nyata.

Tawuran di Jogja

Allah SWT berfirman:

وَالَّذِيْنَ يُؤْذُوْنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوْا فَقَدِ احْتَمَلُوْا بُهْتَانًا وَّاِثْمًا مُّبِيْنًا ࣖ

“Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan, tanpa ada kesalahan yang mereka perbuat, maka sungguh, mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.” (QS. Al-Ahzab Ayat 58) 

Sobat Cahaya Islam, itulah pembahasan tentang tawuran di Jogja yang mengkhawatirkan. Sobat perlu selalu bersabar dan mawas diri agar tidak terlibat dalam aksi seperti itu.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY