Tidak Boleh Sembarangan, Begini Adab Meludah dalam Islam

0
1068
Adab Meludah dalam Islam

Adab Meludah dalam Islam – Sering kali kita melupakan adab ketika meludah. Padahal, Islam teah mengaturnya sedemikian rupa. Meski terlihat sepele, kita sebagai umat muslim wajib menjaga adab saat hendak meludah. Lalu, apa yang harus kita lakukan saat meludah, agar tidak bertentangan dengan aturan syariat Islam?

Adab Meludah dalam Islam: Jangan Meludah ke Arah Kiblat

Menurut sebuah riwayat dari Abdullah bin Umar, Rasulullah pernah melihat air ludah ke arah kiblat di sebuah masjid. Lalu, beliau membersihkan tempat tersebut dengan kayu atau tongkat sembari memberikan arahan kepada orang di sekeliling beliau:

مَنْ تَفَلَ تِجَاهَ الْقِبْلَةِ جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ تَفْلُهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ

“Barangsiapa meludah kea rah kiblat, dia akan datang di hari kiamat dalam keadaan ludah itu berada di antara kedua matanya.” (1)

Kiblat adalah arah di mana kita shalat. Tentu saja, kiblat merupakan arah yang suci dan harus kita hormati. Maka, tidak sepantasnya seseorang meludah ke arah kiblat. Oleh karena itu, jika kita mau meludah, hendaknya meludah ke arah lain selain kiblat, sebagai bentuk penghormatan kita terhadap arah kiblat yang kita agungkan.

Jangan Meludah ke Arah Kanan

Meludah kea rah depan adalah sesuatu yang tidak sopan, apalagi kalau kita sedang berbicara dengan orang lain. Jadi, meludah ke arah samping adalah solusinya.  Namun, Islam melarang kita untuk meludah kea rah kanan dan ini bukan hanya berlaku saat shalat saja melainkan juga di luar shalat.

Dalam hal ini, Rasulullah bersabda:

إِذَا تَنَخَّمَ أَحَدُكُمْ فَلَا يَتَنَخَّمْ قِبَلَ وَجْهِهِ وَلَا عَنْ يَمِينِهِ وَلْيَبْصُقْ عَنْ يَسَارِهِ أَوْ تَحْتَ قَدَمِهِ الْيُسْرَى

“Jika salah seorang dari kalian meludah, janganlah ia meludah kea rah kiblat atau sebelah kanannya. Tapi hendaknya ia lakukan kea rah kiri atau di bawah kakinya.” (2)

Berdasarkan hadits di atas, sebaiknya kita meludah hanya ke sebelah kiri. Jika tidak, alternatif lainnya adalah meludah kea rah bawah kaki dan menguburnya.

Tidak Membuat Orang Lain Merasa Jijik

Banyak orang yang meludah dengan membunyikannya sehingga orang di sekitar merasa jijik. Tentu saja, ini tidak boleh kita lakukan. Selain itu, kita juga harus bijak dalam mencari tempat untuk meludah. Artinya, jangan meludah di sembarang tempat. Misalnya, hendaknya kita tidak meludah saat berkendara atau di tempat umum.

Itulah beberapa adab yang harus kita perhatikan ketika hendak meludah. Sangat penting menjaga adab dalam segala hal, termasuk meludah. Meski terlihat sepele, tapi hal ini akan sangat berguna untuk kita dan orang-orang di sekitar kita.


Referensi:

(1) Sunan Abi Dawud 3824

(2) Sahih al-Bukhari 410

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY