Istri Ambil Uang Suami Tanpa Izin, Bagaimana Hukumnya Dalam Islam?

0
88
Istri Ambil Uang Suami Tanpa Izin dan Hukumnya

Istri ambil uang suami – Dalam kehidupan rumah tangga, ekonomi merupakan salah satu bagian penting agar rumah tangga dapat berjalan. Dalam agama islam, seorang suami memiliki kewajiban untuk menafkahi istri dan anak-anaknya. Sehingga wajib hukumnya untuk suami memberi uang dan kecukupan bagi sang istri. Namun di era modern ini, tidak sedikit kita menjumpai kasus seorang istri mengambil uang suami tanpa izin atau mencuri. Bagaimana hukumnya dalam agama Islam?

Istri Ambil Uang Suami dan Hukumnya Dalam Islam

Seorang pria asal Bone, Sulawesi Selatan melapor ke pihak kepolisian bahwa uangnya senilai 11 juta telah raib dicuri maling. Namun setelah diusut, uang tersebut bukannya dicuri maling melainkan dicuri oleh istri ketiganya. Hal ini terungkap karena kecurigaan polisi saat melihat kondisi mobil pria tersebut tidak rusak. Saat ditanya dimana kunci mobil diletakkan, pria ini memberikan keterangan bahwa kunci mobilnya berada di rumah dan ia bersama istri juga anaknya di rumah. Ini yang kemudian membuat polisi menyimpulkan bahwa pelaku adalah orang dalam.

Istri ketiga dari pria Bone ini mengaku mencuri uang suaminya senilai 11 juta, kemudian digunakan untuk membeli emas senilai 7 juta. Sedangkan sisanya disimpan. Dalam agama islam, mencuri adalah perbuatan yang tidak dianjurkan. Namun bagaimana jika situasinya adalah istri yang mengambil uang suami?

Istri Ambil Uang Suami Tanpa Izin, Begini Hukumnya Dalam Agama Islam

Istri Ambil Uang Suami Tanpa Izin dan Hukumnya

Istri ambil uang suami tanpa izin, tentu jika kita pandang ini dari sisi moral adalah perbuatan yang tidak baik bahkan masuk dalam tindak pidana. Namun jika dikaji dalam pandangan agama, mengambil atau mencuri juga sama saja dengan perbuatan yang dilarang. Hanya saja, dalam beberapa kondisi ini diperbolehkan. Apalagi seorang suami merupakan sosok yang wajib untuk memberikan nafkah kepada istri. Sehingga dalam uang atau gaji suami, merupakan hak istri juga.

وَعَلَى الْمَوْلُودِ لَهُ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ ۚ لَا تُكَلَّفُ نَفْسٌ إِلَّا وُسْعَهَا

Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf.(1)

لِيُنْفِقْ ذُو سَعَةٍ مِنْ سَعَتِهِ ۖ وَمَنْ قُدِرَ عَلَيْهِ رِزْقُهُ فَلْيُنْفِقْ مِمَّا آتَاهُ اللَّهُ ۚ لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا مَا آتَاهَا ۚ سَيَجْعَلُ اللَّهُ بَعْدَ عُسْرٍ يُسْرًا

Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya hendaklah memberi nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar apa yang Allah berikan kepadanya. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan.(2)

Dalam hukum islam, istri diperbolehkan mengambil uang suami jika dalam keadaan mendesak. Seperti untuk membeli kebutuhan anak yang mendesak, atau jika memang dalam situasi suami memberikan nafkah yang kurang. Namun bagaimanapun, mengambil uang suami juga dalam ajaran islam dianjurkan dengan cara yang baik. Dan juga seperlunya saja atau tidak berlebihan. Jadi, akan lebih baik jika kita meminta dengan baik kepada suami jika memerlukan uang.

Hukum Istri Mengambil Uang Suami Tanpa Izin Untuk Berfoya-foya

Istri Ambil Uang Suami Untuk Berfoya Foya

Meskipun dalam agama Islam dikatakan bahwa uang suami merupakan hak istri. Namun mengambil uang suami tanpa izin juga tidak dibenarkan. Bagaimanapun Islam tetap menganjurkan untuk mengambil uang suami dengan cara yang baik yaitu dengan meminta baik-baik. Namun jika bercermin pada kasus istri mengambil uang suami tanpa izin untuk membeli emas atau perhiasan. Bahkan hingga adanya laporan pencurian ke pihak kepolisian. Tentu hukumnya adalah dilarang karena mengambil uang suami demi kepentingan pribadi dan menghambur-hamburkan uang.

وَلَا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ ۖ وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِرَبِّهِ كَفُورًا

dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya. (3)

Istri ambil uang suami – Uang suami merupakan hak istri, namun mengambil uang suami tanpa izin untuk berfoya-foya tentu tidak dianjurkan. Kecuali situasi dimana istri tidak mendapatkan nafkah cukup, sementara memerlukan uang untuk kebutuhan anak. Dan melihat uang suami terdapat uang lebih. Sobat cahaya islam, mari kita membiasakan diri untuk melakukan tindakan yang baik.


Catatan Kaki:

(1) – Surat Al-Baqarah Ayat 233

(2) – Surat At-Talaq Ayat 7

(3) – Surat Al-Isra’ Ayat 26-27

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!