Korupsi Tower BTS Haram, Pahami Pentingnya Memiliki Rezeki Halal

0
1091
Korupsi tower BTS

Korupsi Tower BTS – Beberapa hari ini, fenomena korupsi Tower BTS kian menarik. Sebab proyek ini terbilang merupakan proyek yang menghabiskan biaya negara dengan jumlah sekitar 8 triliun.

Sobat Cahaya Islam, adanya fenomena korupsi Tower BTS tentu menjadi indikasi bahwa kondisi negeri sedang tidak baik – baik saja. selain itu, korupsi sampai saat ini menjadi momok yang sangat menakutkan bagi negeri.

Anehnya para aparatur terpilih bukannya melakukan perbaikan, malah memanfaatkan jenjang dan jabatan untuk melakukan aktivitas haram tersebut.

Mengenal Fenomena Korupsi Tower BTS

Korupsi Tower BTS adalah salah satu fenomena yang cukup menggentarkan publik sebab berkaitan dengan menteri dari departemen Komunikasi dan Informatika yakni Johnny Plate yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Tak tanggung – tanggung, kasus tersebut merugikan uang negara sejumlah 8 triliun dan juga adanya proyek pembangunan untuk menara pemancar internet yang diketahui banyak bermasalah di lapangan. Dari evaluasi yang dijalankan, keterlaksanaannya melesat jauh dari target.

Di dalam Islam, pekerjaan merupakan salah satu bagian dari ibadah. Tentu saja, ibadah harus dijalankan sebagaimana syariat yang Rasulullah sampaikan di masa hidupnya. Hanya saja, hari ini, pekerjaan seakan – akan menjadi momentum yang terpisah dari kehidupan akhirat. Jika sudah pulang dari bekerja, maka akhiratlah yang menjadi tujuan.

Tentu hal tersebut membutuhkan pelurusan. Sebab sejatinya bekerja merupakan bagian dari mendapatkan akhirat. Hanya saja, penekanannya pada materi. Namun, mendapatkan materi tidak berdasar syariat bukanlah yang Rasul ajarkan.

Oleh karena itu, sebagai umat yang ideal, mereka perlu senantiasa memahami bahwa ativitas yang mereka lakukan adalah aktivitas yang diridhoi oleh Allah Ta’ala.

Tips Bekerja Syar’i

Untuk mengorientasikan pekerjaan pada ibadah, tentu ada beberapa hal yang harus dilakukan agar keberkahan bisa didapatkan umat. Diantaranya yakni sebagai berikut :

1.    Berlaku Jujur

Hal pertama yang perlu dilakukan dalam pekerjaan yakni senantiasa berbuat jujur. Kejujuran adalah hal wajib yang harus dilakukan umat muslim. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam surat Al Ahzab ayat 70 yakni :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًاۙ

Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kamu kepada Allah dan ucapkanlah perkataan yang benar,

Jujur bukan berarti menyampaikan segala hal yang diketahui, misal terkait dengan pekerjaan.

Korupsi tower BTS

Namun juga bisa mencoba untuk membahas dengan kejujuran hal – hal yang patut dibicarakan. Selain itu, berbohong akan menyebabkan adanya konflik dan timbulnya masalah baru yang malah membuat ruwet.

2.    Tidak Menyelisih Syariat

Selanjutnya yakni umat harus senantiasa berusaha agar tidak menyelisihi pekerjaan. Maksudnya, sebisa mungkin umat menghindari adanya konflik dan perpecahan bersama antara kolega. Selain itu, segala aktivitas yang dilakukan dalam pekerjaan bukanlah aktivitas yang menjauh dari Allah namun malah meningkatkan ketaqwaan terhadapNya. Hal ini sebagaimana firman Allah Ta’ala untuk senantiasa bertaqwa dalam surat Ali Imran ayat 102 yakni :

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ حَقَّ تُقٰىتِهٖ وَلَا تَمُوْتُنَّ اِلَّا وَاَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ

Artinya : Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan Muslim.

3.    Bekerja dengan Profesional

Kemudian, sata bekerja, umat perlu memastikan bahwa dirinya akan menjadi sosok pembelajar dan terus senantiasa berusaha meningkatkan kompetensinya. Jika pekerja sudah mencintai pekerjaannya, tentu hal tersebut akan memantik serta memotivasi diri umat untuk bisa lebih maju melalui pekerjaan tersebut.

Korupsi tower BTS

Nah demikian ulasan yang berkaitan dengan korupsi Tower BTS dan beberapa hal yang berkaitan dengan cara agar pekerjaan bisa terlaksana secara syar’i. Semoga ulasannya bermanfaat dan berguna bagi umat.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY