Sebab Sujud Sahwi: Ini Alasan dan Tata Cara Pelaksanaan yang Wajib Muslim Pahami

0
783
Sebab sujud sahwi

Sebab sujud sahwi – Nabi Muhammad mendapat perintah langsung untuk shalat dari Allah saat melakukan Isra’ dan Mi’raj. Sebab sujud sahwi harus dilaksanakan umat Muslim yaitu amalan sunnah di akhir sholat karena kelalaian. Sebab, ada kalanya Sobat Cahaya Islam lupa berapa jumlah rakaat atau bacaannya.

Ini Sebab Sujud Sahwi Harus Dilaksanakan Umat Islam

Dalam praktiknya, tata cara melaksanakan sholat sudah diatur oleh ulama fiqih berlandaskan hukum dalam Islam. Kendati demikian Sobat Cahaya Islam terkadang tidak tertib memenuhi tata cara sholat. Ada kalanya umat Islam melewatkan hal-hal yang sifatnya tidak wajib.

Para ulama berselisih hukum tentang sujud ini bersifat wajib atau sunnah. Menurut Imam Abu Hanifah, sujud ini hukumnya fardhu, namun termasuk syarat sahnya sholat. Sedangkan Imam Malik berpendapat hukum sujud ini karena gerakan-gerakan yang terlupakan adalah wajib. Dasar dari sujud lupa terdapat dalam hadits berikut ini:

“Apabila adzan dikumandangkan, maka setan diubah sambil kentut hingga dia tidak mendengar adzan tersebut. Ketika adzan selesai dikumandangkan, maka ia pun kembali. Ketika iqomah dikumandangkan, setan pun diubah lagi. Setelah iqamah selesai dikumandangkan, setan pun kembali, ia akan melintas di antara seseorang dan nafsunya.”

Dia berkata, “Ingatlah demikian, berbicaralah untuk sesuatu yang sebelumnya dia tidak mengingatnya, hingga laki-laki tersebut selalu tidak mengetahui berapa rakaat dia shalat. Apabila salah seorang dari kalian tidak mengetahui berapa mengetahui rakaat dia shalat, hendaklah dia bersujud dua kali dalam keadaan duduk .” 1

Berikut ini sebab sujud sahwi yang harus Sobat Cahaya Islam pahami:

1.     Lupa Salah Satu Rukun Sholat

Ketika merasa ragu atau lupa melakukan salah satu rukun, maka langsung lakukan rukuk sebelum membaca Al Fatihah. Saat mengingatnya harus segera kembali pada rukuk yang tertinggal, kemudian menyelesaikannya. Ketika sudah rakaat terakhir, Sobat Cahaya Islam bisa melakukan sujud ini sebanyak dua kali.

Namun ketika mengingat kelalaian di salam terakhir, maka segera lakukan sujud sebanyak dua kali, lanjutkan dengan salam.

Sebab sujud sahwi

2.     Kelebihan Rukun Sholat

Sebab sujud sahwi yang selanjutnya yaitu saat menyadari rukun sholat kelebihan. Ketika menyadari hal tersebut, maka lakukan sujud ini di akhir sholat. Hal ini sebagaimana terdapat dalam hadist berikut ini:

“Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah shalat bersama kami lima raka’at. Kami pun berkata, “Wahai Rasulullah, apakah engkau menambah shalat?” Lalu beliau pun berkata, “Memang ada apa tadi?” Para sahabat pun menjawab, “Engkau telah mengerjakan shalat lima raka’at.”

“Lalu beliau bersabda, “Sesungguhnya aku hanyalah manusia semisal kalian. Aku bisa memiliki ingatan yang baik sebagaimana kalian. Jadi pula aku bisa lupa sebagaimana kalian pun demikian.” Setelah itu dia melakukan doa kali sujud sahwi. 2

3.     Rakaat yang Kurang

Sebab sujud sahwi selanjutnya yaitu mengerjakan rakaat shalat yang kurang. Ketika menyadari hal tersebut sebelum sholat selesai, sebaiknya Sobat Cahaya Islam segera memenuhi jumlah rakaat. Di akhir sebelum salam, umat Islam bisa melakukan sujud ini.

Jika mengingat kurangnya rakaat sholat setelah selesai salam, maka segera berdiri untuk menambah jumlah rakaat yang kurang. Kemudian, tambahkan sujud sahwi sebelum salam.

4.     Lupa Sunnah Sholat

Lupa sunnah sholat menjadi sebab sujud sahwi harus Sobat Cahaya Islam laksanakan. Sebab, sunnah sholat hukumnya menyerupai rukun. Ketika ketinggalan sunnah ab’adh, maka tak perlu mengulang sholat. Sobat Cahaya Islam harus melakukan sunnah yang tertinggal tersebut.

Tata Cara Sujud Sahwi

Pada dasarnya tata cara sujud sahwi sama dengan sujud biasa yaitu dengan tujuh anggota tubuh. Tidak ada lafadz khusus, melainkan sama dengan sujud lainnya. Namun ulama lainnya menganjurkan membaca lafadz khusus meskipun tidak ada dalil yang shahih. Terdapat perbedaan pendapat antar ulama tentang pelaksanaan sujud sahwi.

Sebab sujud sahwi

Ada ulama yang menganjurkan dilaksanakan sebelum atau sesudah salam. Ketika kurang gerakan sholat, maka bisa melaksanakan sujud sahwi sebelum salam. Sedangkan jika terjadi kelebihan gerakan sholat, maka lakukan sujud ini setelah salam.

Setelah memahami sebab sujud sahwi, maka Sobat Cahaya Islam dapat menelaah letak kesalahan dalam serangkaian gerakan maupun rukun sholat. Hukum mengerjakan sujud ini terdapat perbedaan antar mazhab, ada yang dilakukan setelah atau sebelum salam.


  1. (HR. Bukhari no. 1231 dan Muslim no. 389) ↩︎
  2. (HR.Muslim no.572) ↩︎

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY