Hari Tari Sedunia, Bagaimana Hukum Menari Dalam Islam?

0
98

Hari Tari Sedunia – Tepat di tanggal 29 April, diperingati sebagai Hari Tari Sedunia. Tanggal 29 April ditetapkan sebagai Hari Tari Sedunia karena di tanggal tersebut adalah hari lahir seorang pembuat tari balet modern, Jean-Georges Noverre.

Seni tari adalah seni yang menggerakkan anggota tubuh mengikuti irama musik tertentu. Lalu, bagaimana pandangan Islam terhadap seni tari? Apakah dibolehkan atau diharamkan?  Mari kita ulas mengenai hukum menari di dalam Islam.

Saat ini banyak acara hiburan yang memasukkan seni menari di dalamnya. Sebut saja yang sering kita jumpai, misalnya acara pernikahan yang ada organ tunggal, acara khitanan, peringatan hari kemerdekaan, dsb.

Kebanyakan yang menari adalah kaum wanita. Mereka berlenggak-lenggok memperlihat lekuk tubuh mereka untuk menghibur para penonton, yang kebanyakan memang laki-laki. Tarian wanita memang lebih menarik untuk dilihat daripada laki-laki.

 

Hari Tari Sedunia dan Hukum Wanita Menari Menurut Islam

Sobat Cahaya Islam pasti sudah tahu, bahwa dalam Islam wanita sangat dihormati dan dijaga. Di dalam Al-Qur’an banyak ayat-ayat yang membahas mengenai wanita. Mulai dari cara berpakaian hingga perilaku yang tidak boleh dilakukan oleh seorang wanita. Islam sangat memuliakan wanita, oleh karena itu banyak aturan yang seharusnya dipatuhi oleh mereka.

Dalam soal berpakaian, wanita harus memakai pakaian yang tidak memperlihatkan lekuk tubuh mereka. Seluruh bagian tubuh wanita adalah aurat, kecuali telapak tangan dan wajah. Oleh karena itulah Allah memberi aturan-aturan bagi wanita.

Memakai pakaian yang memperlihatkan bentuk lekuk tubuh wanita dilarang oleh Islam. Tentu hal ini juga berlaku bagi seorang wanita yang menari. Menurut hukum Islam, wanita diharamkan menari. Memamerkan gerakan anggota tubuh mereka bisa memunculkan syahwat bagi laki-laki yang melihatnya. Jelas ini sangat dilarang dalam Islam, hukumnya haram.

Sebab Wanita Diharamkan Menari Dalam Pandangan Islam

Sesuatu diharamkan oleh Allah pastilah karena itu tidak punya manfaat apapun, malah lebih banyak mudharatnya. Wanita yang menari juga demikian, diharamkan dalam agama Islam. Berikut adalah sebab-sebab wanita diharamkan untuk menari.

1. Bukan Bentuk Menjaga Kehormatan

Allah telah berfirman dalam Al-Quran bahwa ciri wanita baik adalah wanita yang bisa menjaga kehormatannya.  Menjaga kehormatan, termasuk di dalamnya menjaga dirinya dari perbuatan zina, menjaga perilakunya sesuai syariat agama, dan menunjukkan keindahan tubuhnya hanya pada suaminya.

2. Menari Termasuk Perbuatan Zina

Zina termasuk salah satu dosa besar yang sulit diampuni Allah. Terdapat beberapa jenis zina, yaitu zina mata, zina tangan, zina pikiran, dan zina perbuatan. Menari dengan memperlihatkan gerakan tubuh wanita di depan laki-laki selain suaminya jelas merupakan sebuah dosa. Perbuatan tersebut memicu timbulnya syahwat. Syahwat pada akhirnya akan mengarah ke perbuatan zina.

“Tidaklah ada sepeninggalku fitnah (cobaan) yang paling berbahaya bagi lelaki selain fitnah (cobaan) terhadap wanita.” (HR. Bukhari 5096, Muslim no. 2740)

Wanita yang tidak bisa menjaga kehormatan dirinya menyebabkan terjadinya zina dan maksiat di mana-mana. Karena itulah Allah telah menetapkan aturan-aturan syariat yang mengatur  wanita.

Hendaknya para wanita dan kita semua wajib melaksanakan setiap perintah Allah. Syariat-syariat Islam dibuat oleh karena tak lain adalah untuk keselamatan dunia dan akhirat kita. Maka dari itu kita wajib menjalankannya.

TIDAK ADA KOMENTAR

Ikut Berkomentar Yuk!