Keutamaan Menghadiri Kajian yang Disebutkan dalam Hadits

0
1312
Keutamaan menghadiri kajian

Keutamaan menghadiri kajian sebenarnya cukup banyak dan perlu sekali dipahami umat Muslim. Kajian atau majelis ilmu merupakan sebuah amalan yang diwajibkan bagi setiap Muslim agar melaksanakannya dengan baik.

Diriwayatkan dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW telah bersabda bahwa “Barang siapa yang telah menempuh satu jalan (cara) untuk bisa mendapatkan ilmu, maka Allah sendirilah yang akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (HR. Muslim, no. 2699)

Keutamaan Menghadiri Kajian dalam Hadits

Pada dasarnya, ilmu bisa diperoleh dari mana saja, salah satunya melalui kajian. Hanya dengan menghadiri kajian, seorang Muslim bisa langsung mempelajari agama Allah dengan baik dan benar.

Menghadiri majelis ilmu ini juga bisa mendatangkan berkah dan ridho dari Allah Swt. Dalam Islam, ilmu memegang kedudukan sangat penting dan menjadi amal jariyah yang pahalanya tidak akan terputus sampai meninggal dunia.

1. Dimudahkan Jalannya Menuju Surga

Rasulullah SAW sendiri telah bersabda tentang keutamaan menghadiri kajian “Apabila manusia telah meninggal, maka terputuslah amalnya, terkecuali tiga perkara; sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak soleh yang mendoakan kebaikan baginya.” (HR. Muslim, no. 1631)

Keutamaan menghadiri kajian

Orang yang keluar dari rumahnya dengan niat untuk menuntut ilmu, maka akan dimudahkan jalannya menuju surga. Dalam sebuah hadits, Nabi Muhammad SAW juga pernah bersabda bahwa:

Barangsiapa yang menempuh jalan menuntut ilmu, maka Allah sendiri akan memudahkan jalannya untuk menuju surga.” (HR At- Tirmidzi, Abu Daud, no. 2646 dishahihkan Al-Albani dalam Shahih Abu Daud).

2 Mendapatkan ketenangan dan rahmat dari Allah Swt

Ketenangan hati ini nantinya akan diperoleh oleh seorang Muslim saat menghadiri majelis ilmu. Dirinya juga akan dilimpahi rahmat dan karunia oleh Allah Swt. Bahkan, malaikat ikut turut memuliakannya.

Rasulullah SAW sendiri telah bersabda “Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah dari rumah-rumah Allah (masjid) membaca Kitabullah dan saling mempelajarinya.

Namun, akan turun kepada mereka sakinah (ketenangan), mereka yang akan dinaungi rahmat, mereka akan dilingkupi para malaikat dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di sisi para makhluk yang dimuliakan di sisi-Nya” (HR. Muslim no. 2699).

3. Termasuk jihad fii sabilillah

Keutamaan menghadiri majelis ilmu juga termasuk salah satu bagian dari jihad fi sabilillah. Dalam sebuah hadits, Nabi Muhammad SAW sendiri bersabda:

Barangsiapa yang telah memasuki masjid kami ini (masjid Nabawi) untuk mempelajari kebaikan atau mengajarinya, maka ia seperti mujahid fi sabilillah.

Dan barangsiapa yang akan memasukinya bukan dengan tujuan tersebut, maka ia seperti orang yang sedang melihat sesuatu yang bukan miliknya.” (HR. Ibnu Hibban no. 87, dihasankan Al Albani dalam Shahih Al Mawarid, 69).

Keutamaan menghadiri kajian

4. Dicatat sebagai Orang yang Shalat sampai Kembali ke Rumah

Apabila Sobat Cahaya Islami berangkat ke masjid dengan niat untuk shalat, lalu setelah shalat ada pengajian (majelis ilmu). Tentu, selama dirinya berada di majelis ilmu dan selama ada di masjid, maka akan terus dicatat sebagai orang yang sedang shalat sampai kembali ke rumah.

Rasulullah SAW sendiri juga telah bersabda tentang keutamaan mencari ilmu:

Apabila seorang berwudhu di rumah, maka akan mendatangi masjid, maka ia terus dicatat sebagai orang yang shalat hingga ia kembali. Maka janganlah ia melakukan seperti ini.. (kemudian beliau mencontohkan tasybik dengan jari-jarinya)” (HR. Al Hakim no. 744, Ibnu Khuzaimah, no. 437).

Jadi, bisa dikatakan keutamaan menghadiri kajian ini telah banyak disebutkan dalam hadits.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY