Cara merawat bumi menurut islam – Bumi adalah tempat manusia hidup, tumbuh, sampai meninggal dunia. Namun jika manusia enggan merawat bumi, bukan tak mungkin menjadi rusak dan tidak layak huni. Sebagai penghuni bumi, hendaknya Sobat terapkan cara merawat bumi menurut islam.
Bukan tanpa alasan, islam senantiasa mengajarkan umatnya untuk memelihara dan menjaga bumi ini. Dengan begitu, manusia bisa beribadah dan menyebar kebaikan selama di bumi untuk bekal di akhirat kelak. Inilah mengapa menjaga bumi menjadi hal yang sangat penting.
Bagaimana Cara Merawat Bumi Menurut Islam?
Sobat Cahaya Islam, ternyata menjaga dan merawat bumi termasuk salah satu perbuatan yang Nabi Muhammad SAW anjurkan. Bahkan perbuatan tersebut tercatat sebagai pahala kebaikan bagi mereka yang melakukannya.
Sebab, merawat bumi termasuk bagian dari sunah Nabi Muhammad SAW. Bahkan cukup banyak ayat al-qur’an tentang menjaga kebersihan lingkungan yang bisa Sobat temukan.
Dalam merawat bumi, ternyata ada beberapa cara yang juga diajarkan Rasulullah SAW. Cara tersebut di antaranya:
1. Selalu Menjaga Kebersihan Lingkungan
Cara merawat bumi menurut islam yang pertama adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan. Nabi Muhammad SAW menganjutkan pentingnya selalu hidup bersih. Bahkan islam memposisikan hidup bersih sebagian dari iman.


Maka kesadaran dalam menjaga kebersihan akan berpengaruh terhadap kualitas keimanan seorang hamba. Selain itu, Allah SWT juga memerintahkan agar manusia tidak berbuat kerusakan. Ini tertuang dalam ayat al-qur an tentang alam dan lingkungan yang berbunyi,
وَلَا تُفْسِدُوْا فِى الْاَرْضِ بَعْدَ اِصْلَاحِهَا وَادْعُوْهُ خَوْفًا وَّطَمَعًاۗ اِنَّ رَحْمَتَ اللّٰهِ قَرِيْبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِيْنَ
Artinya: “Janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah diatur dengan baik. Berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat dengan orang-orang yang berbuat baik.” (Al-A’raf ayat 56)
2. Tidak Mengeksploitasi Sumber Energi Bumi
Cara kedua adalah tidak mengeksploitasi sumber energi yang ada di bumi. Nabi Muhammad SAW mengajarkan umatnya tentang pentingnya penggunaan SDA secara efisien, contohnya air.
Nabi Muhammad SAW mengajarkan manusia tentang menghemat pemakaian air. Pasalnya bisa saja di suatu tempat air berlimpah, sedangkan di tempat lain tengah terjadi kekeringan. Ajaran ini disinggung dalam sebuah hadits tentang menjaga lingkungan yaitu,
“Ya tidak boleh boros meskipun kamu berwudhu di sungai yang mengalir.” (hadits Ibnu Majah nomor 418)
3. Tidak Mencemari Lingkungan
Cara berikutnya yang bisa Sobat lakukan adalah selalu berupaya untuk tidak mencemari lingkungan. Pasalnya pencemaran lingkungan baik yang skala kecil ataupun besar mendatangkan dampak sama yaitu, merusak keasriannya.
Nabi Muhammad SAW meneladankan persoalan tersebut. Salah satunya terlihat saat Rasulullah melarang sahabatnya buang air kecil di air yang tergenang.
Ini karena Rasulullah khawatir ada orang lain yang mandi di dalam air tersebut. Nabi Muhammad SAW juga melarang buang air kecil ataupun besar di bawah pohon. Sebab hal ini bisa menimbulkan bau dan kesan tak enak terhadap siapa pun yang melintas atau berteduh.
Nabi Muhammad SAW bersabda,
“Janganlah salah seorang dari kalian kencing dalam air yang diam yaitu air yang tidak mengalir kemudian ia mandi di dalamnya” (HR. Bukhari, no. 239)
4. Tidak Menggunduli dan Menebang Hutan Sembarangan
Cara merawat bumi menurut islam berikutnya adalah tidak menebang atau menggunduli hutan sembarangan. Hutan sendiri merupakan sumber asupan oksigen yang paling utama. Karena itu, hutan berperan penting dalam kehidupan manusia.


Melakukan penebangan pohon tanpa ikut prosedur yang sesuai pastinya mengancam keseimbangan dalam ekosistem.
Sobat Cahaya Islam, begitulah bagaimana cara merawat bumi menurut islam untuk Sobat pahami. Terapkan cara-cara tersebut dari sekarang agar bumi tetap terawat dan tidak hancur di tangan manusia.































