Sinopsis Film The Ninth Passenger – Meski bukan termasuk film baru, tetapi sinopsis Film The Ninth Passenger kembali menjadi perbincangan setelah penayangannya di Bioskop Trans Tv pada 25 Juli 2023. Ceritanya yang menegangkan menjadi daya tertarik tersendiri terutama bagi orang-orang yang suka genre thriller.
Awalnya, tokoh dalam film ini memang terlihat bersenang-senang dalam sebuah pesta yang berada di kapal pesiar. Namun setelah itu, suasana terasa sangat mencekam karena satu per satu dari mereka meregang nyawa secara misterius.
Seru dan Mendebarkan! Begini Sinopsis Film The Ninth Passenger
Ceritanya berkisah mengenai 8 orang pemuda dan pemudi yang mengadakan pesta di sebuah kapal pesiar. Pada awalnya, mereka bersenang-senang bahkan saling memadu kasih satu dengan lainnya.
Namun pesta mendadak terasa sangat mencekam setelah muncul penumpang misterius ke sembilan. Satu persatu orang yang berada di dalam kapal pesiar mendadak tewas mengenaskan.
Akibatnya, seluruh penumpang sangat ketakutan karena merasa nyawanya sedang terancam. Penumpang kapal pesiar yang masih hidup mulai saling menaruh kecurigaan dengan rekan lainnya.
Lalu siapakah pembunuh sebenarnya dan apa faktor di baliknya? Dalam film ini, penonton akan dibawa untuk merasakan petualangan mendebarkan sambil menebak-nebak pelaku yang tega membunuh rekan-rekannya.
Film The Ninth Passenger yang rilis pada 2018 karya sutradara Corey Large dibintangi oleh sederet aktor dan aktris ternama, salah satunya adalah Cinta Laura. Nama lain yang juga berperan penting dalam film tersebut yaitu Jesse Metcalfe, Alexia Fast, Veronica Dunne, Tom Maden, Sabina Gadecki, dan Corey Large.
Hukum Mengadakan Pesta
Mengadakan pesta untuk merayakan hal-hal yang membahagiakan memang sudah sangat umum di masyarakat. Namun, ada batasan-batasan tertentu mengenai tata cara pelaksanaannya. Dalam Islam, ada pesta yang diperbolehkan dan tidak. Penjelasan lebih lanjutnya sebagai berikut:
1. Boleh
Bagi sahabat Cahaya Islam yang akan mengadakan pesta, bisa bernafas lega karena ada beberapa jenis pesta yang hukum pelaksanaannya adalah boleh, salah satunya pesta pernikahan. Hal ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW berikut:
نْ اَنَسِ بْنِ مَالِكٍ اَنَّ النَّبِيَّ ص رَأَى عَلَى عَبْدِ الرَّحْمنِ بْنِ عَوْفٍ اَثَرَ صُفْرَةٍ فَقَالَ: مَا هذَا؟ قَالَ: يَا رَسُوْلَ اللهِ اِنّى تَزَوَّجْتُ امْرَأَةً عَلَى وَزْنِ نَوَاةٍ مِنْ ذَهَبٍ. قَالَ: فَبَارَكَ اللهُ لَكَ. اَوْلِمْ وَ لَوْ بِشَاةٍ. مسلم
Terjemah: “Dari Anas bin Malik, bahwasanya Nabi SAW melihat ada bekas kuning-kuning pada ‘Abdur Rahman bin ‘Auf. Maka beliau bertanya, ‘Apa ini ?’ Ia menjawab, ‘Ya Rasulullah, saya baru saja menikahi wanita dengan mahar seberat biji dari emas.’ Beliau bersabda, ‘Semoga Allah memberkahimu. Selenggarakan walimah meskipun (hanya) dengan (menyembelih) seekor kambing,’” (HR Muslim).


2. Haram
Di lain sisi, ada kalanya hukum pelaksanaan pesta adalah haram karena tujuannya untuk pamer, terjadinya campur-baur antara laki-laki dan perempuan, serta pesta tersebut melalaikan.


Untuk lebih memahaminya, coba perhatikan dalil di bawah ini:
إِنَّ الْمُنَافِقِينَ يُخَادِعُونَ اللّهَ وَهُوَ خَادِعُهُمْ وَإِذَا قَامُواْ إِلَى الصَّلاَةِ قَامُواْ كُسَالَى يُرَآؤُونَ النَّاسَ وَلاَ يَذْكُرُونَ اللّهَ إِلاَّ قَلِيلاً
Lafadz latin: Innal-munāfiqīna yukhādi’ụnallāha wa huwa khādi’ụhum, wa iżā qāmū ilaṣ-ṣalāti qāmụ kusālā yurā`ụnan-nāsa wa lā yażkurụnallāha illā qalīlā
Terjemah: “Sesungguhnya orang-orang munafik itu (hendak) menipu Allah, dan Allah membalas tipuan mereka. Bila mereka berdiri untuk shalat, mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya’ (pamer) di hadapan orang lain. Dan tidaklah mereka mengingat Allah (mengerjakan shalat) kecuali sedikit sekali.” (QS an-Nisa’ [04] : 142).
Berdasarkan sinopsis Film The Ninth Passenger, kita memang sebaiknya tidak mengadakan pesta yang melalaikan karena dapat membawa dampak buruk. Apalagi ketika memicu perbuatan menyeleweng seperti minum-minuman keras, seks bebas, dan mengonsumsi obat-obatan terlarang.
































