Akhlak yang Mulia Memberatkan Timbangan Amal

0
1166
Akhlak yang Mulia Memberatkan Timbangan Amal

Akhlak yang mulia – Di antara indahnya ajaran Islam ialah mengajak umatnya untuk berakhlak mulia (akhlakul karimah). Sebaliknya, Islam sangat melarang manusia untuk berakhlak buruk. Pasalnya, Allah mengutus Nabi Muhammad tak lain adalah untuk menyempurnakan akhlak mulia. Tak hanya itu, akhlak mulia juga dapat memberatkan timbangan amal di akhirat kelak. Oleh karena itu, hendaknya kita sebagai umat muslim terus memperbaiki akhlak.

Akhlakul Karimah Memberatkan Timbangan

Salah satu perkara yang memberatkan timbangan amal kebaikan adalah akhlakul karimah. Dalam sebuah hadits Riwayat Abu Darda’, Rasulullah bersabda:

 مَا مِنْ شَيْءٍ يُوضَعُ فِي الْمِيزَانِ أَثْقَلُ مِنْ حُسْنِ الْخُلُقِ وَإِنَّ صَاحِبَ حُسْنِ الْخُلُقِ لَيَبْلُغُ بِهِ دَرَجَةَ صَاحِبِ الصَّوْمِ وَالصَّلاَةِ

“Tak ada satu amal yang lebih berat di timbangan dari akhlak mulia. Sungguh orang yang berakhlak mulia dapat mencapai derajat ahli puasa dan shalat.” (1)

Ada banyak sekali contoh akhlak yang bagus seperti senyum kepada saudara muslim, melakukan kabajikan, menghilangkan kesusahan orang lain, dll. Kemudian, maksud dari memberatkan timbangan adalah bahwa orang yang berakhlak baik mendapatkan pahala yang sangat banyak. Tentu saja, Allah Ridha terhadap orang-orang yang berakhlak baik.

Akhlak yang Mulia Membuat Dicintai Rasulullah

Orang yang berakhlak baik memiliki tempat Istimewa di akhirat kelak. Tak tanggung tanggung, Rasulullah mengatakan:

إِنَّ مِنْ أَحَبِّكُمْ إِلَىَّ وَأَقْرَبِكُمْ مِنِّي مَجْلِسًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَحَاسِنَكُمْ أَخْلاَقًا

“Sunggung yang paling kucinta di antara kalian & paling dekat duduknya denganku di hari kiamat ialah yang paling bagus akhlaknya.” (2)

Maka, akhlak luhur termasuk hal yang sangat ditekankan dalam Islam. Islam menekankan umatnya untuk berhias dengan akhlakuk karimah. Dalam hal ini, akhlak baik kita tidak hanya terhadap Allah dan Rasul-Nya, tapi juga terhadap hamba-hamba-Nya.

Akhlak Luhur Tanda Kesempurnaan Iman

Lebih dari itu, akhlak luhur akan membuat Islam semakin indah. Dengan berakhlak baik, umat Islam akan lebih sempurnya imannya, sebagaimana hadits shahih di bawah ini:

 أَكْمَلُ الْمُؤْمِنِينَ إِيمَانًا أَحْسَنُهُمْ خُلُقًا

“Mukmin yang paling sempurna imannya ialah yang paling baik akhlaknya.” (3)

Jadi, jika semakin bertambah ilmu agama & iman kita, tapi akhlak kita tidak semakin baik, tentunya kita harus waspada. Bisa jadi, ada yang salah pada diri kita dalam belajar maupun mengamalkan agama ini.

Jika seorang muslim menghiasi dirinya dengan akhlakul karimah, bukan tidak mungkin manusia akan berbondong-bondong masuk Islam. Seperti halnya di zaman Nabi dan para sahabatnya, di mana banyak manusia tertarik dengan Islam karena keindahan akhlak umat muslim saat itu.

Sayangnya, di zaman akhir ini, banyak umat Islam yang tidak mencerminkan ke-Islam-annya. Padahal, akhlakul karimah adalah cerminan dari umat Islam. Oleh karena itu, mari kita perbaiki akhlak kita dan generasi-generasi penerus kita. Dengan begitu, Islam akan tampak indah dari dalam dan luar.


Referensi:

(1) Jami’ at-Tirmidhi 2003

(2) Jami’ at-Tirmidhi 2018

(3) Sunan Abi Dawud 4682

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY