Wujud Sikap Peduli Sebagai Pondasi Membangun Hubungan Yang Rukun

0
454
Wujud Sikap Peduli Sebagai Pondasi Membangun Hubungan Yang Rukun

Wujud sikap peduli – Dalam kehidupan, membangun hubungan silaturahmi adalah salah satu hal yang penting untuk kita lakukan. Apalagi sebagai makhluk sosial, kita diharuskan untuk terlibat dengan orang lain. Baik untuk kepentingan tertentu atau untuk saling tolong menolong. Namun tentu saja, membangun hubungan dengan sesama terkadang tidak mudah. Itu sebabnya, untuk dapat membangun kerukunan perlu sikap peduli.

Sikap peduli terhadap sesama bukan hanya sekedar sikap aja. Namun ini menjadi salah satu pondasi untuk dapat membangun hubungan yang rukun. Baik dengan keluarga, masyarakat dan lainnya. Dalam Al Quran, Allah SWT menjelaskan bahwasanya kaum muslimin dianjurkan untuk peduli dan menyayangi sesama. Sehingga silaturahmi dapat terjalin dengan baik tentu saja. Lalu bagaimana cara membangun karakter wujud sikap peduli menurut pandangan dalam islam? Kita kasih beberapa tipsnya disini ya.

Wujud Sikap Peduli Paling Basic ya Kepada Diri Sendiri Dulu, Lalu Ke Orang Terdekat Baik Keluarga, Tetangga atau Sahabat

Dalam islam, sobat pasti ngerti istilah dzolimu linafsih yang artinya zalim pada diri sendiri. Kami yakin bahwa bentuk Ultimate dari kepedulian itu harus pertama tama hadir untuk diri sendiri. Kesannya kok kayak egois gitu ya? – Kalo sobat cahaya islam memahami istilah dzolimu linafsihi secara literal aja maka nggak bakal dapet tuh. Makna paling deep pada istilah ini adalah wujud kepedulian kita pada jalan hidup yang selalu mengarahkan kita pada Allah. Peduliin diri sendiri dulu, apakah kita udah bener bener hidup baik dalam ridho Allah. Intinya itu sih. Baru setelahnya sobat bisa mulai tuh kembangin sikap kepedulian diri pada orang orang di sekitar kita. Yang paling deket deket ya Keluarga, sahabat dekat dan tentunya tetangga kita.

مِعْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ‏:‏ لَيْسَ الْمُؤْمِنُ الَّذِي يَشْبَعُ وَجَارُهُ جَائِعٌ‏.‏

Rasulullah SAW sangat menekankan pentingnya memperhatikan tetangga. Dalam sebuah hadits ini beliau bersabda, “Tidak beriman seseorang di antara kalian jika ia kenyang, sedangkan tetangganya kelaparan.” (Al Adab Al Mufrad – 112 Sahih).

Membiasakan sikap peduli dapat dimulai dengan memperhatikan lingkungan sekitar, terutama tetangga. Menyisihkan sebagian rezeki untuk membantu tetangga yang membutuhkan. Memberikan perhatian kepada mereka saat sakit, atau sekadar berbuat baik dengan bersikap ramah adalah langkah kecil yang bisa membawa dampak besar.

Kepedulian yang Meluas dengan Sedekah dan Berbagi Rezeki (Dalam Arti yang Luas)

Sedekah adalah bentuk nyata dari kepedulian kepada sesama. Itu jelas dan gamblang. Islam sangat menganjurkan umatnya untuk berbagi, utamanya kepada yang kurang mampu. Dengan bersedekah, kita tidak hanya membantu mereka yang membutuhkan, tetapi juga menyucikan harta dan mempererat hubungan antar sesama Muslim.

Namun, kalo yang muncul di pikiran sobat soal sedekah dan berbagi rezeki itu adalah uang. Maka mungkin pikiran sobat terlalu sempit. Sikap peduli tidak selalu harus diwujudkan dalam bentuk materi. Islam mengajarkan bahwa membantu orang lain dengan perbuatan kecil pun sangat dihargai. Dalam ajaran islam, Senyum pun bisa berpahala sedekah. Membantu seseorang dengan menuntun mereka dalam kebaikan, meringankan beban, atau memberikan pertolongan dalam pekerjaan sehari-hari. Itu juga merupakan wujud dari kepedulian yang bisa kita biasain.

Kadang, orang-orang di sekitar kita tidak selalu membutuhkan bantuan materi. Tetapi membutuhkan dukungan emosional (Apalagi di dunia modern yang penuh peliknya kehidupan ini yekan). Islam mengajarkan pentingnya mendengarkan dan memberikan nasihat yang baik kepada sesama. Ketika seseorang datang untuk bercerita atau meminta nasihat, mendengarkan mereka dengan penuh perhatian merupakan bentuk kepedulian yang sangat penting. Semoga kita bisa menjadi muslim dan muslimah yang memiliki karakter care yang sangat baik ya. Aamiin

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY