Hari Peduli Sampah Nasional 2025 – Tanggal 21 Februari merupakan Hari Peduli Sampah Nasional 2025. Tujuan peringatan HPSN yaitu untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah. Peringatan HPSN tahun ini bertepatan dengan mengenang tragedi TPA Leuwigajah. TPA tersebut berubah menjadi mesin pembunuh karena memakan banyak korban.
Sejarah Hari Peduli Sampah Nasional 2025
Sejarah peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2025 menjadi latar belakang penetapan HSPN sebagai momen refleksi. Peristiwa ini bertepatan dengan 20 tahun peristiwa Leuwigajah. Pemerintah juga menetapkan tema “Kolaborasi untuk Indonesia” untuk tahun ini. Perayaan HSPN 2025 akan berlangsung mulai Januari hingga Juni 2025.
Kegiatan berkaitan dengan HSPN 2025 diisi dengan kegiatan Aksi Bersih di berbagai tempat, seperti pantai, desa, mangrove hingga pasar.
Bagaimana Islam Memandang Kebersihan Lingkungan?
Dalam Islam, kebersihan merupakan sebagian dari iman yang menggambarkan bahwa kebersihan menjadi ajaran penting. Rasulullah menganjurkan kepada umatNya agar selalu menjaga kebersihan karena merupakan bagian dari ibadah. Ketika hendak menegakkan shalat, maka syarat sahnya shalat yaitu dengan berwudhu.
Selain itu, tempat yang Sobat gunakan untuk sholat hingga pakaian juga harus bersih. Kebersihan tidak hanya untuk menjaga kesehatan, melainkan juga untuk menjalankan ibadah. Berikut ini beberapa contoh ajaran Islam untuk menjaga kebersihan dalam kehidupan sehari-hari:
1. Islam Dibangun di Atas Kebersihan
Untuk membersihkan segala sesuatu itu wajib hukumnya karena Islam dibangun di atas kebersihan. Oleh karena itu, bersihkanlah sesuatu semampu Sobat Cahaya Islam. Allah mencintai orang-orang yang selalu bisa menjaga kebersihan sebagaimana hadis berikut ini:
Dari Shalih bin Abu Hassan ia berkata; Aku mendengar Said bin Al Musayyab berkata;
“Sesungguhnya Allah Maha Baik, dan menyukai kepada yang baik, Maha Bersih dan menyukai kepada yang bersih, Maha Pemurah, dan menyukai kemurahan, dan Maha Mulia dan menyukai kemuliaan, karena itu bersihkanlah diri kalian” 1
2. Kebersihan Merupakan Syarat Sah Agama
Hari Peduli Sampah Nasional 2025 mengingatkan bahwa kebersihan pada hakikatnya merupakan bentuk ritual agama dan tidak sekedar menjaga kebersihan. Dalam syariat Islam, segala sesuatu yang berkaitan dengan membersihkan diri termasuk thaharah.
Selain membersihkan pakaian, badan, dan tempat ibadah, ritual berwudhu hingga beristinja juga termasuk dalam ibadah ritual. Oleh karena itu, menjaga kebersihan akan bernilai ibadah dan mendatangkan pahala. Sebagian ritual thaharah termasuk wajib hukumnya dan sebagian lagi bernilai sunnah. Ketika Sobat meninggalkan maka tidak berdosa.
Hadist yang menyatakan kebersihan sebagai syarat sah agama terdapat pada hadis berikut ini:
Ibnu Umar berkata, Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
“Tidak diterima shalat tanpa bersuci, dan tidak diterima sedekah dari curian (harta ghanimah).” 2
3. Pahala Menjaga Kebersihan
Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2025 juga mengingatkan tentang paal menjaga kebersihan. Rasulullah menjanjikan surga bagi Sobat yang membersihkan dahan pohon di jalanan. Membersihkan dahan memiliki tujuan agar tidak mengganggu dan menyakiti kaum muslim.
4. Kebersihan pada Tempat Ibadah
Selain menjaga kebersihan di lingkungan sekitar, Sobat juga harus memahami pentingnya menjaga kebersihan tempat ibadah. Baik masjid maupun mushola sebagai tempat untuk beribadah harus senantiasa bersih dari najis. Rasulullah memerintahkan membangun masjid di perkampungan dan selalu membersihkan.
Bahkan Rasulullah memerintahkan untuk memberi wewangian di masjid agar nyaman saat beribadah.
Sudah semestinya Sobat Cahaya Islam berpegang teguh pada hadist dan menjadikannya pedona untuk menjalani kehidupan sehari-hari. Sejalan dengan Hari Peduli Sampah Nasional 2025, maka menjadi refleksi agar Sobat selalu menjaga kebersihan di lingkungan sekitar. Tidak hanya kebersihan tubuh, melainkan juga tempat beribadah.































