Muslim Wajib Tahu Apa Arti Surat Al Ashr, Ini Penjelasannya

0
775
arti surat Al Ashr

Arti Surat Al Ashr – Sebagai umat muslim Sobat cahaya Islam perlu memahami berbagai macam hal tentang agama termasuk arti surat Al-Ashr. Surat yang satu ini merupakan salah satu surat pendek yang ada dalam Alquran dan memiliki arti luar biasa.

Apabila setiap muslim memahami arti surat ini dengan baik maka bisa mengambil hikmah yang besar. Kandungan dalam surat Al-Ashr ini mengajarkan kepada manusia tentang berbagai macam hal salah satunya yaitu tentang kedisiplinan.

Arti Surat Al Ashr yang Perlu Dipahami

 Surat Al Ashr adalah surat pendek yang diturunkan di Mekah. Seringkali umat muslim membaca surat ini dalam salat, karena memang cukup pendek dan mudah dihafal. Sobat cahaya Islam tentu sudah hafal bacaan surat ini bukan? Sebelum memahami artinya Islam bisa membaca Surat Al Ashr tersebut lebih dahulu. Berikut ini adalah bacaannya:

وَالْعَصْرِ (1) إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2) إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ (3)

Arab-latin: Wal-‘aṣr(i). (1) Innal-insāna lafī khusr(in). (2) Illal-lażīna āmanū wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti wa tawāṣau bil-ḥaqq(i), wa tawāṣau biṣ-ṣabr(i). (3)

Artinya: Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholih dan saling menasihati supaya menaati kebenaran dan saling menasihati supaya menetapi kesabaran (QS. Al ‘Ashr).

Arti Surat Al-Ashr

Surat Al Ashr memang terdiri dari 3 ayat yang sangat mudah dihafalkan. Sehingga, sobat cahaya Islam tidak ada alasan lagi untuk tidak menghafal surat yang satu ini. Setelah mengetahui bacaannya, selanjutnya maka penting untuk memahami arti Surat Al Ashr.

Sebagai umat muslim, Sobat Cahaya Islam sebaiknya memang bukan hanya sekedar membaca arti dari surat Al Ashr. Akan tetapi, ada juga perlu memahami dengan betul apa yang dimaksud dari surat tersebut.

Allah berfirman,

وَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَيُوَفِّيهِمْ أُجُورَهُمْ ۗ وَاللَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ

Artinya: “Dan adapun orang yang beriman dan melakukan kebajikan, maka Dia akan memberikan pahala kepada mereka dengan sempurna. Dan Allah tidak menyukai orang zalim.” (QS Ali Imran: 57).

Berikut ini adalah poin-poin yang memudahkan sobat cahaya Islam untuk memahami arti dari surat Al Ashr tersebut:

1. Demi Masa

arti surat Al Ashr

Ayat pertama dalam Surat Al Ashr memiliki arti ‘demi masa’. Dalam ayat ini, bisa dipahami bahwa Allah bersumpah atas nama waktu secara tegas. Jadi, hal ini merupakan peringatan bagi umat manusia agar tidak menyia-nyiakan waktu.

2. Sesungguhnya Manusia Itu Benar-benar Berada dalam Kerugian.

Ayat pertama tersebut kemudian dilanjutkan dengan arti “Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian”. Kebanyakan manusia menjadi orang-orang yang rugi karena tidak memanfaatkan waktu yang telah Allah berikan. Padahal, Allah menciptakan manusia bukan tanpa tujuan. Akan tetapi, Allah menciptakan manusia untuk beribadah dan agar nantinya bisa kembali kepada Allah dalam keadaan yang baik.

3. Kecuali Orang-orang yang Beriman

“Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholih dan saling menasihati supaya menaati kebenaran dan saling menasihati supaya menetapi kesabaran”.

Ayat ke-3 pada surat Al-Ashr tersebut menjelaskan ayat pertama dan kedua. Jika ayat kedua hanya menjelaskan bahwa manusia itu sesungguhnya mengalami kerugian, ayat ketiga menjelaskan bagaimana orang tersebut mengalami kerugian.

arti surat Al Ashr

Manusia akan termasuk pada golongan orang-orang yang rugi kecuali orang yang beriman dan mengerjakan perbuatan atau amal saleh. Selain itu, orang yang tidak merugi juga adalah orang-orang yang saling menasehati supaya taat akan kebenaran serta menasehati dalam kesabaran.

Sobat cahaya Islam, kini telah memahami apa arti dari surat Al-Ashr. Agar tidak masuk dalam golongan orang yang rugi, maka kita hendaknya selalu berusaha menaati perintah Allah dan melakukan ibadah-ibadah atau amal sholeh. Selain itu, juga harus saling menasehati terutama menasehati keluarga dalam ketaatan serta menasehati agar selalu sabar dengan ujian Allah.

Allah subhanahu wa ta’ala telah berfirman:

مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Artinya: “Barangsiapa mengerjakan kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan akan Kami beri balasan dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS An Nahl: 97).

Pada hakekatnya manusia memang tahan dengan kesusahan, padahal Allah akan selalu menguji hambanya. Hal inilah yang membuat amal sholeh seperti saling menasehati dalam ketaatan dan kesabaran memiliki pahala yang luar biasa. Semoga penjelasan ini bermanfaat.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY