Apa itu darurat militer – Gelombang demonstrasi di berbagai daerah terus memanas ditandai dengan tindakan anarkis massa dengan aparat tak terhindarkan. Apa itu darurat militer terus bergaung di seantero negeri karena kericuhan yang terus terjadi seolah menjadi solusi terbaik. Pihak kepolisian menegaskan negara memiliki garis batas antara hak warga dalam berdemonstrasi.
Apa Itu Darurat Militer?
Di tengah situasi chaos, sejumlah pengguna sosial media melaporkan fitur siaran langsung TikTok menghilang tiba-tiba. Situasi ini memicu spekulasi liar karena kemungkinan potensi berlakunya darurat militer semakin kentara. Apa itu darurat militer perlu masyarakat pahami dengan benar.
Darurat militer hanya berlaku untuk situasi-situasi besar, seperti terjadinya krisis ekonomi, mogok massal, bencana dunia hingga setelah terjadi kudeta. Pengertian dari darurat militer yaitu seperangkat aturan yang efektif berlaku setelah terjadi otorisasi militer mengambil kekuasaan dari pemerintah.
Pemberlakuan darurat keamanan terjadi ketika ada hal mendesak lantaran pemerintah yang berkuasa tidak mampu berfungsi dengan baik. Pemerintah terlalu lamban atau lemah dalam menghadapi situasi yang mendesak. Tidak hanya presiden yang menyatakan keadaan darurat, melainkan juga menjadi wewenang dari panglima tertinggi angkatan perang.
Sikap Muslim Ketika Menghadapi Keadaan Darurat?
Ramainya aksi demonstrasi beberapa hari terakhir membuat masyarakat resah. Kemungkinan negara akan mengambil langkah ekstrem pun mencuat di ruang publik. Bagaimana sikap seorang muslim jika terjadi keadaan darurat seperti darurat?
Dalam Islam, kondisi darurat merupakan ujian dari Allah yang menuntut umatNya untuk bersikap sabar dan tetap tenang sebagaimana ayat:
“Wahai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan dengan sabar dan shalat; sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.” 1
Ayat tersebut menegaskan bahwa ketika menghadapi keadaan penuh tekanan, umat Islam harus menjadikan sholat dan sabar sebagai landasan utama. Berikut ini beberapa sikap berkaitan dengan imbas dari apa itu darurat bersenjata:
1. Tetap Optimis
Ada saat-saat para sahabat Nabi Muhammad merasa cemas saat menghadapi situasi genting. Nabi Muhammad SAW kemudian meyakinkan para sahabat agar tetap optimis. Contohnya ketika menghadapi Perang Uhud, para sahabat khawatir atas situasi berat di Gunung Uhud karena khawatir atas potensi kekalahan.


Kekhawatiran tersebut Rasulullah jawab dengan keyakinan, sehingga para rabahat menjadi lebih optimis.
2. Penerapan Keadaan Darurat Berdasarkan Kaidah
Tidak ada secuil keraguan akan kesempurnaan agama Islam. Tak hanya dalam hal-hal yang urgent dan kompleks, akan tetapi Islam mengatur seluruh aspek kehidupan hingga hal terkecil. Darurat secara bahasa memiliki makna keperluan yang mendesak. Dalam kaidah, darurat bermakna apabila seseorang tidak melakukan hal tersebut, maka ia bisa binasa.
Dalam menghadapi apa itu darurat militer juga harus bersandar kepada kaidah sebagaimana hadits berikut ini:
“Jangan engkau berikan hartamu.” Lelaki itu kembali bertanya, “Lalu bagaimana jika ia ingin membunuhku?” Beliau pun menjawab, “Bunuh dia.” “Jika ia berhasil membunuhku?” tanyanya lagi. “Maka engkau mati syahid,” jawab Rasulullah. Lagi-lagi ia bertanya, “Jika aku yang membunuhnya?” Rasulullah menjawab, “Dia berada di neraka.” 2
Tidak semua kondisi darurat memperbolehkan hal-hal yang telah diharamkan. Ada syarat dan ketentuan darurat dalam ruang lingkup kaidah yang harus sobat penuhi antara lain:
- Keadaan darurat tersebut benar-benar terjadi tidak semata-mata praduga atau asumsi.
- Tidak ada pilihan lain yang akan menghilangkan kemudharatan.
- Kondisi darurat benar-benar memaksa untuk melakukan hal tersebut karena akan menghilangkan nyawa atau anggota badan.
- Tidak melakukan hal-hal yang melewati batas agama, sebab hanya cukup sekedar menghilangkan mudharat.
Untuk memahami dan menjalankan apa itu darurat militer harus berdasarkan kaidah dan memenuhi beberapa syarat lainnya. Nabi Muhammad menghadapi keadaan darurat dengan kesabaran dan persatuan yang menjadi kunci kemenangan. Isu darurat militer meski hanya berupa wacana namun merupakan pengingat setiap krisis merupakan ujian dari Allah.


































