LDII Sumedang Menghadiri Halal Bihalal Kemenag

0
317
LDII Sumedang menghadiri Halal Bihalal

LDII Sumedang menghadiri Halal Bihalal Syawal 1446 H yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumedang, pada Rabu (9/4). Acara tersebut juga akan langsung terhubung secara virtual dengan Halal Bihalal Nasional Kementerian Agama RI yang berlangsung di Jakarta.

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dan saling memaafkan pasca Hari Raya Idul Fitri. Selain itu, untuk memperkuat komitmen kolaborasi antar ormas Islam di Kabupaten Sumedang.

LDII Sumedang Menghadiri Halal Bihalal Kemenag

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumedang, H. Hamzah Rukmana, dalam sambutannya telah mengajak seluruh elemen umat dan bangsa untuk terus memperkuat tiga pilar ukhuwah. Pilar tersebut yaitu ukhuwah Islamiyah, ukhuwah basyariah, serta ukhuwah wathaniyah.

Ia mengatakan akan menjaga dan merawat persaudaraan, baik antar sesama umat Islam, antar umat beragama, maupun antar unsur bangsa. Hal ini demi Indonesia yang harmonis dan damai. Berikut ini sudah ada penjelasan mengenai beberapa fakta LDII Sumedang menghadiri Halal Bihalal, antara lain:

1. Silaturahmi bukan Sekadar Tradisi Tahunan

Hamzah menilai silaturahmi bukan hanya sekadar tradisi tahunan saja. Namun, menjadi pilar penting dalam memperkokoh kerukunan antar umat beragama, antar suku, dan antar golongan.

Lebaran ini tidak hanya sekedar perayaan atau rutinitas. Namun, sebagai salah satu momen emas untuk mempererat persaudaraan. Inilah saat yang tepat untuk dapat saling mengunjungi, berdialog, serta membangun jembatan antar hati.

Ia juga menilai, keberagaman yang bangsa Indonesia miliki adalah kekuatan besar jika dikelola dengan sikap saling menghargai. Oleh karena itu, LDII ini  akan terus mendorong warganya untuk aktif menjaga harmoni sosial.

Hal ini melalui kegiatan positif di momen Lebaran. Lebih jauh, ia juga mengajak warga LDII, dan masyarakat pada umumnya, untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum berbagi, baik itu dalam bentuk materi maupun perhatian.

2. Makna Mendalam dari Tradisi Halal Bihalal

Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Sumedang Selatan, KH Acep Anwar, dalam tausiyahnya juga telah menyampaikan makna mendalam dari tradisi halal bihalal. Kalimat ‘minal aidin wal faizin’ ini bukan hanya sekedar ucapan.

Namun, doa agar Sobat Cahaya Islam menjadi pribadi yang kembali suci dan tergolong orang-orang beruntung di sisi Allah.

LDII Sumedang menghadiri Halal Bihalal

3. Mengapresiasi Undangan dari Kemenag

Ketua DPD LDII Kabupaten Sumedang, Usep Aziz Solehuddin telah mengapresiasi undangan dari Kemenag. Menurutnya, momentum seperti ini sangatlah penting untuk dapat mempererat tali ukhuwah antar ormas dan menjalin sinergi positif bersama pemerintah.

Ia juga mengatakan sangat bersyukur dapat bersilaturahmi dengan Kementerian Agama serta tokoh-tokoh ormas Islam. Hal ini menjadi wadah yang cukup baik untuk membangun kebersamaan dan kolaborasi.

4. Mendukung Program-program Kementerian Agama

Ia juga telah menegaskan bahwa LDII akan selalu siap mendukung program-program Kementerian Agama. Hal ini terutama dalam membina umat serta memperkuat pelaksanaan ibadah di masyarakat.

Selain itu, acara LDII Sumedang menghadiri Halal Bihalal juga untuk mendukung langkah Kemenag dalam melayani umat dan menjaga harmoni keberagaman di Kabupaten Sumedang.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY