Apakah Benar Latihan Berkuda dan Memanah adalah Persiapan Menghadapi Dajjal di Akhir Zaman?

0
47
Fenomena Latihan Berkuda dan Memanah di Indonesia, Apakah Benar itu Persiapan Menghadapi Dajjal di Akhir Zaman

Latihan Berkuda dan MemanahJadi ceritanya begini, ada salah satu adik dari kenala tim cahayaislam yang lagi aktif banget ikutan kegiatan di luar sekolah. Tak hanya di sekolah yang doi udah padat merayap banget dengan ekskul, dia pengen ikutan lagi kegiatan di luar jam sekolah. Ortunya udah bikin beberapa janji les private sih. Tapi sepertinya lagi penasaran dengan kegiatan yang cukup aktif dengan tema outdoor. Ketika dia meminta rekomendasi kepada kami. Kita kasih masukan untuk ikutan les keterampilan berkuda dan memanah.

Setelah mendengar masukan dari tim cahaya islam. Orang tuanya nyeletuk: Wah bagus tuh, sekalian persiapan akhir zaman buat menghadapi Dajjal lah ini. Buset dah! hahaha

Memang ada sih beberapa kabar berseliweran soal ini. Dimana lagi tren banget kegiatan dan muncul tempat latihan berkuda dan memanah. Selain memang dalam Hadits merupakan jenis olahraga favorit Rasulullah dan para Sahabat. Banyak yang berspekulasi bahwa kegiatan ini juga bagus sebagai persiapan menghadapi fitnah dajjal di akhir zaman. Well, not entirely true, but also ga salah juga sih. Tapi kita coba bahas dulu deh dari sisi manfaat dan kebaikannya dulu ya. Berlatih berkuda dan memanah memiliki beberapa manfaat yang relevan bagi orang Islam, baik dari segi fisik, mental, maupun spiritual. Check this out!

Latihan Berkuda dan Memanah Bisa Latih Keterampilan Pertahanan Diri Sekaligus Kesehatan Fisik

Berlatih berkuda dan memanah dapat membantu seseorang mengembangkan keterampilan pertahanan diri yang penting dalam situasi-situasi darurat atau bahaya. Ini termasuk kemampuan untuk memanah dengan akurat dan mengendalikan kuda dengan baik, yang dapat membantu dalam menghadapi ancaman atau situasi yang memerlukan reaksi cepat.

Aktivitas fisik seperti berkuda dan memanah melibatkan gerakan tubuh yang intensif, sehingga membantu meningkatkan kebugaran fisik secara keseluruhan. Berkuda membantu memperkuat otot-otot tubuh, meningkatkan keseimbangan, dan meningkatkan daya tahan. Memanah juga melibatkan berbagai gerakan tubuh seperti menarik busur dan memperbaiki postur, yang dapat meningkatkan kekuatan otot dan koordinasi.

Biar Jago dalam 2 skill ini, Kedisiplinan dan Konsentrasi Kita harus Maksimal

Berlatih berkuda dan memanah membutuhkan tingkat kedisiplinan yang tinggi dan konsentrasi yang baik. Memanah memerlukan fokus yang kuat untuk menargetkan sasaran dengan tepat. Sementara berkuda memerlukan kontrol dan kesabaran untuk mengendalikan kuda dengan baik. Keterampilan ini juga dapat ditransfer ke aspek-aspek kehidupan lainnya, termasuk ibadah dan pekerjaan. Bisa jadi dengan melakukan kegiatan ini kita bisa sembari melatih kedisiplinan dan konsentrasi kita itu bukan?

Bisa Jadi Latihan ini Jadi Media Koneksi dengan Alam atau Uri Uri Tradisi dan Warisan Budaya

Kegiatan di alam terbuka seperti berkuda dan memanah dapat membantu seseorang merasakan kedekatan dengan alam dan menciptakan hubungan yang lebih kuat dengan ciptaan Allah. Ini juga dapat membantu seseorang untuk lebih menghargai keindahan alam dan menciptakan rasa keterhubungan dengan penciptanya. Berlatih berkuda dan memanah juga dapat membantu seseorang untuk tetap terhubung dengan tradisi dan warisan budaya Islam yang kaya. Kedua kegiatan ini memiliki akar sejarah yang panjang dalam budaya Islam dan dapat menjadi bagian penting dari identitas dan kebanggaan agama.

Fenomena Berkuda dan Memanah untuk Persiapan Menghadapi Dajjal?

وَقَالَ :” كُلُّ شَيْءٍ يَلْهُو بِهِ الرَّجُلُ بَاطِلٌ إِلَّا رَمْيَ الرَّجُلِ بِقَوْسِهِ وَتَأْدِيبَهُ فَرَسَهُ، وَمُلَاعَبَتَهُ أَهْلَهَ، فَإِنَّهُنَّ مِنَ الْحَقِّ “

Dalam Hadits yang oleh Tirmidzi dan Ibn Majjah riwayatkan ini, jelas menjelaskan bahwa latihan berkuda dan memanah merupakan hal baik yang bisa kita lakukan. Bahkan menurut banyak alim ulama menganggap kegiatan ini adalah sunnah. Tidak ada sedikitpun dan hadits manapun yang tim cahayaislam cari menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah dalam rangka persiapan menghadapi dajjal. hehe

Dengan demikian, secara sederhana berlatih berkuda dan memanah dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi orang Islam, baik dari segi fisik, mental, maupun spiritual, serta membantu mereka memperkuat keterampilan dan nilai-nilai yang penting dalam kehidupan mereka.

Tradisi memanah dan berkuda dalam Islam memiliki akar sejarah yang panjang dan memiliki nilai-nilai yang penting dalam konteks budaya dan sejarah Islam. Namun, tidak ada bukti konkret atau ajaran agama yang menunjukkan bahwa latihan memanah dan berkuda secara khusus dianjurkan sebagai persiapan untuk menghadapi fitnah Dajjal pada akhir zaman.

Lalu Bagaimana Korelasi antara Belajar Berkuda dan Panahan dengan Persiapan Menghadapi Fitnah Dajjal?

Kalo dalam beberapa kajian memang fitnah Dajjal adalah fitnah terbesar umat manusia di hari akhir. Menghadapi fitnah Dajjal, umat Islam lebih dituntut untuk memperkuat iman, memperdalam pengetahuan agama, dan meningkatkan ketaatan kepada Allah. Dalam Al-Qur’an dan hadis-hadis Nabi Muhammad ﷺ, disebutkan tentang pentingnya untuk memahami ajaran agama, berpegang teguh pada kebenaran, dan berusaha menjauhkan diri dari godaan-godaan yang membawa ke sesat.

Menurut beberapa ahli data dan peneliti islam yang mencoba melakukan integrasi dan interkoneksi soal ini. Banyak yang mengatakan bahwa latihan fisik seperti memanah dan berkuda tentu bisa bermanfaat dalam konteks pertahanan diri atau kegiatan olahraga. Kata kuncinya adalah Pertahanan diri dan tetap baik secara fisik. Meski, tidak secara khusus dikaitkan dengan persiapan menghadapi fitnah Dajjal. Latihan berkuda dan memanah bisa digunakan ketika memang kita mau tidak mau harus mengasingkan diri dari dunia luar (karena dajjal akan menguasai dunia ketika dia datang). Skill memanah dan berkuda ini bisa kita gunakan untuk bertahan hidup dan pertahanan diri. Di luar konteks ini, tentu tetap lebih penting bagi umat Islam untuk fokus pada aspek spiritual, moral, dan intelektual dalam mempersiapkan diri menghadapi cobaan akhir zaman.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY