Hujan Meteor Bukti Keagungan Allah, Manusia Harus Tahu Diri

0
82

Hujan Meteor – Fenomena alam yang bisa diperkirakan jatuhnya ini, bisa disaksikan di Indonesia pada tanggal 13 dan 14 Desember 2020 lalu. Puncaknya fenomena ini terjadi di Indonesia, sekitar tanggal 14 dini hari, terlihat semacam bintang jatuh.

Selain di Indonesia, ternyata beberapa negara bisa menyaksikan fenomena hujan meteor yang bernama Geminid. Adapun negara yang dapat menyaksikan fenomena menakjubkan ini dengan jelas antara lain ada Inggris, Amerika, dan Thailand.

Fenomena yang menakjubkan di semesta alam tidak terlepas dari Penciptanya Yang Maha Agung, ketika benda angkasa jatuh ke bumi, tidak ada satu pun manusia bisa menahan untuk tidak jatuh dengan teknologi yang canggih.

Sobat Cahaya Islam, dengan melihat apa-apa yang terhampar di bumi ini, sebagai bentuk kekuasaan Allah SWT, manusia harus sadar diri. Hal ini cobalah renungkan barang sebentar, manusia ibarat setetes embun dibandingkan dengan banyak ciptaan-Nya.

Untuk itu, mari kita bahas bersama alasan kenapa manusia khususnya umat Islam perlu sadar diri dalam mengarungi kehidupan ini.

Alasan Manusia Harus Tahu Diri dengan Melihat Keagungan Allah SWT dari Adanya Hujan Meteor

Sebaik-baiknya suatu kejadian yang ada, dijadikan ibrah atau pelajaran baik yang tampak dengan penglihatan maupun yang hanya bisa dirasakan dan kasat mata. Hal yang tampak dengan penglihatan akan mudah diambil hikmahnya seperti jatuhnya benda dari angkasa.

Berikut beberapa alasan manusia harus tahu diri dalam artian untuk tidak sombong berdiri di muka bumi ini.

  • Manusia itu Kecil

Dalam paragraf sebelumnya, sudah dijelaskan bahwa manusia ibarat setetes embun. Jika dalam ilmu kimia manusia bisa diibaratkan sebuah atom yang mengisi unsur-unsur. Intinya manusia itu kecil, di bumi yang kecil di hadapan Allah SWT

Kenapa di bumi yang kecil? Karena jika Allah SWT menghendaki mendatangkan angin yang berembus kencang lantas bumi pun bisa bergoyang-goyang. Hal ini bisa menyebabkan terjadinya bencana alam yang tidak bisa ditahan terjadinya hanya saja diprediksi kapan terjadinya.

  • Tidak Ada Daya Alias Lemah

Bencana alam melanda memang bisa diprediksi dengan beberapa alat dengan semakin berkembangnya ilmu seismologi. Tapi lagi-lagi apa daya manusia yang merupakan makhluk lemah, alat yang telah diuji keakuratan bisa bergeser dari kejadian yang tidak diperkirakan.

Tidak hanya terkait fenomena alam yang bisa datang tiba-tiba. Hal kecil saja, apabila oksigen yang digunakan untuk kelangsungan hidup sedikit persediaannya, manusia bisa terkapar secara mendadak di mana-mana.

  • Adanya Larangan Bersikap Sombong

Perintah manusia untuk senantiasa tahu diri ini juga tidak lepas dengan adanya dalil larangan sombong dalam Al-Qur’an surah Al-A’raf ayat 13.


قَالَ فَٱهۡبِطۡ مِنۡهَا فَمَا يَكُونُ لَكَ أَن تَتَكَبَّرَ فِيهَا فَٱخۡرُجۡ إِنَّكَ مِنَ ٱلصَّٰغِرِينَ

(Allah) berfirman, “Maka turunlah kamu darinya (surga); karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya. Keluarlah! Sesungguhnya kamu termasuk makhluk yang hina. (QS. Al-A’raf, : 13)

Berdasarkan ayat di atas yang mengisahkan tentang sombong yang dilakukan oleh iblis menolak bersujud kepada Nabi Adam As sebagai bentuk penghormatan, dengan hukuman dikeluarkan dari surga. Bisa kita ambil pelajaran, untuk sebisa mungkin tidak bersikap sombong.

Sobat Cahaya Islam, tiga poin alasan manusia perlu tahu diri terkait keberadaannya sebagai makhluk Allah SWT, semoga bermanfaat. Semoga pula fenomena-fenomena alam seperti hujan meteor dapat menambah keimanan kita. Aamiin.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY