Ketua Umum PB Al-Washliyah Ajukan Sertifikasi Guru ke Kemenag

0
674
Ketua Umum PB Al-washliyah

Ketua Umum PB Al-washliyah, Dr.H.Masyhuril Khamis, SH,MM baru-baru ini memimpin rapat pengurus harian di Kantor Al-Washliyah. Acara tersebut telah terlaksana pada Senin, (23/12/2024).

Ada beberapa topik yang dibahas dalam rapat jelang akhir tahun 2024 tersebut. Salah satunya, persiapan silaturahmi yang akan terjadi antara guru Al Washliyah dengan Wamenag Dr. Romo Muhammad Syafi’i di Universitas Muslim Nusantara Medan, pada Rabu (25/12/2024).

Ketua Umum PB Al-Washliyah Ajukan Sertifikasi

Ketua PB Al-Washliyah Bidang Pendidikan, H.Ridwan Nazar, SH, M.Si telah menyatakan bahwa pihaknya akan mendata ribuan guru Al Washliyah yang tidak memiliki sertifikasi. Data tersebut merupakan hasil pendataan dari madrasah Al-Washliyah di Sumut, Aceh, Banten, DKI, Jawa Barat serta daerah lain di Indonesia.

Biasanya, berkas data tersebut akan diajukan oleh Ketua Umum PB Al Washliyah kepada pemerintah melalui Kemenag pada acara silaturahmi di UMN Medan.

1. Ribuan Nama Guru

Berdasarkan pendapat Ridwan, ribuan nama guru nantinya akan diklasifikasikan sesuai dengan tingkat pendidikan. Baik itu, dari tingkat RA, Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA), Ibtidaiyah, Tsanawiyah, Aliyah dan Da’i Al Washliyah.

Dari beberapa nama guru tersebut, sebagian besar berasal dari Medan, yang merupakan basis Al-Washliyah di Indonesia.

Setelah rapat, Pengurus PB Al Washliyah mengadakan rapat zoom dengan panitia, pengurus wilayah serta kampus Al Washliyah di Medan. Ketua Umum telah mengecek persiapan lapangan untuk kegiatan ini.

Sedangkan, sejumlah pengurus berangkat ke Medan, sekaligus menyambut kedatangan menteri kabinet merah putih pimpinan Presiden Prabowo Subianto.

2. Memiliki Ratusan Lembaga Pendidikan

Al Washliyah sebagai salah satu organisasi islam bergerak di bidang pendidikan, dakwah maupun sosial. Saat ini, telah memiliki ratusan lembaga pendidikan, mulai dari tingkat TK/RA hingga perguruan tinggi di Indonesia.

Bahkan, Al-Washilah telah diakui sebagian guru dibawah binaan Kementerian Agama yang memiliki sertifikasi. Sebagai tindak lanjut dari hasil pertemuan silaturahmi ini, Al Washliyah mendata guru yang tidak memiliki sertifikasi untuk diusulkan ke pemerintah guna percepatan sertifikasi.

Semetara itu, Wakil Menteri Agama, Romo HR Muhammad Syafi’i juga menghadiri acara pengurus harian ini. Dalam acara ini, Wamenag juga mengungkapkan berita gembira bagi para guru di Indonesia, khususnya madrasah dan pesantren.

Selain itu, hadir pula dalam acara tersebut Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Thobib Al Asyhar, Kepala Kantor Kemenag Jakarta Selatan, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag, Adib, Yunus Hasyim, dan Kepala MAN 4 Jakarta, Basnang Said, Kepala Kanwil Kemenag Jakarta, dan Wido Prayoga.

3. Peningkatan Kesejahteraan Guru

Ketua Umum PB Al-washliyah

Dalam sambutannya, Wamenag menyampaikan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kesejahteraan guru di Indonesia. Beliau juga menyatakan pemerintah bertekad untuk menyelesaikan sertifikasi seluruh guru dalam waktu dua tahun.

Wamenag mengapresiasi peran seluruh guru sebagai pahlawan bangsa. Ia menekankan bahwa tanpa adanya guru, tidak akan ada tokoh besar. Hal ini termasuk Wakil Menteri Agama, maupun Presiden Prabowo Subianto.

Pada akhir acara, Wamenag dan Ketua Umum PB Al-washliyah mengucapkan Selamat Hari Guru kepada seluruh pendidik di Indonesia.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY