Haruskah Membaca Niat Puasa Ramadhan?

0
235
niat puasa Ramadhan

Niat Puasa Ramadhan – Bulan suci Ramadhan tak lama lagi tiba menyapa umat islam di seluruh dunia. Karena itulah para umat muslim berbondong-bondong mencari bacaan niat puasa Ramadhan.

Sebab beberapa orang menganggap dengan membaca niat puasa di bulan Ramadhan, ibadah akan terasa lebih afdhal. Selain itu, bacaan tersebut akan menguatkan hati dalam menjalani ibadah di bulan yang suci ini.

Bacaan Niat Puasa Ramadhan

Umat muslim memang diperbolehkan membaca bacaan niat puasa Ramadhan untuk satu bulan penuh. Memang niat puasa tersebut sudah diajarkan sejak dini di kalangan anak-anak.

Berdasarkan mazhab Syafi’i, umat islam harus melafalkan bacaan niat puasa di bulan Ramadan setiap hari di malam hari. Walaupun begitu, kalau merujuk kepada mazhab Maliki, maka boleh hukumnya membaca niat untuk puasa selama satu bulan penuh dan membacanya di awal bulan Ramadan.

Biasanya, bacaan niat puasa akan dibaca ketika sahur pertama atau setelah shalat Tarawih maupun sesudah sholat witir. Walaupun membaca di hari sesudahnya juga tak masalah.

Karena itulah, para umat islam bisa membacanya di awal penuh untuk mencegah lupa membaca jika setiap hari. Untuk bacaan niat puasa di bulan Ramadan satu bulan penuh yang bisa umat islam baca yaitu:

 Arab : نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ تَقْلِيْدًا لِلْإِمَامِ مَالِكٍ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma jami’i syahri ramadhani hadzihis sanati taqlidan lil imami Malik fardhan lillahi ta’ala

Membaca Niat Puasa di Bulan Ramadan

Bacaan niat puasa Ramadhan biasanya berbeda-beda sesuai mazhab para umat islam. Walaupun begitu, tak ada salahnya Anda membaca niat puasa di bulan Ramadan secara rutin.

Dengan niat puasa di bulan Ramadan, maka ibadah Anda akan terasa lebih afdhal. Ini sama seperti membaca niat saat hendak mendirikan shalat maupun ibadah lainnya.

Oleh sebab itu, bacaan niat puasa di bulan Ramadan tergolong penting.

Apakah Harus Membaca Niat Puasa Ramadhan?

Sobat Cahaya Islam, banyak umat islam yang bertanya apakah puasa tanpa membaca niat sah atau tidak. Sebab sering kali umat muslim yang lupa membaca niat saat menjalankan ibadah di bulan Ramadhan.

Berikut ini ada beberapa pertimbangan tentang niat puasa di bulan Ramadan:

1.       Jika Tidak Membulatkan Niat Maka Sama Tidak Berpuasa

Sebagai informasi, niat merupakan salah satu rukun puasa Ramadan. Bahkan para ulama sepakat bahwa wajib hukumnya mengawali puasa dengan niat.

niat puasa Ramadhan

Bahkan nabi Muhammad SAW pernah bersabda: HR Abu Daud 2098

 “Siapa yang tidak membulatkan niat mengerjakan puasa sebelum waktu hajar, maka ia tidak berpuasa.” (Hadits Shahih riwayat Abu Daud: 2098, al-Tirmidzi: 662, dan al-Nasa’i: 2293).

2.       Niat Puasa Tak Hanya di Lisan

Sebagian ulama berpendapat bahwa membaca niat puasa di bulan Ramadan tak harus seperti yang sudah diajarkan. Sebab niat itu sejatinya merupakan amal hati sehingga bukanlah amal lisan.

Hal ini tertuang dalam:  Raudhah at Thalibin 1:84

 “Niat dalam semua ibadah yang dinilai adalah hati, dan tidak cukup dengan ucapan lisan sementara hatinya tidak sadar. Dan tidak disyaratkan dilafalkan,…” (Raudhah at-Thalibin, 1:84)

3.       Puasa Tidak Sah Tanpa Niat

Selain itu, puasa menjadi tidak sah jika tidak mengawalinya dengan niat dari hati. Ini seperti yang tertuang dalam: Raudhah at Thalibin 1:268

 “Tidak sah puasa kecuali dengan niat, dan tempatnya adalah hati. Dan tidak disyaratkan harus diucapkan, tanpa ada perselisihan ulama…” (Raudhah at-Thalibin, 1:268)

niat puasa Ramadhan

Berdasarkan beberapa hal tersebut, maka niat puasa Ramadhan sangat penting untuk dibulatkan dari dalam hati. Jika Anda tidak mampu menghafalnya maka tak apa-apa selama hati berniat penuh untuk menjalankan ibadah puasa.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY