Larangan Gaya Rambut Mohawk dalam Islam, Kenapa?

0
1095
rambut mohawk dalam Islam

Rambut Mohawk dalam Islam – Potongan rambut mohawk sudah ada sejak zaman Rasulullah SAW. Terdapat larangan menggunakan gaya rambut mohawk dalam Islam karena termasuk gaza. Nabi Muhammad sebagai teladan umat muslim tidak menyukai gaya rambut tersebut. Beliau menganjurkan mencukur rambut seluruhnya atau membiarkannya tumbuh memanjang.

Dasar Larangan Gaya Rambut Mohawk dalam Islam

Sebagai umat Islam yang taat, mengikuti sunnah Nabi Muhammad dan menghindari gaya rambut yang bertentangan dengan ajaran Islam. Menjaga penampilan merupakan anjuran, namun tetap harus mematuhi syariat.

rambut mohawk dalam Islam

Qaza dalam Islam hukumnya makruh karena Rasulullah pernah melihat seseorang yang rambutnya gundul sebagian, sedangkan lainnya tetap panjang. Namun ketika Sobat Cahaya Islam potong rambut dengan gaya qaza hanya untuk mengikuti gaya orang kafir, maka haram hukumnya.

Hal yang memprihatinkan saat ini, banyak anak-anak muda muslim mengikuti gaya rambut ini. Hukum rambut mohawk dalam Islam terdapat dalam hadits berikut ini:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang qaza’.” 1

Oleh karena itu, hendaknya jika melihat saudara sesama muslim memotong rambut dengan gaya mohawk hendaknya menasehatinya. Lebih baik Sobat Cahaya Islam memilih menggundul seluruh rambut atau memanjangkannya. Para ulama telah menyepakati bahwa qaza merupakan gaya rambut yang dilarang dalam Islam.

Namun, ada pengecualian ketika umat Islam dalam keadaan tertentu boleh memotong rambut dengan qaza.

Gaya Rambut Lainnya yang Tidak Boleh dalam Islam vs Gaya Rambut Keseharian Nabi

Selain larangan gaya rambut mohawk dalam Islam, lebih lanjut Syaikh Muhammad bin Shalih merinci gaya rambut yang tidak boleh dalam Islam yaitu:

  • Muslim mencukur habis rambutnya secara berurutan dari bagian samping kanan, kiri hingga bagian depan kepala menuju tengkuk.
  • Mencukur habis bagian tengah rambut, sementara bagian lainnya tetap panjang.
  • Bagian tengah rambut tetap panjang, sedangkan bagian samping dipotong mencerminkan orang rendahan menurut Ibnu Qayyim.
  • Mencukur bagian depan sedangkan bagian lainnya tetap panjang.
  • Terdapat larangan memanjangkan rambut, namun tidak merawatnya. Oleh karena itu, ketika pria memanjangkan rambut harus rajin mencuci dan merapikannya.
  • Rasulullah SAW juga melarang wanita memotong rambut menyerupai gaya laki-laki, begitu juga sebaliknya.

Penjelasan larangan potongan rambut mohawk dalam Islam juga bisa Sobat Cahaya Islam temukan dalam hadist berikut:

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang qaza’.” Aku (Umar bin Nafi’) berkata pada Nafi’, “Apa itu qaza’?” Nafi’ menjawab, “Qaza’ adalah menggundul sebagian kepala anak kecil dan meninggalkan sebagian lainnya.” 2

Para sahabat melalui beberapa hadist telah menjelaskan bagaimana keadaan fisik Nabi Muhammad SAW. Rambut Nabi Muhammad dalam keseharian disisir belah dua, sedangkan panjangnya tidak melewati daun telinga ketika memanjangkannya. Rambut di kedua kening seakan-akan bersambung.

rambut mohawk dalam Islam

Ada perbedaan pendapat tentang panjang rambut Rasulullah. Syaikh Abdurrazzaq dalam bukunya menyebutkan bahwa panjang rambut Nabi Muhammad sebatas kedua telinga. Sedangkan pada beberapa hadist menyebutkan rambut beliau panjangnya hingga menutup bahu.

Ada juga hadist yang menyebutkan rambut Rasulullah SAW berjumlah 126.666 helai. Tidak ada hadist yang menyebutkan bahwa Nabi menganjurkan rambut mohawk dalam Islam.

Ketika Allah memerintahkan malaikat Jibril untuk mencukur rambut Nabi Muhammad, hal yang menakjubkan yaitu tidak ada sehelai rambut yang jatuh ke tanah.

Larangan umat muslim memotong rambut mohawk dalam Islam disebutkan jelas pada hadist. Awalnya, potongan pada sebagian dicukur sedangkan lainnya tetap panjang termasuk qaza dalam Islam. Alasan larangan tersebut yaitu meniru gaya kaum kafir.


  1. (HR. Bukhari no. 5921 dan Muslim no. 2120) ↩︎
  2. (HR. Muslim no. 2120) ↩︎

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY