Harlah Ke-92 GP Ansor Banjar dengan Ziarah Ulama, Syukuran, dan Aksi Hijau untuk Negeri

0
1
Harlah ke-92 GP Ansor Banjar

Harlah ke-92 GP Ansor Banjar – Semangat pengabdian dan kebersamaan begitu kuat di Martapura, Kabupaten Banjar, saat memperingati Harlah ke-92 GP Ansor Banjar. Bukan sekadar seremoni tahunan, momentum ini dihidupkan melalui ziarah ulama, tasyakuran, hingga aksi bersih lingkungan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. 

Perayaan ini menjadi gambaran nyata bagaimana organisasi kepemudaan Islam terus hadir di tengah umat. 

Harlah ke-92 GP Ansor Banjar Perkuat Nilai Spiritual Kader

Rangkaian kegiatan Hari lahir ke-92 GP Ansor Banjar diawali dengan ziarah ke makam KH Abdul Qadir Hasan. Beliau merupakan salah satu tokoh penting dalam sejarah penyebaran Nahdlatul Ulama di Kalimantan. 

Ziarah ini bukan hanya bentuk penghormatan kepada ulama, tetapi juga menjadi sarana untuk meneladani perjuangan dan pengabdian dalam membangun umat. Martapura sendiri memiliki nilai historis yang kuat dalam perjalanan NU. Wilayah ini tercatat sebagai salah satu cabang NU pertama di luar Pulau Jawa yang berdiri sejak 1928. 

Oleh karena itu, pelaksanaan ziarah di tempat ini terasa begitu simbolis dan sarat makna. Setelah doa dan tahlil bersama, kegiatan dilanjutkan dengan basalamatan, sebuah tradisi khas masyarakat Banjar yang berarti tasyakuran. Tradisi ini menjadi ekspresi rasa syukur sekaligus penguatan batin bagi para kader Ansor.

Tujuannya agar tetap istiqomah dalam khidmat kepada agama, bangsa, dan Nahdlatul Ulama. Ketua PC GP Ansor Kabupaten Banjar, Edy Rosadi, menegaskan bahwa tema “Bersatu, Berperan untuk Negeri” bukan hanya slogan. 

Tema ini juga menjadi panggilan untuk memperkuat soliditas kader dan menegaskan kehadiran Ansor di berbagai lini kehidupan masyarakat. 

Aksi Bersih Lingkungan Jadi Wujud Perjuangan Modern

Usai rangkaian kegiatan spiritual Hari lahir ke-92 GP Ansor Banjar, para kader melanjutkan agenda dengan bakti sosial di kawasan Pasar Batuah Martapura. Fokus utama kegiatan ini adalah aksi bersih-bersih lingkungan dan penanaman pohon, termasuk di area sekitar sungai kali mati.

Langkah tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian GP Ansor terhadap isu lingkungan. Organisasi ini menunjukkan bahwa perjuangan kader muda NU tidak hanya berada di ranah keagamaan, tetapi juga menyentuh persoalan sosial dan ekologis. Aksi ini sekaligus mempertegas gagasan perjuangan hijau.

Harlah ke-92 GP Ansor Banjar

Harlah ke-92 GP Ansor Banjar menandai gerakan perjuangan hijau yaitu semangat menjaga kebersihan dan kelestarian alam yang sehat bagi masyarakat. Kehadiran kader Ansor dalam isu lingkungan. Hal ini penting untuk menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa menjaga alam merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan keagamaan.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari PMI Kabupaten Banjar, pemerintah kelurahan, aparat lingkungan setempat. Tak ketinggalan juga dukungan dari instansi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Banjar, KH Nuryadi, memberikan apresiasi atas kegiatan ini. Menurutnya, perkembangan GP Ansor Banjar yang semakin aktif hingga tingkat desa. Hal ini menunjukkan bahwa organisasi ini terus tumbuh dan hadir secara nyata di tengah masyarakat.

Melalui perpaduan antara ziarah, syukuran, dan aksi sosial, Harlah ke-92 GP Ansor Banjar menjadi contoh bagaimana peringatan organisasi dapat diubah menjadi gerakan yang berdampak langsung bagi umat dan lingkungan.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY