Elon Musk – Siapa yang tidak kenal dengan Elon Musk? Seorang CEO ternama dari Tesla Incorporation yang sering masuk dalam pemberitaan para entrepeneur sukses.
Melansir dari berbagai media, bapak CEO menyampaikan bahwa akan membuka pabrik baru dengan tujuan untuk menghentikan situasi yang langka dalam dunia chip semikonduktor.
Sobat Cahaya Islam, kecerdasan Elon Musk dalam mengelola dunia bisnisnya bisa umat teladani. Kendati Ia seorang non-muslim namun kegigihan dan semangat juangnya dalam mencari nafkah dapat ditiru.
Bagaimana Umat Seharusnya Menyikapi Rencana Pabrik Elon Musk?


Sobat Cahaya Islam, perencanaan Elon Musk merupakan salah satu perwujudan dari memaksimalkan kecerdasan intelektual yang Ia miliki.
Dalam Islam, fitrahnya umat baik itu muslim maupun non-muslim mendapatkan keberkahan akal dari Allah SWT.
Tentu saja, akal ini hanya Allah SWT berikan pada umatnya yang sempurna yakni manusia. Semakin umat mendayagunakan kemampuan intelektualnya, semakin hebat pula dirinya. Pun, akan mendekatkan umat pada kekuasaan Allah Ta’ala.
Namun, bila umat malah tidak mendayagunakan akal dengan maksimal, bahkan sengaja mematikannya maka hanya akan menimbulkan kekacauan baik bagi dirinya maupun orang sekitar.
Menghentikan akal maksudnya yakni keengganan untuk mengaktifkan akal baik dalam forum pemikiran maupun ilmiah.
Belajar dari Elon, Ia merupakan CEO Tesla yang sangat aktif dalam menciptakan berbagai inovasi di bumi terutama dari segi kecanggihan teknologi.
Melansir dari pemberitaan sewaktu Ia menghadiri Italian Week, Ia dan perwakilan dari FCA (Fiat Chrysler Automobile) bahwa memang ada sebagian besar pabrik fabrikasi chip serupa yang sedang dalam proses pembangunan.
Hari ini memang Tesla Incorporation sedang berjaya, namun perlu umat ketahui bahwa Tesla pun seringkali mengalami masa – masa pahit dalam membangun kerajaan bisnisnya. Tentu hal tersebut sangat berkaitan erat dengan kerja keras dan kegigihannya.
Ingin Tiru Elon Musk? Ini Tips Berkarya Bagi Umat di Masa Pandemi
Sobat Cahaya Islam, semakin canggih teknologi harusnya semakin banyak pula generasi selevel Elon Musk.
Tidak harus menjadi seorang CEO, bahkan pelajar sekalipun bisa berkarya jika kalian memang memiliki niat dan landasan yang kuat dalam membangun kerajaan bisnis. Sayang rasanya jika masa muda tidak umat manfaatkan dengan sebaik mungkin. Hal ini sesuai dengan firman Allah Ta’ala yakni :
إِنْ أُرِيدُ إِلَّا الْإِصْلَاحَ مَا اسْتَطَعْتُ وَمَا تَوْفِيقِي إِلَّا بِاللَّهِ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْهِ أُنِيبُ
“Aku tidak bermaksud kecuali (mendatangkan) perbaikan selama aku masih berkesanggupan. Dan tidak ada taufik bagiku melainkan dengan (pertolongan) Allah. Hanya kepada Allah aku bertawakkal dan hanya kepada-Nya-lah aku kembali.” (QS. Hud [11] : 88)
Apalagi di masa pandemi seperti ini, ada banyak celah yang dapat umat jadikan lahan untuk berwiraswasta atau menjadi bos untuk usahanya sendiri.
Beberapa tips untuk berkarya di masa pandemi misalnya :
1. Memilih dan Memilah Jenis Produk
Salah satu langkah pertama sebelum berkarya di dunia entrepeneur, umat harus menentukan jenis produk yang akan menjadi karya pertama.


Biasanya pembuatan jenis produk dapat umat sesuaikan dengan passion maupun keahlian yang sudah mereka miliki.
2. Menentukan Target Pasar
Selain memilah jenis produk yang ada, jangan lupa untuk mengkaji serta menganalisis penentuan target pasar.
Hal ini penting untuk umat lakukan, supaya tidak bingung dengan strategi pemasaran yang akan mereka lakukan.
Nah Sobat Cahaya Islam, demikianlah ulasan mengenai Elon Musk dan beberapa tips yang dapat umat lakukan dalam berkarya di masa pandemi.
Semoga ke depan umat dapat lebih produktif dan menghasilkan karya terbaik. Sehingga, akan ada banyak nantinya para pengusaha muslim. Aaamiin Ya Robbal ‘Alamiin.
































